
Stroop
Apa Itu Stroop?
Stroop adalah unit denominasi terkecil dalam jaringan blockchain Stellar, yang nilainya setara dengan 0.0000001 XLM (Lumen). Jika XLM adalah mata uang utama di jaringan Stellar, maka Stroop adalah pecahan terkecil dari mata uang tersebut—mirip seperti satoshi dalam Bitcoin atau wei dalam Ethereum.
Sahabat Floq, keberadaan Stroop memungkinkan jaringan Stellar untuk mengelola transaksi mikro dan menghitung biaya dengan presisi tinggi, tanpa harus menggunakan angka desimal panjang dalam sistem komputasi yang rentan terhadap kesalahan pembulatan.
Bagaimana Stroop Digunakan dalam Stellar?
Di dalam jaringan Stellar, semua biaya transaksi, seperti pengiriman XLM atau interaksi dengan smart contract sederhana, dihitung dan dibayarkan dalam Stroop. Misalnya, jika biaya minimum transaksi di jaringan adalah 100 Stroop, maka:
100 Stroop = 0.00001 XLM
Jumlah ini sangat kecil, menjadikan Stellar salah satu jaringan dengan biaya transaksi terendah dalam dunia blockchain. Penggunaan Stroop juga memastikan bahwa biaya tetap stabil dan bisa digunakan secara efisien untuk transaksi mikro, terutama dalam aplikasi keuangan global seperti remitansi lintas negara atau pembayaran berbasis mobile.
Selain biaya, Stroop juga digunakan untuk pengukuran unit teknis dalam struktur akun dan batasan operasional di jaringan Stellar, seperti base fee dan base reserve, yang menjaga stabilitas serta mencegah spam di blockchain.
Mengapa Stroop Penting dalam Ekosistem Stellar?
1. Mendukung Transaksi Mikro
Dengan unit yang sangat kecil, Stroop memungkinkan Stellar menjalankan transaksi bernilai rendah dengan biaya nyaris nol, menjadikannya ideal untuk penggunaan massal di negara berkembang atau sistem pembayaran mikro.
2. Presisi Perhitungan
Sistem blockchain membutuhkan presisi tinggi dalam mencatat dan mengeksekusi transaksi. Stroop menyediakan satuan dasar yang presisi untuk menghindari kesalahan matematika dan memastikan akurasi mutlak.
3. Efisiensi Jaringan
Dengan struktur berbasis Stroop, Stellar mampu memproses ribuan transaksi per detik dengan efisiensi tinggi, karena setiap operasi dikenai biaya kecil yang dihitung secara tepat.
4. Mencegah Penyalahgunaan Jaringan
Stroop juga berperan dalam sistem insentif dan pengamanan. Biaya minimum yang dibayar dalam Stroop akan membuat spamming transaksi menjadi tidak ekonomis, sehingga menjaga integritas dan performa jaringan tetap optimal.
Stroop adalah elemen teknis kecil yang memainkan peran besar dalam mendukung efisiensi, kecepatan, dan biaya rendah di jaringan Stellar. Bagi Sahabat Floq yang tertarik memahami bagaimana blockchain dapat melayani transaksi global secara cepat dan murah, Stroop menjadi gambaran nyata bahwa inovasi dalam skala mikro dapat menciptakan dampak besar di skala makro.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Subnet
Jaringan blockchain independen namun terhubung, yang dijalankan di dalam ekosistem seperti Avalanche untuk meningkatkan skalabilitas dan kustomisasi. Subnet dapat memiliki aturan konsensus, validator, dan aset sendiri.
Supercomputer
Komputer dengan kemampuan pemrosesan ekstrem yang mampu menjalankan jutaan instruksi per detik. Dalam crypto, supercomputer dapat digunakan untuk riset kriptografi atau pelatihan model Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi dengan blockchain.
Supercycle
Periode panjang di mana harga aset mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan akibat kombinasi sentimen positif, adopsi luas, dan inovasi teknologi. Istilah ini sering muncul dalam analisis pasar crypto untuk menggambarkan tren bullish yang kuat.
Supply and Demand
Konsep ekonomi dasar di mana harga aset ditentukan oleh ketersediaan (supply) dan keinginan pasar (demand). Dalam crypto, fluktuasi supply dan demand sangat memengaruhi volatilitas harga.
Supply Chain
Jaringan proses dan pihak yang terlibat dalam produksi, distribusi, dan penjualan produk dari awal hingga ke konsumen akhir. Teknologi blockchain digunakan untuk melacak supply chain secara transparan dan efisien.


