Memasuki November 2026, pasar kripto akan menghadapi sejumlah agenda penting yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya. Beberapa di antaranya adalah rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS), perkembangan regulasi kripto, hingga jadwal pembukaan token atau token unlock.
Meski tidak ada keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) sepanjang November, sejumlah agenda ekonomi tetap perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Pasalnya, data inflasi dan ketenagakerjaan AS dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter, yang turut berdampak pada pasar aset berisiko, termasuk kripto.
Berikut kalender dan agenda kripto penting yang perlu diperhatikan sepanjang November 2026, dikutip Crypto University Network.
1. Jadwal Data Ekonomi AS dan The Fed
Data ekonomi AS menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar kripto. Investor biasanya memperhatikan data inflasi dan ketenagakerjaan untuk memperkirakan arah kebijakan suku bunga The Fed.
Berikut beberapa jadwal penting sepanjang November 2026:
| Tanggal | Agenda |
|---|---|
| 3 November 2026 | Rilis data JOLTS (lowongan pekerjaan AS) |
| 6 November 2026 | Laporan ketenagakerjaan AS (Nonfarm Payrolls) |
| 10 November 2026 | Rilis Consumer Price Index (CPI) Oktober |
| 13 November 2026 | Rilis Producer Price Index (PPI) Oktober |
| 18 November 2026 | Publikasi risalah rapat FOMC Oktober |
| 25 November 2026 | Publikasi Fed Beige Book |
Dari sejumlah agenda tersebut, laporan ketenagakerjaan pada 6 November serta data CPI pada 10 November menjadi perhatian penting.
CPI digunakan untuk mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dibayar konsumen. Sementara itu, PPI mengukur perubahan harga di tingkat produsen.
Jika inflasi masih tinggi, pasar dapat memperkirakan The Fed akan mempertahankan kebijakan suku bunga ketat lebih lama. Sebaliknya, inflasi yang melandai dapat meningkatkan harapan terhadap pelonggaran kebijakan moneter.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko seperti Bitcoin dan altcoin.
Perlu diketahui, tidak ada rapat FOMC untuk menentukan suku bunga pada November 2026. Pertemuan The Fed berikutnya dijadwalkan pada 8–9 Desember 2026.
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini 6 November 2026: Anjlok ke US$76.000, Bagaimana Prospeknya?
2. Pemilu Paruh Waktu AS dan Perkembangan Regulasi Kripto
Selain data ekonomi, perkembangan politik AS juga menjadi perhatian pasar kripto pada November 2026.
Pemilu paruh waktu atau US Midterm Elections dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026. Pemilu ini akan menentukan komposisi anggota Kongres AS, termasuk seluruh 435 kursi House of Representatives dan sekitar sepertiga kursi Senat.
Hasil pemilu dapat memengaruhi arah kebijakan pemerintah AS, termasuk pembahasan regulasi industri aset digital.
Salah satu regulasi yang masih menjadi perhatian adalah CLARITY Act, yaitu rancangan undang-undang yang bertujuan memperjelas pembagian kewenangan pengawasan pasar aset digital antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
Namun, pembahasan CLARITY Act mengalami hambatan di Senat pada September 2026. Karena itu, perkembangan selanjutnya masih perlu diperhatikan.
Selain itu, terdapat GENIUS Act yang mengatur kerangka regulasi stablecoin pembayaran di AS. Office of the Comptroller of the Currency (OCC) menargetkan penyelesaian aturan utamanya pada November 2026, meskipun belum ada tanggal final yang diumumkan.
Perkembangan regulasi tersebut penting karena dapat memengaruhi kepastian hukum dan aktivitas industri kripto di Amerika Serikat.
3. Jadwal Token Unlock November 2026
Token unlock merupakan proses pembukaan token yang sebelumnya dikunci agar dapat dipindahkan atau diperdagangkan oleh penerimanya.
Jadwal ini biasanya diperhatikan investor karena penambahan jumlah token yang beredar berpotensi memengaruhi dinamika suplai dan permintaan di pasar.
