Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Transaction (TX)

Apa Itu Transaction (TX)?

Dalam dunia blockchain, istilah Transaction (TX) merujuk pada setiap aktivitas pengiriman data atau aset—seperti kripto, token, atau smart contract—yang terjadi di dalam jaringan blockchain. Transaksi ini adalah unit dasar dari semua aktivitas dalam ekosistem terdesentralisasi. Tanpa transaksi, tidak akan ada perpindahan kepemilikan, perubahan status kontrak, atau pembaruan dalam sistem blockchain.

Contoh paling umum dari transaksi adalah ketika Kamu mengirim Bitcoin dari dompetmu ke dompet orang lain. Namun, transaksi juga bisa berarti staking token, voting dalam DAO, atau membeli NFT.

 

Bagaimana Transaction (TX) Bekerja?

Untuk memahami bagaimana transaksi terjadi di blockchain, berikut tahapan yang biasanya dilalui:

1. Pembuatan Transaksi

Kamu memulai proses transaksi melalui dompet kripto (crypto wallet) dengan memasukkan informasi seperti alamat tujuan, jumlah aset yang dikirim, dan biaya jaringan (gas fee).

2. Penyiaran ke Jaringan (Broadcast)

Setelah dikirim, transaksi Kamu akan disebarkan ke seluruh node di jaringan blockchain untuk dikonfirmasi.

3. Validasi Transaksi

Node atau validator memeriksa apakah transaksi valid:

  • Apakah pengirim punya cukup saldo?
  • Apakah tanda tangan digital cocok?
  • Apakah nonce transaksi sesuai urutan?

4. Dimasukkan ke Blok

Jika lolos validasi, transaksi akan dimasukkan ke dalam blok oleh penambang (mining) atau validator (staking), tergantung mekanisme konsensus jaringan.

5. Konfirmasi Transaksi

Begitu blok yang memuat transaksi ditambahkan ke blockchain, transaksi dianggap "terkonfirmasi." Semakin banyak blok baru yang ditambahkan setelahnya, semakin aman transaksi tersebut dari risiko pembatalan atau serangan ulang (double spending).

 

Mengapa Transaction (TX) Penting?

Transaksi adalah tulang punggung dari seluruh ekosistem blockchain. Inilah alasan mengapa TX memiliki peran vital:

  • Membuktikan Kepemilikan Aset 

    Tanpa transaksi, tidak ada cara untuk mentransfer atau membuktikan siapa pemilik aset digital tertentu.

  • Mendukung Transparansi dan Audit 

    Semua transaksi dicatat di blockchain publik dan bisa dilihat siapa pun melalui block explorer seperti Etherscan atau Blockchain.com.

  • Memungkinkan Automasi lewat Smart Contract 

    Setiap interaksi dengan smart contract juga berupa transaksi. Misalnya, saat Kamu melakukan swap token di DEX atau mengikuti IDO.

  • Mencegah Kecurangan dan Manipulasi 

    Karena transaksi harus divalidasi dan tidak bisa diubah, sistem blockchain menciptakan lapisan keamanan tinggi terhadap penipuan.

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi. 

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device