
Fully Diluted Value (FDV)
Apa Itu Fully Diluted Value (FDV)?
Hai, Sahabat Floq! Dalam dunia kripto yang penuh dengan angka dan grafik, salah satu metrik yang sering muncul tapi belum banyak dipahami adalah Fully Diluted Value (FDV). FDV adalah estimasi nilai total pasar suatu aset kripto jika semua token yang dapat diterbitkan telah beredar di pasar.
Berbeda dengan kapitalisasi pasar saat ini, yang hanya menghitung nilai dari token yang sudah beredar, FDV mempertimbangkan potensi total pasokan maksimum. Artinya, angka ini memberi gambaran tentang valuasi maksimal sebuah proyek jika semua token—termasuk yang masih dikunci atau belum dicetak—akhirnya dilepas ke pasar.
Cara Menghitung FDV
Rumus perhitungan FDV cukup sederhana:
FDV = Harga Token Saat Ini x Total Pasokan Maksimum (Total Supply)
Sebagai contoh, jika harga token saat ini adalah $2 dan total supply maksimum adalah 1 miliar token, maka FDV-nya adalah:
$2 x 1.000.000.000 = $2.000.000.000
Artinya, valuasi proyek tersebut bisa mencapai $2 miliar jika seluruh token telah beredar.
Perbedaan FDV dengan Market Cap
Meskipun terdengar mirip, market capitalization (market cap) dan FDV memiliki perbedaan penting:
- Market Cap = Harga token saat ini x Jumlah token yang sudah beredar
- FDV = Harga token saat ini x Jumlah total supply maksimum, termasuk yang masih dikunci
Perbedaan ini penting karena market cap mencerminkan realitas saat ini, sedangkan FDV mencerminkan potensi di masa depan—baik sebagai peluang maupun risiko.
Mengapa FDV Penting dalam Analisa Proyek Kripto?
FDV menjadi alat yang sangat berguna untuk menilai valuasi proyek secara menyeluruh, terutama ketika kamu ingin membandingkan beberapa aset kripto dengan struktur distribusi token yang berbeda. Berikut beberapa alasan mengapa FDV penting:
1. Mengukur Potensi Dilusi
Jika sebuah proyek memiliki FDV yang jauh lebih tinggi dari market cap-nya, ini bisa menandakan bahwa akan ada banyak token baru yang masuk ke pasar. Hal ini bisa menyebabkan dilusi nilai dan tekanan jual.
2. Menilai Keseimbangan Harga
FDV bisa membantumu menentukan apakah harga token saat ini terlalu mahal atau masih wajar, berdasarkan total supply yang belum terealisasi.
3. Membandingkan Valuasi Antar Proyek
Misalnya, dua proyek memiliki market cap yang sama, tapi FDV salah satunya jauh lebih tinggi. Artinya, proyek tersebut memiliki potensi risiko dilusi yang lebih besar.
Risiko dan Keterbatasan FDV
Meskipun berguna, FDV juga memiliki keterbatasan. Sahabat Floq perlu berhati-hati dalam menginterpretasikannya:
- Bersifat Teoritis: FDV tidak selalu mencerminkan kenyataan pasar. Banyak token yang mungkin tidak akan pernah diedarkan secara penuh.
- Tidak Menilai Kapan Token Akan Dilepas: FDV tidak memperhitungkan jadwal vesting atau mekanisme distribusi token yang bertahap.
- Mengabaikan Dinamika Pasar: FDV tidak mempertimbangkan faktor permintaan, volume perdagangan, atau sentimen pasar, yang bisa mempengaruhi harga saat semua token beredar.
Kapan Sebaiknya Menggunakan FDV?
FDV sebaiknya digunakan saat kamu:
- Menilai potensi jangka panjang proyek kripto.
- Membandingkan proyek tahap awal dengan tokenomik berbeda.
- Mengidentifikasi risiko investasi dari segi dilusi dan distribusi.
Misalnya, jika kamu menemukan proyek dengan market cap hanya $10 juta, tapi FDV mencapai $1 miliar, itu bisa jadi sinyal bahwa sebagian besar token masih dikunci dan akan dirilis. Jika distribusi tidak dikelola dengan baik, harga bisa tertekan saat token dilepas.
Tips Menggunakan FDV dalam Investasi Kripto
Agar penggunaan FDV semakin bijak, berikut beberapa tips yang bisa Sahabat Floq ikuti:
- Bandingkan dengan Market Cap: Rasio antara FDV dan market cap bisa memberimu gambaran seberapa besar potensi dilusi.
- Cek Jadwal Vesting: Telusuri whitepaper atau dashboard proyek untuk melihat kapan token baru akan diedarkan.
- Perhatikan Distribusi Token: Pastikan token tidak terkonsentrasi di tangan tim internal atau investor awal yang bisa menjual besar-besaran di masa depan.
- Gabungkan dengan Analisa Fundamental: Jangan hanya mengandalkan angka FDV. Gunakan juga data tentang utilitas token, tim pengembang, komunitas, dan roadmap proyek.
FDV adalah Pandangan ke Masa Depan, Bukan Kaca Spion
Fully Diluted Value adalah alat penting untuk melihat proyeksi nilai maksimum dari proyek kripto, namun bukan alat tunggal untuk membuat keputusan investasi. Sahabat Floq harus menggunakannya dengan konteks dan analisa tambahan agar tidak terjebak dalam angka besar yang bisa menyesatkan.
FDV memberi peringatan dini tentang potensi dilusi dan tekanan harga. Namun, proyek dengan FDV besar bukan berarti buruk jika memiliki rencana distribusi token yang matang dan ekosistem yang terus berkembang. Kunci utamanya adalah: pahami tokenomik dan lihat gambar besarnya sebelum mengambil keputusan.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Funding Payments
Pembayaran periodik antara trader long dan short dalam kontrak perpetual futures untuk menjaga harga tetap mendekati pasar spot. Dapat positif atau negatif tergantung dominasi posisi.
Fungible
Sifat suatu aset yang dapat ditukar dengan aset lain yang identik dan memiliki nilai yang sama. Contohnya adalah token ERC-20 atau uang fiat.
Futures
Kontrak derivatif yang mewajibkan pembeli dan penjual untuk mengeksekusi perdagangan aset pada harga dan tanggal tertentu di masa depan. Digunakan untuk spekulasi, lindung nilai, dan manajemen risiko.
Gains
Keuntungan finansial yang diperoleh dari selisih antara harga beli dan harga jual suatu aset. Dalam konteks crypto, sering dihitung sebagai persentase kenaikan nilai investasi.
Game Theory
Cabang ilmu matematika yang mempelajari strategi dan keputusan rasional antar agen dalam situasi interaktif. Banyak digunakan dalam desain protokol blockchain untuk memastikan partisipasi jujur.


