
Transactions Per Second (TPS)
Apa Itu Transactions Per Second (TPS)?
Transactions Per Second (TPS) adalah ukuran penting dalam dunia blockchain yang menunjukkan jumlah transaksi yang dapat diproses dan dikonfirmasi oleh jaringan dalam waktu satu detik. Semakin tinggi angka TPS, semakin cepat jaringan tersebut dapat menangani aktivitas penggunanya.
TPS sering dijadikan tolok ukur saat membandingkan performa berbagai blockchain, mulai dari Bitcoin dan Ethereum hingga Solana, Avalanche, atau bahkan solusi Layer-2 seperti Arbitrum dan Optimism. Ini adalah metrik utama dalam mengukur skalabilitas, terutama saat adopsi teknologi blockchain semakin meluas.
Bagaimana Cara Kerja TPS?
TPS dihitung dari kecepatan jaringan memvalidasi dan menyelesaikan transaksi. Proses ini sangat bergantung pada struktur teknis dari blockchain itu sendiri:
1. Mekanisme Konsensus
Setiap blockchain memiliki algoritma konsensus yang memengaruhi seberapa cepat transaksi bisa divalidasi. Contohnya:
- Proof-of-Work (PoW) seperti Bitcoin cenderung lambat (±7 TPS)
- Proof-of-Stake (PoS) seperti Solana dan Avalanche bisa mencapai ribuan TPS
- Layer-2 Rollups dapat meningkatkan TPS Ethereum dengan memproses transaksi di luar rantai utama
2. Ukuran Blok dan Waktu Blok
- Waktu Blok: Seberapa cepat blok baru dibuat (misal, Bitcoin tiap 10 menit vs Solana tiap 0,4 detik)
- Ukuran Blok: Semakin besar ukuran blok, semakin banyak transaksi yang bisa dimasukkan
3. Arsitektur Jaringan
Blockchain modern menggunakan pendekatan seperti:
- Sharding: Membagi jaringan menjadi segmen untuk memproses transaksi secara paralel
- DAG (Directed Acyclic Graph): Tidak berbasis blok, bisa mencapai TPS sangat tinggi
Mengapa TPS Penting?
TPS sering disebut-sebut dalam debat tentang “blockchain terbaik.” Ini karena kemampuan memproses transaksi dalam skala besar adalah kunci adopsi massal. Berikut alasan kenapa TPS sangat diperhatikan:
Menentukan Skalabilitas
Jaringan dengan TPS tinggi bisa menangani jutaan pengguna tanpa macet.
Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik
Transaksi cepat berarti pengguna tidak perlu menunggu lama saat mengirim kripto, membeli NFT, atau melakukan swap di DEX.
Efisiensi untuk Aplikasi DeFi dan GameFi
Platform yang menangani banyak transaksi mikro, seperti game blockchain atau protokol likuiditas, butuh TPS tinggi untuk performa optimal.
Persaingan Antar Protokol
Blockchain yang menjanjikan TPS tinggi sering menarik perhatian investor dan developer karena dianggap lebih “siap skala besar.”
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Treasury Bills (T-Bills)
Surat utang jangka pendek yang diterbitkan oleh pemerintah sebagai instrumen investasi yang aman. Umumnya memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun dan dibeli dengan diskon dari nilai nominalnya.
Treasury Bond (T-Bond)
Obligasi jangka panjang yang diterbitkan oleh pemerintah untuk membiayai pengeluaran publik. Memberikan bunga tetap secara berkala dan memiliki jatuh tempo lebih dari sepuluh tahun.
Trenches
Lapisan-lapisan investasi atau struktur pembagian risiko dalam keuangan, terutama pada sekuritisasi aset. Digunakan untuk mengalokasikan risiko dan return kepada berbagai kategori investor.
Trojan
Jenis malware yang menyamar sebagai program sah tetapi berfungsi mencuri data atau merusak sistem. Berbahaya dalam dunia crypto karena dapat mencuri private key atau aset digital pengguna.
Trust
Konsep kepercayaan terhadap sistem, pihak, atau teknologi, yang sangat penting dalam sistem keuangan dan digital. Di blockchain, teknologi menggantikan kebutuhan terhadap kepercayaan pihak ketiga.


