
Replicated Ledger
Apa Itu Replicated Ledger?
Replicated ledger adalah istilah yang merujuk pada salinan catatan transaksi yang identik dan tersebar di seluruh node dalam jaringan blockchain. Dalam sistem terdesentralisasi, setiap peserta (node) menyimpan versi lengkap dari ledger atau buku besar digital, yang mencatat semua transaksi sejak blok genesis.
Sahabat Floq, konsep ini adalah inti dari teknologi blockchain: tidak ada satu pihak pun yang memegang kendali atas data, melainkan semua node memiliki akses ke informasi yang sama. Inilah yang membedakan blockchain dari sistem basis data tradisional yang tersentralisasi.
Bagaimana Cara Kerja Replicated Ledger?
Replicated ledger beroperasi berdasarkan prinsip sinkronisasi data melalui konsensus. Artinya, sebelum salinan ledger diperbarui di semua node, jaringan harus mencapai kesepakatan (konsensus) atas validitas transaksi yang akan ditambahkan. Proses ini melibatkan beberapa tahap:
1. Penyebaran Transaksi
Ketika seseorang mengirim transaksi, data tersebut disiarkan ke seluruh node dalam jaringan peer-to-peer.
2. Validasi dan Konsensus
Node-node yang memiliki peran sebagai validator atau miner akan memverifikasi transaksi berdasarkan aturan protokol, seperti Proof of Work atau Proof of Stake.
3. Penambahan ke Blok
Setelah diverifikasi, transaksi dikumpulkan ke dalam blok dan ditambahkan ke blockchain.
4. Replikasi Otomatis
Setiap node kemudian memperbarui salinan ledger mereka secara otomatis dengan blok baru yang telah disepakati.
Hasilnya, seluruh node menyimpan ledger yang sama persis, itulah mengapa disebut sebagai replicated ledger.
Mengapa Replicated Ledger Penting dalam Blockchain?
1. Menjamin Transparansi
Karena setiap node memiliki akses ke catatan yang sama, seluruh transaksi dapat diaudit oleh siapa saja. Ini menciptakan kepercayaan tanpa perlu pihak ketiga.
2. Meningkatkan Ketahanan Sistem
Dengan banyaknya salinan ledger yang tersebar, blockchain menjadi tahan terhadap kegagalan atau serangan. Jika satu node rusak atau diserang, node lain masih menyimpan salinan lengkap yang valid.
3. Menghindari Manipulasi Data
Replicated ledger membuat pemalsuan data hampir mustahil dilakukan, karena setiap perubahan harus disetujui oleh mayoritas jaringan dan direplikasi ke semua node.
4. Konsistensi Global
Seluruh peserta jaringan memiliki versi informasi yang sama, sehingga sinkronisasi antar pihak menjadi lebih efisien, terutama dalam transaksi lintas batas atau sistem keuangan global.
5. Dasar Bagi Desentralisasi
Tanpa replicated ledger, tidak mungkin tercapai sistem yang benar-benar terdistribusi. Ini adalah fondasi utama yang memungkinkan lahirnya inovasi seperti smart contract, DeFi, dan NFT.
Replicated ledger bukan hanya fitur teknis dalam blockchain—ia adalah simbol dari transparansi, keadilan, dan kekuatan kolektif dalam sistem desentralisasi. Untuk Sahabat Floq yang ingin memahami mengapa blockchain begitu sulit diretas, dan mengapa kepercayaannya tinggi meskipun tanpa otoritas pusat, maka jawabannya ada pada konsep ini. Dalam dunia Web3, replicated ledger adalah jaminan bahwa setiap transaksi dicatat, disebar, dan dijaga bersama oleh komunitas global.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Replicated Security (RS)
Fitur di Cosmos Hub yang memungkinkan rantai baru menggunakan validator dan keamanan dari rantai utama. Mempercepat peluncuran blockchain baru dengan tingkat keamanan yang telah terbukti.
Resistance (Line/Level)
Tingkat harga tertentu yang sulit dilampaui karena tekanan jual yang tinggi. Trader menggunakannya untuk mengidentifikasi potensi pembalikan arah harga.
Retargeting
Penyesuaian tingkat kesulitan penambangan berdasarkan waktu dan kecepatan produksi blok sebelumnya. Bertujuan menjaga konsistensi waktu blok dalam jaringan Proof-of-Work (PoW).
Return On Investment (ROI)
Metrik kinerja yang menunjukan persentase keuntungan atau kerugian dari investasi relatif terhadap jumlah modal yang digunakan. Digunakan untuk mengevaluasi efisiensi dan profitabilitas suatu aset.
Revenue Participation Tokens
Token yang memberikan pemegangnya bagian dari pendapatan proyek atau platform yang mengeluarkannya. Menawarkan model insentif baru dalam ekonomi token terdesentralisasi.


