Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Quasar Smart Contract (OMG Foundation)

Pernah nggak sih kamu berada di situasi yang bikin gemas? Misalnya kamu mau bayar sesuatu pakai e-wallet. Saldo kamu ada di aplikasi A, tapi ternyata pembayaran cuma bisa dilakukan lewat aplikasi B. Akhirnya kamu harus transfer dulu, nunggu beberapa menit, buka aplikasi lain, cek saldo berkali-kali, lalu baru bisa menyelesaikan transaksi.

Nggak ribet-ribet amat sih. Tapi tetap saja bikin proses yang seharusnya simpel jadi terasa lebih panjang.  Nah, ternyata masalah seperti ini juga terjadi di dunia blockchain.

Saat ini ada banyak blockchain yang berkembang pesat. Ada Ethereum, Polygon, Avalanche, BNB Chain, dan masih banyak lagi. Masing-masing punya teknologi, komunitas, dan ekosistemnya sendiri. Masalahnya, mereka nggak selalu bisa saling terhubung dengan mudah. Padahal dunia kripto makin berkembang. 

Orang mulai menggunakan berbagai blockchain sekaligus. Ada yang menyimpan aset di Ethereum, menggunakan aplikasi DeFi di jaringan lain, lalu membeli NFT di blockchain yang berbeda lagi. Bayangin kalau semua itu harus dilakukan secara terpisah. Ribet, kan?

Karena itulah muncul berbagai teknologi yang mencoba menjembatani masalah tersebut. Salah satunya adalah Quasar Smart Contract dari OMG Foundation. Kalau disederhanakan, Quasar adalah teknologi yang membantu berbagai blockchain "ngobrol" satu sama lain tanpa membuat prosesnya jadi lambat atau mahal.

Jadi, Apa Sebenarnya Quasar Smart Contract?

Kalau mendengar kata smart contract, jangan langsung membayangkan layar penuh kode yang bikin pusing. Simpelnya, smart contract adalah program yang bisa menjalankan instruksi secara otomatis ketika syarat tertentu terpenuhi.

Contohnya seperti mesin penjual minuman otomatis. Kamu memasukkan uang, memilih minuman, lalu mesin langsung memberikan produk yang kamu pilih. Nggak perlu ada kasir atau pihak ketiga yang mengatur prosesnya. Nah, smart contract bekerja dengan konsep yang mirip. Ketika kondisi yang sudah ditentukan terpenuhi, sistem akan menjalankan perintah secara otomatis.

Quasar memanfaatkan konsep tersebut untuk membantu transaksi lintas blockchain berjalan lebih lancar. Tujuannya sederhana:

  • Membuat transaksi lebih cepat.
    Mengurangi biaya transaksi.
    Membantu blockchain saling terhubung.
    Memberikan pengalaman yang lebih nyaman untuk pengguna dan developer.

Kalau blockchain adalah kumpulan pulau yang berdiri sendiri-sendiri, Quasar adalah jembatan yang menghubungkan pulau-pulau tersebut. Tanpa jembatan, orang harus mencari cara sendiri untuk menyeberang. Dengan jembatan, semuanya jadi lebih gampang.

Dan kalau dipikir-pikir, sebagian besar teknologi hebat memang lahir karena satu alasan sederhana: mengurangi keribetan. Itulah yang coba dilakukan Quasar.

Kenapa Blockchain Perlu Saling Terhubung?

Kalau kamu baru masuk ke dunia kripto, mungkin muncul pertanyaan: "Kenapa sih blockchain nggak dibuat satu saja?" Pertanyaan yang wajar. Masalahnya, setiap blockchain punya fokus yang berbeda.

Ada yang mengutamakan keamanan. Ada yang fokus pada biaya murah. Ada yang dirancang khusus untuk aplikasi tertentu. Ada juga yang lebih unggul dalam kecepatan transaksi. Karena itulah muncul banyak blockchain yang berkembang secara bersamaan. 

Masalahnya muncul ketika pengguna ingin berpindah dari satu jaringan ke jaringan lain. Kadang prosesnya memerlukan beberapa langkah tambahan. Kadang ada biaya tambahan. Kadang juga harus menunggu cukup lama. Kalau sesekali mungkin nggak masalah. Tapi kalau dilakukan terus-menerus, pengalaman pengguna bisa terasa kurang nyaman.

Dalam dunia psikologi, kondisi seperti ini disebut sebagai friction. Friction adalah hambatan kecil yang membuat seseorang berpikir dua kali untuk melakukan sesuatu. Misalnya:

  • Website yang loading terlalu lama.
    Proses checkout yang terlalu banyak langkah.
    Aplikasi yang membingungkan.

