
Storage Node
Apa Itu Storage Node?
Storage node adalah komputer atau perangkat jaringan yang berfungsi sebagai penyimpan data dalam sistem penyimpanan terdistribusi atau terdesentralisasi. Dalam konteks Web3 dan teknologi blockchain, storage node menjadi komponen kunci yang memastikan data tetap tersedia, aman, dan tidak bergantung pada satu server pusat.
Sahabat Floq, dalam sistem seperti IPFS, Filecoin, Sia, atau Arweave, data digital tidak disimpan di satu lokasi. Sebaliknya, data dipecah, dienkripsi, dan disebar ke banyak storage node yang tersebar secara global. Inilah yang menjadikan sistem penyimpanan ini tahan sensor, lebih privat, dan lebih andal dibandingkan sistem cloud tradisional.
Bagaimana Cara Kerja Storage Node?
Storage node memiliki beberapa fungsi utama dalam jaringan penyimpanan terdesentralisasi:
Menerima dan Menyimpan Fragmen Data
Saat pengguna mengunggah data, file tersebut akan dipecah dan dikodekan sebelum dikirim ke berbagai node. Setiap node menyimpan sebagian kecil dari data yang telah terenkripsi.
Menanggapi Permintaan Data
Ketika seseorang ingin mengakses file, storage node yang menyimpan fragmen data akan menyediakan bagian-bagian tersebut secara efisien, yang kemudian disusun ulang oleh penerima.
Menjalankan Protokol Verifikasi
Dalam jaringan seperti Filecoin, node harus membuktikan bahwa mereka benar-benar menyimpan data melalui mekanisme seperti Proof-of-Storage atau Proof-of-Spacetime.
Berpartisipasi dalam Ekosistem Token
Sebagai kompensasi, storage node dapat menerima imbalan berupa token kripto sesuai dengan kontribusi ruang dan keandalan mereka dalam menjaga data.
Mengapa Storage Node Penting?
1. Desentralisasi yang Nyata
Storage node membantu menciptakan jaringan penyimpanan yang tidak bergantung pada satu titik pusat, sehingga data tetap aman meskipun sebagian jaringan terganggu.
2. Ketahanan terhadap Sensor dan Serangan
Karena data tersebar di banyak node dengan redundansi tinggi, upaya untuk menghapus atau merusak file menjadi sangat sulit. Sistem ini ideal untuk aplikasi yang memerlukan ketahanan data jangka panjang.
3. Peningkatan Ketersediaan Data
Semakin banyak storage node yang bergabung dalam jaringan, semakin tinggi distribusi dan ketersediaan file. Ini berarti pengguna dapat mengakses data dengan cepat dari node terdekat.
4. Peluang Kontribusi dan Penghasilan
Kamu bisa berpartisipasi sebagai storage node dengan menyediakan ruang disk dan koneksi internet stabil, serta berpotensi mendapatkan insentif kripto dari jaringan yang digunakan.
Storage node adalah pilar penting dalam membangun ekosistem Web3 yang terbuka dan tahan sensor. Dengan mendistribusikan data ke ribuan node di seluruh dunia, sistem ini menciptakan arsitektur penyimpanan yang lebih kuat, aman, dan demokratis. Bagi Sahabat Floq yang tertarik mendalami infrastruktur blockchain dan penyimpanan data digital, memahami peran storage node bisa menjadi awal yang tepat untuk masuk lebih dalam ke dunia teknologi terdesentralisasi.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Store of Value
Aset yang mempertahankan nilai dalam jangka panjang dan dapat digunakan untuk menyimpan kekayaan. Bitcoin sering dianggap sebagai store of value digital karena kelangkaan dan ketahanannya terhadap inflasi.
Strong Holder Offering (SHO)
Model distribusi token yang hanya mengizinkan partisipasi dari pengguna yang menunjukan kepemilikan aset jangka panjang. Tujuannya adalah menarik investor serius dan menghindari spekulan jangka pendek.
Stroop
Unit terkecil dalam jaringan Stellar, setara dengan 0.0000001 XLM (Lumen). Stroop digunakan untuk menghitung biaya transaksi dan operasi mikro dalam jaringan.
Subnet
Jaringan blockchain independen namun terhubung, yang dijalankan di dalam ekosistem seperti Avalanche untuk meningkatkan skalabilitas dan kustomisasi. Subnet dapat memiliki aturan konsensus, validator, dan aset sendiri.
Supercomputer
Komputer dengan kemampuan pemrosesan ekstrem yang mampu menjalankan jutaan instruksi per detik. Dalam crypto, supercomputer dapat digunakan untuk riset kriptografi atau pelatihan model Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi dengan blockchain.


