Harga sejumlah aset kripto utama menunjukkan penguatan sepanjang September 2026. Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan XRP menjadi perhatian setelah sejumlah analis memberikan proyeksi harga hingga akhir bulan.
Berdasarkan data yang dikutip CoinGape, kapitalisasi pasar kripto global meningkat dari sekitar US$2,62 triliun pada 1 September menjadi sekitar US$2,87 triliun pada saat laporan tersebut ditulis.
Sentimen pasar juga berada di wilayah greed, dengan Crypto Fear & Greed Index berada di level 70.
Bitcoin Dibidik ke US$87.000
Bitcoin mencatat kenaikan sekitar 7,37% secara month-to-date pada September. Jika penguatan berlanjut, sejumlah analis melihat peluang BTC bergerak menuju area US$87.000.
Analis Philakone melalui X menyebut harga Bitcoin masih berada di atas simple moving average (SMA) 50 hari dan 200 hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang digunakan untuk melihat tren harga harian.

Philakone menyebut area US$87.385 sebagai salah satu level resistensi Bitcoin yang perlu diperhatikan.
Sementara itu, analis Martini Guy menilai BTC perlu kembali menembus US$85.000 untuk membuka ruang pergerakan menuju US$87.000.
Analisis teknikal CoinGape sebelumnya juga menyebut Bitcoin masih bergerak dalam pola bull flag pada grafik harian. Dalam skenario tersebut, BTC berpotensi menguji US$87.000 apabila level support tetap bertahan.
Ethereum Mengincar US$2.900
Ethereum juga mencatat penguatan sepanjang September. Harga ETH disebut telah naik sekitar 9,25% secara month-to-date.
Analis Alex Marzell melihat area US$2.900 sebagai salah satu target pergerakan ETH karena terdapat konsentrasi likuiditas yang tinggi di level tersebut.
Namun, sebelum mencapai area itu, ETH masih menghadapi resistensi sekitar US$2.800.

Analis Daan Crypto menyebut jika Ethereum mampu melewati level US$2.800, pergerakan harga selanjutnya dapat menjadi lebih besar.
Dari sisi teknikal jangka panjang, Ethereum juga disebut masih mempertahankan area support pada 200-week exponential moving average (EMA).
Solana Berpeluang Menuju US$130
Solana diperdagangkan di sekitar US$122 ketika laporan tersebut ditulis, setelah mencatat kenaikan intraday sekitar 1,22%.
Analis Alaoui Capital melihat peluang SOL melanjutkan tren naik menuju US$130 setelah harga keluar dari fase konsolidasi.

Pergerakan tersebut juga dikaitkan dengan arus dana ke produk ETF Solana. Berdasarkan data yang dikutip CoinGape, ETF Solana telah mengakumulasi sekitar 1,475 juta SOL dalam periode dua pekan.
Analis Apex Gotu juga mengidentifikasi area US$125 hingga US$130 sebagai zona dengan konsentrasi likuiditas yang dapat menjadi perhatian pelaku pasar.
XRP Mengincar Level US$1,70
XRP tercatat naik sekitar 7,9% dalam satu bulan terakhir. Analis Diana melalui X melihat peluang tren positif XRP berlanjut menuju US$1,70.
XRP sebelumnya menghadapi penolakan di sekitar US$1,61. Menurut analisis tersebut, momentum pada grafik empat jam mulai menunjukkan penguatan.
Jika XRP mampu menembus resistensi US$1,61, area US$1,70 menjadi salah satu target yang diperhatikan.

Sentimen terhadap XRP juga mendapat perhatian dari arus dana ETF. Data SoSoValue yang dikutip CoinGape menunjukkan produk ETF XRP mencatat arus masuk sekitar US$117,44 juta sepanjang September 2026.
Selain faktor ETF, perkembangan dan peningkatan jaringan XRP Ledger juga menjadi salah satu faktor yang disebut dapat memengaruhi sentimen terhadap XRP.
Data Inflasi AS Jadi Perhatian
Dengan September segera berakhir, pergerakan BTC, ETH, SOL, dan XRP tidak hanya akan dipengaruhi oleh pola teknikal.
Data ekonomi Amerika Serikat, termasuk rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE), juga menjadi salah satu agenda yang dapat diperhatikan pasar.
Perkembangan geopolitik turut menjadi faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi sentimen terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
Dengan demikian, target US$87.000 untuk Bitcoin, US$2.900 untuk Ethereum, US$130 untuk Solana, dan US$1,70 untuk XRP merupakan proyeksi dari analis berdasarkan kondisi teknikal dan faktor pasar yang tersedia saat ini, bukan kepastian harga.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: 5 Data Ekonomi Ini Bisa Jadi Penentu Arah Bitcoin Pekan Ini