Di dunia blockchain, friction bisa berupa biaya mahal, proses yang rumit, atau transaksi yang lambat. Semakin besar hambatannya, semakin besar kemungkinan pengguna kehilangan minat. Makanya, proyek-proyek blockchain saat ini bukan hanya berlomba menghadirkan teknologi canggih. Mereka juga berlomba menciptakan pengalaman yang lebih nyaman. Dan Quasar hadir untuk membantu mengurangi hambatan tersebut.

Layer-2 Itu Apa? Santai, Nggak Serumit Kedengarannya

Kalau membaca tentang Quasar, kamu pasti akan menemukan istilah Layer-2. Banyak orang langsung mundur perlahan saat mendengar istilah ini karena terdengar teknis. Padahal konsep dasarnya cukup sederhana. Coba bayangkan jalan tol saat musim mudik. Semua orang menggunakan jalur yang sama. Jumlah kendaraan meningkat drastis. Akibatnya? Macet.

Perjalanan yang biasanya hanya membutuhkan satu jam bisa berubah menjadi tiga atau empat jam. Blockchain juga bisa mengalami kondisi yang mirip. Ketika terlalu banyak transaksi masuk ke jaringan utama dalam waktu bersamaan, prosesnya bisa menjadi lebih lambat dan biaya transaksi ikut naik.

Nah, Layer-2 hadir sebagai jalur tambahan untuk membantu mengurangi kepadatan tersebut. Sebagian transaksi diproses di lapisan tambahan yang lebih cepat dan lebih ringan. Setelah semuanya selesai, hasil akhirnya tetap dicatat ke blockchain utama. Jadi pengguna tetap mendapatkan keamanan dari jaringan utama, tetapi dengan pengalaman yang lebih cepat dan lebih hemat biaya. Inilah salah satu fondasi yang digunakan Quasar.

Bagaimana Cara Kerja Quasar?

Daripada membahas istilah teknis yang bikin ngantuk, lebih enak kalau kita lihat cara kerjanya dari sisi manfaat.

Membantu Meringankan Beban Blockchain Utama

Quasar bekerja di atas infrastruktur Layer-2. Artinya, tidak semua aktivitas harus langsung diproses di blockchain utama. Karena beban kerja berkurang, jaringan bisa bekerja lebih efisien. Ibarat restoran yang biasanya hanya memiliki satu kasir, lalu menambah beberapa kasir baru saat jam makan siang. Antrean menjadi lebih pendek dan pelayanan menjadi lebih cepat.

Mendukung Transaksi Lintas Blockchain

Ini salah satu fitur yang paling menarik. Quasar membantu smart contract berinteraksi dengan lebih dari satu blockchain. Bayangkan kamu punya teman yang menggunakan WhatsApp, Telegram, LINE, dan Discord secara bersamaan. Akan lebih praktis kalau semua pesan bisa terkumpul dalam satu tempat, bukan? Nah, Quasar mencoba menghadirkan pengalaman yang mirip di dunia blockchain. Berbagai jaringan bisa terhubung dengan lebih mudah sehingga pengguna tidak perlu direpotkan oleh batasan antar blockchain.

Memberikan Fleksibilitas untuk Developer

Dari sisi pengembang aplikasi, Quasar membuka lebih banyak kemungkinan. Developer bisa membangun aplikasi yang membutuhkan interaksi dengan beberapa blockchain sekaligus. Misalnya:

  • Transfer aset lintas blockchain.
    Integrasi berbagai layanan DeFi.
    Otomatisasi transaksi bertahap.
    Pengelolaan aset multichain.

Semua itu bisa dilakukan dengan lebih efisien dibandingkan jika harus membangun solusi sendiri dari nol.

Tetap Menjaga Keamanan

Cepat memang penting. Murah juga penting. Tapi keamanan tetap jadi prioritas. Karena itulah hasil akhir transaksi Quasar tetap dicatat di Ethereum. Jadi meskipun prosesnya lebih cepat dan lebih ringan, keamanan tetap mendapatkan perhatian utama.

Kenapa Quasar Menarik Buat Pengguna Kripto?

Kalau dipikir-pikir, sebagian besar pengguna sebenarnya tidak terlalu peduli dengan teknologi yang digunakan di balik layar. Yang mereka pedulikan biasanya sederhana:

  • Apakah transaksinya cepat?
    Apakah biayanya murah?
    Apakah aman?
    Apakah mudah digunakan?

