Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Supply and Demand

Apa Itu Supply and Demand?

Supply and demand adalah fundamental dalam teori ekonomi yang menjelaskan bagaimana harga suatu aset terbentuk. Sahabat Floq, “supply” mengacu pada jumlah aset yang tersedia di pasar, sementara “demand” adalah tingkat keinginan dan kemampuan pembeli untuk memiliki aset tersebut. Ketika keduanya bertemu, terciptalah harga pasar.

Dalam konteks kripto, supply dan demand menjadi motor utama pergerakan harga karena tidak adanya pihak sentral seperti bank sentral yang mengatur nilai. Aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, dan altcoin lainnya sangat dipengaruhi oleh mekanisme pasar terbuka.

 

Bagaimana Supply and Demand Bekerja dalam Crypto?

1. Supply: Ketersediaan Aset di Pasar

Supply dalam crypto dapat bersifat tetap (fixed) seperti Bitcoin yang hanya memiliki maksimal 21 juta koin, atau inflasioner seperti Dogecoin yang tidak memiliki batasan suplai. Faktor-faktor yang memengaruhi supply antara lain:

  • Total suplai maksimum
  • Suplai yang beredar (circulating supply)
  • Mekanisme burning atau pembakaran token
  • Emisi baru melalui mining atau staking

2. Demand: Keinginan Pasar untuk Membeli

Permintaan terhadap aset kripto dipengaruhi oleh:

  • Kepercayaan pasar terhadap proyek
  • Penggunaan aset dalam ekosistem (misalnya, untuk membayar gas fee atau sebagai jaminan di DeFi)
  • Sentimen global (berita, hype, tren sosial)
  • Adopsi institusional dan regulasi pemerintah

Ketika demand naik sementara supply tetap, harga cenderung naik karena banyak orang berebut aset yang jumlahnya terbatas. Sebaliknya, jika supply tinggi dan demand menurun, harga akan turun akibat tekanan jual yang lebih besar dari keinginan beli.

 

Mengapa Supply and Demand Sangat Penting dalam Crypto?

1. Menjelaskan Volatilitas Harga

Pasar kripto dikenal sangat fluktuatif. Perubahan kecil dalam demand—misalnya akibat cuitan influencer atau pengumuman regulasi—bisa menyebabkan lonjakan harga tajam atau koreksi drastis. Memahami supply and demand membantu Kamu memprediksi arah pasar secara lebih rasional.

2. Dasar Analisis Fundamental

Banyak trader dan investor menggunakan analisis supply-demand untuk menilai kelayakan investasi suatu aset. Token dengan pasokan terbatas dan permintaan tinggi cenderung lebih bernilai dalam jangka panjang.

3. Strategi Investasi dan Trading

Konsep ini digunakan dalam berbagai strategi, seperti:

  • HODLing aset yang memiliki demand masa depan tinggi dan supply terbatas
  • Trading volume berdasarkan perubahan minat pasar
  • Memprediksi resistance dan support dari distribusi permintaan dan penawaran di order book

4. Penerapan dalam Tokenomics

Banyak proyek kripto merancang mekanisme supply mereka—seperti burning, vesting, dan halving—untuk mengatur dinamika harga dan menciptakan insentif jangka panjang bagi pengguna.

Konsep supply and demand adalah fondasi dari seluruh sistem pasar, termasuk pasar crypto yang penuh dinamika. Bagi Sahabat Floq yang ingin lebih memahami cara kerja harga aset digital, mengenali interaksi antara ketersediaan dan permintaan adalah langkah awal untuk membaca pergerakan pasar secara lebih cermat dan mengambil keputusan investasi yang lebih tepat.

 

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device