Harga Ethereum Hari Ini (26/10) Turun! ETH Terancam Turun ke US$2.220

Ethereum

26 Oct 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Ethereum (ETH) melemah pada perdagangan hari ini, Senin (26/10/2026), di tengah meningkatnya tekanan jual di pasar kripto. Penurunan ini dipicu oleh gelombang likuidasi posisi leverage, arus dana keluar dari exchange-traded fund (ETF) spot Ether di Amerika Serikat, serta sentimen global yang cenderung menghindari aset berisiko.

Berdasarkan data yang tersedia, harga Ethereum turun 1,04% dalam 24 jam ke US$2.322,54. Pelemahan tersebut terjadi ketika pasar kripto menghadapi tekanan yang lebih luas, seiring Bitcoin kembali turun di bawah level US$80.000.

Tekanan terhadap Ethereum juga terlihat dari besarnya likuidasi posisi perdagangan. Data CoinGlass menunjukkan lebih dari US$154 juta posisi kripto dilikuidasi dalam 24 jam, dengan Ethereum menyumbang US$43,17 juta. Sebagian besar likuidasi ETH berasal dari posisi long, yakni taruhan bahwa harga akan naik.

Likuidasi posisi long terjadi ketika harga bergerak berlawanan dengan ekspektasi trader hingga margin tidak lagi mencukupi. Kondisi ini dapat memicu penjualan paksa dan memperbesar penurunan harga dalam waktu singkat.

Arus Keluar ETF dan Sentimen Global Bebani Ethereum

Selain faktor teknikal, tekanan terhadap Ethereum turut dipengaruhi oleh melemahnya minat investor terhadap aset berisiko. Data sementara yang dikutip dalam materi pasar menunjukkan ETF spot Ether di Amerika Serikat mencatat arus keluar bersih sekitar US$220,7 juta selama periode 19–23 Oktober 2026.

Arus keluar tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena dapat mencerminkan berkurangnya eksposur investor institusional terhadap Ethereum. Meski demikian, data tersebut belum cukup untuk memastikan bahwa seluruh tekanan jual ETH berasal dari aktivitas investor institusional.

Ketidakpastian geopolitik dan penantian keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed) pada 27–28 Oktober 2026 juga menambah tekanan terhadap pasar. Investor cenderung mencermati arah suku bunga dan prospek ekonomi Amerika Serikat sebelum mengambil risiko lebih besar.

Korelasi Ethereum dengan indeks S&P 500 tercatat sebesar 0,83 dalam sepekan terakhir. Angka ini menunjukkan hubungan pergerakan yang relatif kuat antara ETH dan pasar saham Amerika Serikat selama periode tersebut, sehingga sentimen makroekonomi berpotensi memengaruhi arah harga Ethereum.

Belum terlihat katalis negatif spesifik Ethereum yang dapat menjelaskan seluruh pelemahan berdasarkan data yang tersedia. Dengan demikian, kombinasi likuidasi leverage dan sentimen pasar secara luas menjadi faktor utama yang perlu dicermati.

Analisis Harga Ethereum: Support US$2.220 Jadi Level Kunci

Dalam jangka pendek, pergerakan harga Ethereum masih menghadapi tekanan bearish. Area US$2.291 menjadi support terdekat yang perlu dipertahankan, sementara US$2.220 menjadi zona support berikutnya yang penting untuk diperhatikan.

Apabila tekanan jual berlanjut dan ETH menembus area support tersebut, harga berisiko mengalami penurunan lebih dalam. Penutupan harian di bawah US$2.220 bahkan membuka risiko pelemahan menuju area US$1.917, berdasarkan level teknikal dalam materi analisis.

Sebaliknya, jika Ethereum mampu bertahan di atas zona support US$2.220–US$2.291 dan sentimen makroekonomi membaik, harga berpeluang mencoba pemulihan menuju resistance US$2.370.

Pelaku pasar juga dapat memantau pergerakan simple moving average (SMA) tujuh hari di sekitar US$2.315. Pergerakan harga yang mampu bertahan di atas level tersebut dapat menjadi indikasi awal bahwa momentum penurunan mulai mereda, meskipun belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

Selain level teknikal, stabilisasi open interest dan funding rate juga penting untuk diperhatikan. Penurunan tekanan dari posisi leverage dapat membantu meredakan volatilitas, sedangkan arus dana ETF spot Ether akan memberikan gambaran tambahan mengenai minat investor institusional.

Keputusan The Fed Jadi Penentu Pergerakan ETH

Keputusan The Fed pada 27–28 Oktober menjadi salah satu katalis penting yang berpotensi memengaruhi pergerakan Ethereum dan pasar kripto secara keseluruhan. Perubahan ekspektasi suku bunga, perkembangan geopolitik, serta arah arus dana ETF dapat menentukan apakah tekanan jual berlanjut atau mulai mereda.

Untuk saat ini, prospek Ethereum masih cenderung bearish dalam jangka pendek. Kegagalan mempertahankan support dapat memperbesar risiko koreksi, sedangkan kemampuan bertahan di atas zona US$2.220–US$2.291 dapat membuka peluang stabilisasi menuju US$2.370.

Investor perlu mencermati perkembangan pasar dan mengelola risiko dengan mempertimbangkan volatilitas yang masih tinggi. Analisis ini bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual aset kripto.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Ethereum, maupun aset kripto lainnya secarareal-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini (26/10) Anjlok di Bawah US$80.000, Waspada Penurunan Berlanjut!

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device