Kalau semua jawaban di atas adalah "iya", biasanya pengguna akan senang. Nah, Quasar mencoba menjawab kebutuhan tersebut. Teknologi ini berusaha mengurangi hambatan yang selama ini sering dirasakan pengguna blockchain. Semakin mudah pengalaman yang diberikan, semakin besar pula peluang teknologi tersebut digunakan oleh lebih banyak orang. Dan dalam dunia teknologi, kemudahan sering kali menjadi faktor penentu keberhasilan.

Contoh Penggunaan Quasar yang Gampang Dibayangkan

Masih bingung manfaatnya? Yuk lihat beberapa contoh yang lebih dekat dengan penggunaan sehari-hari.

  • Cross-Chain Token Swap

Misalnya kamu punya aset di satu blockchain, tetapi ingin menukarnya dengan aset yang berada di blockchain lain. Biasanya proses ini membutuhkan beberapa langkah tambahan. Dengan dukungan teknologi seperti Quasar, proses tersebut bisa menjadi lebih praktis dan efisien.

  • DeFi Multichain

Saat ini banyak platform DeFi beroperasi di lebih dari satu blockchain. Mereka membutuhkan cara untuk menghubungkan likuiditas dari berbagai jaringan. Quasar dapat membantu proses tersebut sehingga pengguna bisa mendapatkan pengalaman yang lebih mulus.

  • Pembayaran Kripto

Bayangkan sebuah bisnis menerima pembayaran stablecoin dari berbagai blockchain yang berbeda. Mengelola semuanya secara terpisah tentu cukup merepotkan. Teknologi seperti Quasar berpotensi membantu proses penyelesaian transaksi menjadi lebih sederhana.

  • Game Blockchain dan Metaverse

Di masa depan, aset digital dalam game bisa berasal dari berbagai blockchain. Karakter mungkin berada di satu jaringan, sedangkan item atau aset lainnya berada di jaringan berbeda. Interoperabilitas yang didukung teknologi seperti Quasar bisa membuat semua pengalaman tersebut terasa lebih terhubung.

Cara Gampang Mengingat Fungsi Quasar

Kalau semua istilah tadi mulai bikin pusing, cukup ingat satu kata: FAST. Empat kata ini cukup menggambarkan tujuan utama Quasar.

  • F - Faster Transactions. Transaksi diproses lebih cepat.
    A - Affordable Costs. Biaya transaksi lebih terjangkau.
    S - Scalable System. Mampu menangani lebih banyak aktivitas dan pengguna.
    T - Trusted Security. Tetap mengutamakan keamanan melalui blockchain utama.

Apa yang Bisa Dipelajari Investor dari Quasar?

Kamu nggak harus jadi developer untuk memahami teknologi seperti Quasar. Yang lebih penting adalah memahami tren yang sedang berkembang. Dulu banyak proyek berlomba-lomba membuat blockchain baru. Sekarang fokusnya mulai berubah.

Pertanyaannya bukan lagi: "Siapa yang punya blockchain terbaik?" Tetapi: "Siapa yang bisa membuat berbagai blockchain bekerja sama dengan lebih baik?" Inilah alasan kenapa istilah interoperabilitas semakin sering muncul dalam diskusi Web3.

Teknologi yang mampu menghubungkan berbagai jaringan berpotensi memainkan peran penting dalam masa depan industri blockchain. Memahami Quasar bisa membantu kamu melihat bagaimana industri ini berkembang, bukan hanya dari sisi aset kripto, tetapi juga dari sisi infrastruktur yang mendukungnya.

Kalau harus dijelaskan dalam satu kalimat, Quasar Smart Contract adalah teknologi yang membantu berbagai blockchain saling terhubung tanpa membuat prosesnya jadi ribet.

Dengan memanfaatkan infrastruktur Layer-2, Quasar berupaya menghadirkan transaksi yang lebih cepat, biaya yang lebih rendah, dan pengalaman pengguna yang lebih nyaman. Di saat ekosistem blockchain semakin ramai dan semakin kompleks, kebutuhan akan teknologi yang bisa menghubungkan berbagai jaringan juga semakin besar. Karena pada akhirnya, pengguna tidak peduli seberapa rumit teknologi yang ada di balik layar. Mereka hanya ingin semuanya berjalan lancar.

Dan itulah yang sedang coba diwujudkan oleh Quasar: membuat dunia blockchain terasa lebih terhubung, lebih praktis, dan lebih mudah digunakan oleh siapa saja.

 

Pelajari istilah kripto lainnya:

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device