Harga Ethereum (ETH) hari ini, Rabu (14/10/2026), masih berjuang mempertahankan momentum pemulihan di atas US$2.500. Tekanan arus keluar dana dari exchange-traded fund (ETF) Ethereum spot Amerika Serikat (AS), sentimen pasar yang lemah, dan sejumlah level resistance teknikal menjadi tantangan bagi ETH untuk melanjutkan rebound menuju US$2.600.
Berdasarkan data TradingView dalam laporan crypto.news, ETH diperdagangkan di US$2.508,58, naik 0,43% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang perdagangan, Ethereum bergerak pada kisaran US$2.497,94 hingga US$2.522,63.
Meski mulai menunjukkan pemulihan setelah terkoreksi mendekati US$2.400, Ethereum belum mampu menembus area resistance penting. Kondisi ini membuat peluang kenaikan menuju US$2.600 masih bergantung pada kekuatan tekanan beli dan kemampuan ETH melewati sejumlah level teknikal.
Arus Keluar ETF Ethereum Tembus US$542 Juta

Salah satu faktor yang membebani harga Ethereum adalah melemahnya permintaan institusional melalui ETF spot. Berdasarkan data Farside Investors, ETF Ethereum spot AS mencatat arus keluar bersih sebesar US$542,2 juta selama pekan perdagangan yang berakhir pada 9 Oktober 2026.
Arus keluar tersebut terjadi selama lima sesi perdagangan berturut-turut. Pada 6 Oktober, dana tercatat keluar sebesar US$201,9 juta, disusul US$160,9 juta pada 7 Oktober.
Tekanan jual juga terjadi di pasar kripto secara luas. Ethereum yang sempat diperdagangkan di sekitar US$2.718 pada 6 Oktober kehilangan level US$2.600 sehari kemudian, sebelum terkoreksi mendekati US$2.409.
Meski demikian, akumulasi Ethereum oleh perusahaan masih berlanjut. BitMine Immersion Technologies dilaporkan membeli tambahan 12.532 ETH selama pekan yang berakhir pada 11 Oktober, sehingga total kepemilikannya mencapai 6.028.946 ETH.
Aktivitas akumulasi tersebut menunjukkan masih adanya permintaan dari pelaku institusional tertentu. Namun, pembelian itu belum cukup untuk mendorong Ethereum kembali ke level harga sebelumnya di tengah tekanan pasar yang masih berlangsung.
Analisis Harga Ethereum: Indikator Harian Masih Bearish
Pada grafik harian ETH/USDT, harga Ethereum masih berada di bawah garis tengah Bollinger Bands pada US$2.617,99. Posisi ini mengindikasikan bahwa tekanan jual masih membayangi pergerakan harga, meskipun ETH mulai mencoba pulih.
Sementara itu, garis bawah Bollinger Bands berada di US$2.425,34. Level tersebut menjadi area penting untuk dicermati karena berdekatan dengan zona pembelian yang muncul saat Ethereum mengalami koreksi sebelumnya.
Indikator Aroon juga memperlihatkan bahwa tekanan bearish masih relatif dominan. Aroon Down berada di 57,14%, sedangkan Aroon Up hanya 14,29%. Perbedaan ini menunjukkan bahwa titik terendah terbaru masih lebih berpengaruh dibandingkan pembentukan titik tertinggi baru.
Jika tekanan jual kembali meningkat dan ETH turun di bawah US$2.425, harga berpotensi menguji level US$2.409. Apabila support tersebut gagal dipertahankan, area US$2.350–US$2.380 dapat menjadi zona penurunan berikutnya yang perlu diperhatikan.
Sebaliknya, pemulihan menuju US$2.618 akan menjadi sinyal penting untuk mengukur kemampuan Ethereum membalikkan tekanan bearish pada grafik harian.
MACD Mulai Membaik, Harga ETH Berpeluang Rebound?

Berbeda dengan grafik harian, indikator teknikal pada timeframe empat jam mulai memperlihatkan perbaikan momentum.
Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mencatat garis MACD di -8,68, berada di atas garis sinyal di -10,01. Histogram positif di 1,33 menunjukkan bahwa tekanan bearish mulai mereda dan pembeli kembali memperoleh ruang dalam perdagangan jangka pendek.
Namun, kedua garis MACD masih berada di bawah level nol. Artinya, perbaikan momentum tersebut belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan tren menjadi bullish.
Harga Ethereum juga menghadapi beberapa resistance yang perlu ditembus secara bertahap. Berdasarkan level Fibonacci retracement, area US$2.514,54 menjadi resistance awal, diikuti US$2.543,33 dan US$2.579,88.
Jika ETH berhasil menembus US$2.580 dengan momentum beli yang kuat, peluang kenaikan menuju US$2.618 akan semakin terbuka. Level tersebut menjadi resistance penting sebelum Ethereum dapat mencoba menguji area US$2.685–US$2.700.
Sebaliknya, support terdekat berada di sekitar US$2.494, diikuti US$2.474 dan US$2.449. Penurunan di bawah US$2.449 berpotensi membuka jalan bagi pengujian ulang level US$2.409, terutama jika momentum bearish kembali menguat.
Prospek Harga Ethereum Hari Ini
Pergerakan Ethereum pada 14 Oktober 2026 masih berada dalam fase pemulihan yang belum terkonfirmasi. Arus keluar ETF spot, indikator harian yang cenderung bearish, dan resistance berlapis membuat kenaikan menuju US$2.600 belum dapat dipastikan.
Dalam jangka pendek, pelaku pasar dapat mencermati area US$2.543–US$2.580 sebagai zona penentu momentum. Keberhasilan menembus rentang tersebut berpotensi membawa ETH mendekati US$2.618, sedangkan kegagalan mempertahankan support US$2.449 dapat meningkatkan risiko koreksi menuju US$2.409.
Dengan demikian, peluang rebound Ethereum menuju US$2.600 masih terbuka, tetapi membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga dan penguatan momentum beli. Investor perlu mencermati perkembangan arus dana ETF, kondisi pasar kripto secara keseluruhan, serta respons harga terhadap level support dan resistance sebelum mengambil keputusan investasi.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Ethereum, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Sinyal Kripto Minggu Ini: TIA hingga ONDO Punya Target Kenaikan Menarik



