Analisa Bitcoin Hari Ini (24/8): Tembus $100.000 Sebelum Akhir Tahun?

Berita

24 Aug 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Bitcoin kembali menunjukkan penguatan dan membuka peluang untuk melanjutkan reli menuju level psikologis US$100.000 sebelum akhir 2026. Proyeksi tersebut menguat setelah mantan Head of Institutional Research Coinbase, David Duong, menaikkan perkiraan harga Bitcoin seiring perubahan kondisi makro dan meningkatnya arus modal institusional.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin berada di level US$76.956,21 per BTC, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$1,54 triliun. Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam tercatat sebesar US$34,06 miliar.

Dalam 24 jam terakhir, BTC menguat 0,42%, sementara jumlah Bitcoin yang beredar mencapai sekitar 20,07 juta BTC.

Secara mingguan, Bitcoin telah mencatat kenaikan sekitar 22,8%, menunjukkan momentum bullish yang semakin kuat setelah sebelumnya bergerak dalam fase konsolidasi.

Proyeksi Bitcoin Naik di Atas US$100.000

Dilaporkan Coinpedia, David Duong mengatakan dirinya kini memperkirakan Bitcoin dapat menembus US$100.000 sebelum akhir tahun. Pernyataan tersebut disampaikan dalam The Milk Road Show.

Sebelumnya, Duong memperkirakan Bitcoin akan berkonsolidasi di kisaran US$85.000-US$90.000, yang menurutnya merupakan area dengan konsentrasi volume perdagangan cukup tinggi.

Namun, setelah kembali mencermati kondisi makroekonomi dan dinamika arus modal, Duong menaikkan proyeksinya ke level enam digit.

Menurutnya, salah satu perubahan penting dalam pasar Bitcoin adalah pergeseran basis investor. Pasar yang sebelumnya lebih banyak digerakkan investor ritel kini semakin dipengaruhi oleh arus dana exchange-traded fund (ETF).

Arus dana tersebut dinilai berpotensi memberikan tekanan beli yang lebih konsisten. Biaya yang semakin rendah dan kekhawatiran terkait penyimpanan aset juga disebut menjadi faktor yang mendorong minat terhadap instrumen investasi berbasis Bitcoin.

Duong memperkirakan pengaruh arus modal tersebut dapat semakin kuat menjelang akhir kuartal III dan memasuki kuartal IV 2026.

Clarity Act Bisa Jadi Katalis Besar

Selain arus dana institusional, perkembangan regulasi di Amerika Serikat juga menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi harga Bitcoin.

Pemungutan suara prosedural Senat AS terkait Clarity Act dijadwalkan kembali pada 15 September. Duong menyebut pasar saat ini hanya memberikan peluang sekitar 20% terhadap kemungkinan rancangan undang-undang tersebut disahkan.
Kondisi tersebut justru menciptakan potensi upside apabila Clarity Act akhirnya berhasil lolos.

Jika regulasi tersebut disahkan, pasar berpotensi mendapatkan kejutan positif karena ekspektasi saat ini masih relatif rendah. Sebaliknya, apabila gagal, dampaknya terhadap pasar diperkirakan lebih terbatas karena probabilitas keberhasilannya memang sudah rendah.

Duong juga menilai perkembangan regulasi kripto di AS tidak hanya bergantung pada Clarity Act. Proses penyusunan aturan oleh CFTC dan SEC juga dapat menjadi faktor pendukung bagi industri kripto.

Bitcoin Perlu Konfirmasi Tembus Resistance

Meski prospek fundamental terlihat positif, Bitcoin masih membutuhkan konfirmasi teknikal untuk memastikan bahwa reli saat ini merupakan awal dari perubahan tren yang lebih besar.

Duong menilai Bitcoin perlu mempertahankan pergerakan di atas kisaran US$65.000-US$70.000 dengan dukungan volume perdagangan yang lebih kuat.

Jika mampu bertahan dan membentuk tren baru di atas area tersebut, Bitcoin dinilai dapat memasuki rezim perdagangan baru dengan target yang lebih tinggi.

Dengan harga Bitcoin saat ini yang sudah berada di sekitar US$77.000, level US$70.000 telah berhasil dilewati. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan momentum dan membuktikan bahwa kenaikan tersebut didukung arus modal yang berkelanjutan.

Jika kombinasi arus dana institusional, kondisi makroekonomi, dan perkembangan regulasi terus memberikan dukungan, target US$100.000 sebelum akhir tahun kembali menjadi skenario yang semakin realistis bagi Bitcoin.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan volatilitas pasar kripto karena perubahan arus modal dan kondisi makro dapat memicu koreksi secara cepat.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai Bitcoin dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Market Outlook W3 Agustus 2026: Bitcoin Tembus $77.985! Apakah Rally Bakal Lanjut?

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device