
Trenches
Apa Itu Trenches?
Trenches (dibaca: tranches) adalah istilah yang merujuk pada lapisan-lapisan pembagian risiko dan keuntungan dalam struktur keuangan tertentu, terutama dalam konteks sekuritisasi aset. Sistem ini digunakan untuk mengelompokkan instrumen keuangan berdasarkan tingkat risiko dan prioritas pembayaran, sehingga berbagai jenis investor bisa memilih sesuai profil risiko mereka.
Kata “trench” sendiri berasal dari bahasa Prancis yang berarti “bagian” atau “potongan”. Dalam dunia keuangan, ia mengacu pada unit investasi yang memiliki karakteristik berbeda dalam satu produk sekuritisasi—seperti obligasi berbasis aset (Asset-Backed Securities/ABS) atau sekuritisasi hipotek (Mortgage-Backed Securities/MBS).
Bagaimana Trenches Bekerja?
Untuk memahami konsep ini lebih dalam, mari kita lihat bagaimana struktur trenches dibentuk dan digunakan:
1. Penerbitan Produk Sekuritisasi
Bayangkan sebuah lembaga keuangan menggabungkan berbagai aset (misalnya pinjaman rumah atau tagihan kartu kredit) ke dalam satu paket investasi. Paket ini kemudian dipecah menjadi beberapa lapisan (trenches) yang masing-masing menawarkan tingkat risiko dan imbal hasil berbeda.
2. Jenis-Jenis Trenches
Setiap trench biasanya memiliki urutan pembayaran yang terstruktur:
- Senior Trench: Memiliki prioritas tertinggi untuk menerima pembayaran. Risiko rendah, tapi return juga paling kecil.
- Mezzanine Trench: Lapisan menengah, dengan risiko dan imbal hasil sedang.
- Equity Trench (Junior Trench): Prioritas terakhir dalam pembayaran. Risiko paling tinggi, tapi potensi return paling besar.
3. Skema Pembayaran Bertingkat
Saat dana masuk dari aset yang mendasari (misalnya cicilan pinjaman), uang itu dibagikan ke investor sesuai urutan:
- Pertama untuk senior
- Sisanya untuk mezzanine
- Jika masih ada, barulah ke equity trench
4. Dapat Diperdagangkan
Trenches bisa diperjualbelikan di pasar sekunder, memungkinkan investor mengubah strategi risiko mereka di tengah jalan.
Mengapa Trenches Penting?
Trenches memainkan peran vital dalam manajemen risiko dan efisiensi pasar. Berikut beberapa alasan pentingnya konsep ini:
1. Memungkinkan Diversifikasi Risiko
Investor bisa memilih tingkat risiko sesuai dengan profil mereka. Yang konservatif bisa masuk di senior trench, sementara yang agresif bisa memilih equity trench.
2. Meningkatkan Akses Investasi
Produk sekuritisasi dengan struktur trench membuat lebih banyak investor bisa terlibat karena adanya variasi tingkat imbal hasil.
3. Memaksimalkan Efisiensi Modal
Lembaga keuangan bisa memanfaatkan sumber dana lebih optimal karena risiko sudah disebar ke berbagai kelompok.
4. Digunakan dalam DeFi Modern
Konsep serupa kini digunakan dalam protokol DeFi, seperti structured yield products, di mana pengguna bisa memilih tingkat risiko dari strategi farming yang sama.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Trojan
Jenis malware yang menyamar sebagai program sah tetapi berfungsi mencuri data atau merusak sistem. Berbahaya dalam dunia crypto karena dapat mencuri private key atau aset digital pengguna.
Trust
Konsep kepercayaan terhadap sistem, pihak, atau teknologi, yang sangat penting dalam sistem keuangan dan digital. Di blockchain, teknologi menggantikan kebutuhan terhadap kepercayaan pihak ketiga.
Trust Wallet
Dompet crypto non-kustodial yang memungkinkan pengguna menyimpan, mengelola, dan menukar berbagai aset digital secara aman. Mendukung ribuan token dan banyak jaringan blockchain.
Trusted Execution Environments (TEEs)
Lingkungan komputasi aman dalam hardware yang memproses data sensitif secara terisolasi dari sistem utama. Digunakan untuk melindungi informasi pribadi atau kriptografi di perangkat pengguna.
Trustless
Sifat sistem yang tidak memerlukan kepercayaan terhadap pihak mana pun untuk beroperasi secara aman. Blockchain memungkinkan transaksi trustless melalui mekanisme konsensus dan kriptografi.


