
Stochastic Oscillator
Apa Itu Stochastic Oscillator?
Stochastic Oscillator adalah indikator momentum dalam analisis teknikal yang digunakan untuk menilai apakah sebuah aset sedang berada di kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold). Indikator ini membandingkan harga penutupan terakhir dengan kisaran harga tertinggi dan terendah selama periode waktu tertentu—umumnya 14 hari.
Sahabat Floq, indikator ini populer di kalangan trader karena sederhana namun efektif dalam membaca peluang pembalikan arah tren, baik pada pasar kripto, saham, maupun forex. Dalam grafik, stochastic oscillator biasanya terdiri dari dua garis: %K dan %D. Ketika garis-garis ini melintasi zona ekstrem atau saling bersilangan, itu bisa menjadi sinyal masuk atau keluar posisi.
Bagaimana Cara Kerja Stochastic Oscillator?
Perhitungan stochastic oscillator mengacu pada rumus berikut:
- perl
- CopyEdit
- %K = [(Harga Penutupan - Harga Terendah Terdekat) / (Harga Tertinggi Terdekat - Harga Terendah Terdekat)] × 100
Nilai dari indikator ini berkisar antara 0 hingga 100, yang kemudian dibagi dalam tiga zona utama:
- Di atas 80 → pasar dianggap overbought (berpotensi koreksi turun).
- Di bawah 20 → pasar dianggap oversold (berpotensi rebound naik).
- Antara 20–80 → zona netral.
Selain %K (garis utama), ada juga %D, yaitu rata-rata pergerakan dari %K (biasanya 3 periode), yang digunakan untuk menghaluskan sinyal dan mengurangi noise. Persilangan antara garis %K dan %D juga sering digunakan sebagai sinyal beli atau jual tambahan.
Mengapa Stochastic Oscillator Penting bagi Trader?
1. Identifikasi Momentum Pasar
Stochastic oscillator sangat membantu untuk mengukur kekuatan tren jangka pendek, terutama saat harga mulai mendekati batas atas atau bawah dari kisaran pergerakannya.
2. Sinyal Pembalikan Tren
Ketika indikator berada di zona ekstrem dan menunjukkan sinyal pembalikan (misalnya %K memotong %D dari atas di area overbought), trader bisa mempersiapkan diri untuk potensi pembalikan arah.
3. Mudah Dipahami
Dibanding indikator lainnya, stochastic oscillator lebih intuitif dan cepat dibaca, menjadikannya alat favorit untuk trader pemula maupun berpengalaman.
4. Dapat Dikombinasikan
Sering kali digunakan bersama indikator teknikal lain seperti RSI, MACD, atau moving average untuk mengonfirmasi kekuatan sinyal dan menghindari false breakout.
Stochastic Oscillator adalah alat yang sangat berguna dalam arsenal analisis teknikal para trader, terutama untuk mengambil keputusan dalam kondisi pasar yang volatil seperti kripto. Bagi Sahabat Floq, memahami cara kerja indikator ini dan menggunakannya secara bijak bisa membantu Kamu memaksimalkan peluang dan meminimalkan risiko saat melakukan trading. Ingat, indikator bukanlah alat ramalan absolut, melainkan panduan visual yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Stock-to-Flow Ratio
Model prediksi harga yang mengukur kelangkaan aset dengan membandingkan stok yang tersedia terhadap jumlah produksi tahunan. Semakin tinggi rasio, semakin langka dan bernilai aset tersebut (sering diterapkan pada Bitcoin).
Stop-Loss Order
Instruksi kepada bursa untuk menjual aset secara otomatis jika harga turun ke ambang batas yang telah ditentukan. Berguna dalam melindungi modal dari penurunan mendadak harga aset.
Storage (Decentralized)
Penyimpanan data digital di jaringan blockchain atau Peer-to-Peer (P2P) yang tidak bergantung pada server pusat. Menawarkan ketahanan, privasi, dan kontrol data yang lebih besar bagi pengguna.
Storage Miners
Peserta dalam jaringan penyimpanan terdesentralisasi seperti Filecoin yang menyediakan ruang disk dan bandwidth sebagai imbalan atas insentif crypto. Mereka menyimpan dan memastikan data tetap tersedia dalam jangka panjang.
Storage Node
Komputer atau perangkat dalam jaringan penyimpanan terdistribusi yang menyimpan dan menyajikan data untuk pengguna lain. Berkontribusi pada desentralisasi dan keandalan sistem penyimpanan data blockchain.