Beberapa aset kripto yang memiliki jadwal token unlock pada November 2026 antara lain:
| Tanggal | Aset Kripto | Perkiraan Token Unlock |
|---|---|---|
| 1 November | Ethena (ENA) | 275 juta ENA |
| 1 November | MemeCore (M) | Sekitar 56 juta M |
| 1–3 November | Sui (SUI) | Sekitar 2,07 juta–22,6 juta SUI |
| 6 November | Hyperliquid (HYPE) | Token untuk kontributor inti |
| 11 November | Aptos (APT) | Alokasi komunitas |
| 20 November | LayerZero (ZRO) | Pelepasan token bulanan |
| 23 November | Arbitrum (ARB) | Sekitar 139,2 juta ARB |
Besaran token unlock dapat berbeda berdasarkan sumber data dan metode perhitungan masing-masing penyedia informasi.
Investor juga perlu memahami bahwa token unlock tidak selalu berarti token tersebut akan langsung dijual ke pasar. Dampaknya terhadap harga bergantung pada berbagai faktor, termasuk jumlah token yang dilepas, penerima token, likuiditas, serta kondisi pasar.
4. Pergerakan Dana Bitcoin ETF
Arus dana atau ETF flows juga menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pelaku pasar untuk melihat minat investor institusional terhadap Bitcoin.
Sejak diluncurkan pada Januari 2024, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat telah mencatatkan akumulasi arus dana masuk bersih lebih dari US$57 miliar dan memiliki total aset kelolaan lebih dari US$100 miliar berdasarkan data dalam materi sumber.
Namun, pergerakan dana sepanjang Oktober 2026 menunjukkan kondisi yang cukup fluktuatif.
Pada 22 Oktober 2026, ETF Bitcoin spot AS mencatatkan arus dana keluar sekitar US$636 juta. Angka tersebut menjadi salah satu arus dana keluar harian terbesar sejak Juni 2026.
Diungkap CoinMarketCap, pergerakan ETF flows penting diperhatikan karena dapat memberikan gambaran mengenai minat investor terhadap Bitcoin. Arus dana masuk dapat menunjukkan meningkatnya permintaan, sedangkan arus dana keluar dapat mencerminkan berkurangnya eksposur investor.
Meski demikian, arus dana ETF dalam satu hari belum cukup untuk menggambarkan tren pasar secara keseluruhan. Investor sebaiknya memperhatikan data mingguan dan bulanan.
Kesimpulan
November 2026 menghadirkan sejumlah agenda yang dapat memengaruhi sentimen pasar kripto. Data inflasi AS, laporan ketenagakerjaan, perkembangan regulasi, token unlock, serta arus dana Bitcoin ETF menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Meskipun tidak ada keputusan suku bunga The Fed pada bulan ini, data ekonomi yang dirilis tetap berpotensi memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter berikutnya.
Sementara itu, jadwal token unlock dan pergerakan dana ETF dapat memberikan gambaran tambahan mengenai kondisi suplai, permintaan, dan minat investor terhadap aset kripto.
Perlu diingat, agenda yang telah dijadwalkan tidak selalu berdampak langsung pada kenaikan atau penurunan harga. Investor tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.
FAQ
1. Apa saja agenda penting kripto pada November 2026?
Beberapa agenda penting meliputi rilis data CPI pada 10 November, data PPI pada 13 November, risalah rapat FOMC pada 18 November, jadwal token unlock, serta perkembangan regulasi kripto di Amerika Serikat.
2. Apakah ada rapat The Fed pada November 2026?
Tidak ada rapat FOMC untuk menentukan suku bunga pada November 2026. Pertemuan berikutnya dijadwalkan pada 8–9 Desember 2026.
3. Kapan data CPI AS dirilis pada November 2026?
Data CPI untuk periode Oktober 2026 dijadwalkan rilis pada 10 November 2026.
4. Apa itu token unlock?
Token unlock adalah proses pembukaan aset kripto yang sebelumnya dikunci sehingga dapat dipindahkan atau diperdagangkan oleh penerimanya. Peristiwa ini dapat memengaruhi jumlah suplai token yang tersedia di pasar.
5. Apa saja token yang dijadwalkan mengalami unlock pada November 2026?
Beberapa di antaranya adalah ENA, SUI, M, HYPE, APT, ZRO, dan ARB. Jadwal serta jumlah token dapat berbeda berdasarkan sumber data yang digunakan.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Beli Emas dan Perak Fisik Bisa Kena Pajak 35%, Versi Kripto Bagaimana?



