
Futures
Apa itu Futures dalam Dunia Crypto?
Hai, Sahabat Floq! Jika kamu sudah cukup familiar dengan trading spot, maka kamu perlu tahu tentang dunia futures trading—salah satu instrumen yang paling banyak digunakan oleh trader aktif untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga, baik saat pasar naik maupun turun. Di dunia crypto, futures memainkan peran penting karena memberikan fleksibilitas strategi dan peluang cuan yang lebih luas.
Secara sederhana, futures adalah kontrak derivatif yang mewajibkan dua pihak—pembeli dan penjual—untuk mengeksekusi perdagangan suatu aset (dalam hal ini aset kripto) pada harga tertentu dan tanggal tertentu di masa depan. Namun, dalam praktiknya, banyak kontrak futures di crypto tidak benar-benar menuntut pengiriman aset, melainkan diselesaikan secara tunai.
Jenis Futures di Ekosistem Crypto
1. Futures Tradisional (Delivery-Based Futures)
Jenis ini mewajibkan pengiriman aset crypto secara fisik saat kontrak jatuh tempo. Biasanya digunakan oleh institusi atau entitas besar yang membutuhkan lindung nilai terhadap fluktuasi harga.
2. Perpetual Futures
Jenis ini paling populer di dunia crypto karena tidak memiliki tanggal kedaluwarsa. Trader bisa membuka posisi long atau short selama mereka mampu mempertahankan margin dan membayar funding fee. Perpetual futures menggunakan mekanisme funding rate untuk menjaga harga kontrak tetap mendekati harga spot.
Bagaimana Futures Bekerja?
Setiap kontrak futures menetapkan dua hal utama:
- Harga Kesepakatan (Strike Price): Harga yang disepakati untuk membeli atau menjual aset di masa depan.
- Tanggal Eksekusi: Tanggal di mana kontrak harus diselesaikan.
Trader dapat mengambil dua posisi utama:
- Long Position: Mengharapkan harga aset naik di masa depan.
- Short Position: Mengharapkan harga aset turun.
Dengan memanfaatkan leverage, trader hanya perlu menyediakan sebagian kecil dari nilai total kontrak sebagai margin awal. Ini yang membuat futures menarik, tapi juga penuh risiko—karena potensi kerugian bisa melampaui modal awal.
Mengapa Futures Populer di Dunia Kripto?
1. Spekulasi Dua Arah
Futures memungkinkan kamu mendapatkan keuntungan baik saat pasar bullish maupun bearish. Ini membuka potensi cuan bahkan ketika pasar sedang mengalami penurunan tajam.
2. Leverage Tinggi
Dengan leverage, trader bisa mengontrol posisi besar dengan modal kecil. Tapi perlu diingat, leverage juga memperbesar risiko kerugian jika prediksi arah pasar salah.
3. Lindung Nilai (Hedging)
Investor jangka panjang bisa menggunakan futures untuk melindungi nilai portofolionya dari volatilitas ekstrem, terutama saat pasar tak menentu.
4. Likuiditas dan Volume Tinggi
Platform seperti Binance, Bybit, dan OKX menyediakan pasar futures dengan likuiditas tinggi dan eksekusi cepat, menjadikannya pilihan utama para trader aktif.
Risiko yang Perlu Diwaspadai
1. Liquidation Risk
Karena menggunakan leverage, akun kamu bisa dilikuidasi jika pergerakan harga berlawanan dengan posisi yang diambil. Ini bisa menghapus seluruh margin yang kamu setor.
2. Overtrading dan FOMO
Futures bisa memicu emosi dan keputusan impulsif, terutama saat kamu melihat potensi profit besar. Disiplin manajemen risiko menjadi kunci bertahan dalam jangka panjang.
3. Funding Fee dan Biaya Tersembunyi
Pada perpetual futures, ada biaya periodik antara long dan short yang disebut funding payment. Biaya ini bisa memakan keuntungan jika tidak diperhitungkan dengan cermat.
Futures vs Spot, Apa Bedanya?
Perdagangan spot berarti membeli dan menjual aset secara langsung pada harga saat ini, sedangkan futures bersifat kontraktual dan memungkinkan perdagangan spekulatif tanpa memiliki aset dasar secara langsung. Trading spot cocok untuk pemula, sedangkan futures lebih kompleks dan membutuhkan pemahaman yang matang tentang strategi, margin, dan leverage.
Futures Bukan Sekadar Alat Spekulasi
Futures adalah alat yang kuat dalam strategi keuangan modern, termasuk di dunia kripto. Baik untuk spekulasi harga jangka pendek, lindung nilai terhadap risiko, atau manajemen portofolio, futures memberi kamu fleksibilitas luar biasa.
Namun, seperti pisau bermata dua, futures juga bisa menjadi bumerang jika digunakan tanpa pemahaman. Oleh karena itu, penting bagi Sahabat Floq untuk selalu melakukan riset mendalam, menerapkan manajemen risiko yang ketat, dan jangan tergoda oleh potensi profit semata.
Jika kamu ingin terjun ke futures crypto, mulai dari akun demo dulu dan kenali cara kerja leverage serta funding. Dunia futures memang menjanjikan, tapi hanya bagi mereka yang siap secara mental dan teknikal.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Gains
Keuntungan finansial yang diperoleh dari selisih antara harga beli dan harga jual suatu aset. Dalam konteks crypto, sering dihitung sebagai persentase kenaikan nilai investasi.
Game Theory
Cabang ilmu matematika yang mempelajari strategi dan keputusan rasional antar agen dalam situasi interaktif. Banyak digunakan dalam desain protokol blockchain untuk memastikan partisipasi jujur.
GameFi
Gabungan antara game dan keuangan terdesentralisasi, di mana pemain dapat menghasilkan pendapatan crypto melalui aktivitas dalam game. Sering melibatkan Non-Fungible Token (NFT), tokenisasi, dan ekonomi play-to-earn.
Gas
Unit metrik untuk menghitung biaya komputasi dalam menjalankan transaksi atau smart contract di Ethereum. Jumlah gas tergantung pada kompleksitas dan tindakan yang dilakukan.
Gas Fee
Biaya yang dibayarkan pengguna untuk memproses transaksi di jaringan blockchain, terutama Ethereum. Berfungsi sebagai insentif bagi validator atau miner (penambang) untuk memverifikasi dan mencatat transaksi.


