XRP Naik 2,45%, Akankah Tembus US$1,55 dan Lanjut ke US$1,82?

Berita

24 Aug 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga XRP hari ini, Senin (24/8) kembali menguat di tengah reli pasar kripto. XRP tercatat naik 2,45% dalam 24 jam terakhir ke level US$1,49, sejalan dengan penguatan Bitcoin yang mencapai 1,91%.

Kenaikan XRP terutama dipengaruhi sentimen positif makroekonomi yang masih terbawa dari sejumlah katalis besar pada pekan sebelumnya. Arus modal institusional ke aset kripto juga menjadi salah satu faktor yang menopang pergerakan harga.

Sentimen pasar menguat setelah kebijakan Departemen Keuangan Amerika Serikat (U.S. Treasury) terkait peningkatan pembelian kembali obligasi jangka panjang mendorong penurunan imbal hasil obligasi dan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto.

Selain itu, produk ETF berbasis XRP mencatat arus dana masuk yang kuat. Data yang dikutip dalam materi analisis menunjukkan arus masuk mingguan mencapai sekitar US$39,78 juta, menjadi salah satu yang terkuat sejak Mei.

Likuidasi Hampir US$26 Juta Jadi Risiko Jangka Pendek

Di tengah penguatan harga, aktivitas derivatif XRP justru menunjukkan tingginya spekulasi. Sekitar US$25 juta hingga US$29 juta posisi XRP dilaporkan mengalami likuidasi dalam 24 jam terakhir, dengan posisi long menyumbang lebih dari 60% dari total likuidasi.

Dilaporkan Coinpedia, tingginya posisi leverage membuat pergerakan XRP berpotensi lebih volatil. Jika harga bergerak berlawanan dengan posisi trader, aksi likuidasi dapat mempercepat tekanan jual maupun pembalikan harga.

Kondisi tersebut membuat perubahan funding rate dan open interest menjadi indikator penting untuk melihat apakah posisi leverage mulai berkurang.

US$1,35 Jadi Level Penting XRP

Dari sisi teknikal, XRP kini berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami lonjakan sekitar 60% dalam sepekan. Area US$1,35 menjadi salah satu level support penting yang perlu dipertahankan.

Jika XRP mampu bertahan di atas US$1,35, harga berpotensi bergerak dalam kisaran US$1,42 hingga US$1,55. Level US$1,55 menjadi resistance penting sekaligus area yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan berikutnya.

Analisis lain menempatkan US$1,43 sebagai level struktural yang juga penting. XRP sebelumnya sempat turun di bawah area tersebut ketika terjadi lonjakan likuidasi, tetapi kemudian mampu kembali bertahan di atasnya.

Jika XRP berhasil menembus US$1,55 secara meyakinkan, target berikutnya berada di sekitar US$1,82. Sebaliknya, apabila XRP kembali jatuh di bawah US$1,35, tekanan jual berpotensi membawa harga menguji area US$1,25.

RLUSD dan Arus ETF Jadi Katalis Tambahan

Selain sentimen pasar secara umum, perkembangan ekosistem Ripple juga menjadi perhatian investor. Jumlah stablecoin RLUSD yang beredar dilaporkan meningkat menjadi sekitar US$2,1 miliar, dari US$1,57 miliar pada 12 Agustus.

Pertumbuhan tersebut dinilai menjadi salah satu indikator perkembangan ekosistem Ripple di luar pergerakan kapitalisasi XRP. Pada saat yang sama, ETF yang terkait dengan XRP telah mencatat arus dana masuk lebih dari US$40 juta berdasarkan data terbaru yang dikutip dalam analisis.

Pergerakan pasangan XRP/BTC juga mulai menunjukkan tanda stabilisasi setelah sebelumnya mengalami pelemahan. Kondisi ini menjadi sinyal yang perlu diperhatikan karena XRP mampu bertahan meski terjadi perubahan posisi dari long menuju short di pasar derivatif.

CLARITY Act Jadi Katalis Berikutnya

Pasar kini juga menantikan perkembangan regulasi aset kripto di Amerika Serikat. Pemungutan suara cloture untuk CLARITY Act dijadwalkan pada 15 September.

Perkembangan regulasi tersebut berpotensi menjadi katalis penting bagi sentimen pasar XRP dan aset kripto lainnya. Namun, sebelum katalis tersebut muncul, perhatian investor kemungkinan masih tertuju pada kemampuan XRP mempertahankan support US$1,35 dan menembus resistance US$1,55.

Dengan kondisi tersebut, prospek XRP untuk jangka pendek masih cenderung bullish dengan pola konsolidasi. Penguatan di atas US$1,55 dapat membuka peluang menuju US$1,82, sedangkan kehilangan support US$1,35 meningkatkan risiko koreksi lebih dalam.

Pergerakan Bitcoin juga tetap menjadi faktor penting. Pelemahan Bitcoin menuju kisaran US$70.000–US$74.000 berpotensi memberikan tekanan terhadap XRP dan menggagalkan skenario kenaikan jangka pendek.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan XRP, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai Bitcoin dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Analisa Bitcoin Hari Ini (24/8): Tembus $100.000 Sebelum Akhir Tahun?

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device