
Transaction Hash
Apa Itu Transaction Hash?
Transaction Hash sering disingkat sebagai Tx Hash adalah sebuah kode alfanumerik unik yang dihasilkan oleh sistem blockchain setiap kali transaksi terjadi. Tx Hash ini berfungsi seperti sidik jari digital: tidak ada dua transaksi yang memiliki hash yang sama.
Tx Hash memungkinkan Kamu untuk melacak dan memverifikasi detail transaksi secara publik melalui layanan block explorer. Ini adalah bagian penting dari transparansi dan akuntabilitas dalam sistem blockchain yang terdesentralisasi.
Bagaimana Transaction Hash Bekerja?
Berikut adalah penjelasan bagaimana Tx Hash dibuat dan digunakan:
1. Pembuatan Hash
Setiap kali transaksi dibuat (misalnya saat Kamu mengirim ETH ke dompet lain), blockchain akan menghasilkan kode unik menggunakan fungsi kriptografi hash, seperti SHA-256 (untuk Bitcoin) atau Keccak-256 (untuk Ethereum).
Hash ini dihasilkan dari detail transaksi, seperti:
- Alamat pengirim dan penerima
- Jumlah aset
- Waktu transaksi
- Nonce dan gas fee
Hasilnya adalah rangkaian panjang huruf dan angka, contohnya:
0x5f9b...e891
2. Pelacakan Melalui Block Explorer
Tx Hash bisa dimasukkan ke situs seperti Etherscan (Ethereum) atau Blockchain.com (Bitcoin) untuk melihat:
- Status transaksi (pending, confirmed, failed)
- Jumlah aset yang ditransfer
- Alamat pengirim dan penerima
- Waktu dan tanggal transaksi
- Biaya transaksi (gas fee)
3. Verifikasi Transaksi
Tx Hash menjadi bukti resmi bahwa transaksi Kamu benar-benar terjadi. Jika ada masalah atau keterlambatan, hash ini bisa digunakan untuk menunjukkan bahwa transaksi memang telah dikirim ke jaringan.
Mengapa Transaction Hash Penting?
Tx Hash bukan hanya sekadar kode—ia adalah bagian penting dalam mekanisme keterbukaan blockchain. Berikut manfaat utamanya:
Transparansi & Audit Publik
Semua orang bisa memverifikasi transaksi secara real-time tanpa perlu minta izin ke pihak ketiga.
Bukti Transaksi
Tx Hash bisa digunakan sebagai bukti valid bahwa pengiriman dana atau aset sudah dilakukan.
Penyelesaian Masalah
Dalam kasus keterlambatan atau error, hash ini menjadi titik awal untuk melacak apa yang terjadi dan kapan.
Kredibilitas dalam Ekosistem DeFi & NFT
Banyak platform memerlukan Tx Hash untuk mengonfirmasi partisipasi pengguna dalam staking, airdrop, atau minting NFT.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Transaction ID (TXID)
Kode unik yang dihasilkan untuk mengidentifikasi dan melacak transaksi tertentu di jaringan blockchain. Biasanya berupa string alfanumerik panjang yang dapat digunakan untuk melihat detail transaksi di blockchain explorer.
Transaction Triggers
Kondisi atau peristiwa yang secara otomatis memicu eksekusi transaksi di smart contract. Memungkinkan otomatisasi proses seperti pembayaran, pengiriman aset, atau pembaruan status.
Transaction (TX)
Rekaman digital dari pengiriman data atau aset di blockchain yang membutuhkan validasi jaringan. Setiap transaksi disimpan secara permanen dalam blok.
Transactions Per Second (TPS)
Jumlah transaksi yang dapat diproses oleh jaringan blockchain dalam satu detik. Menjadi metrik utama dalam menilai kecepatan dan skalabilitas suatu protokol.
Treasury Bills (T-Bills)
Surat utang jangka pendek yang diterbitkan oleh pemerintah sebagai instrumen investasi yang aman. Umumnya memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun dan dibeli dengan diskon dari nilai nominalnya.


