Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Soft Cap

Apa Itu Soft Cap?

Soft cap adalah target pendanaan minimum yang ingin dicapai oleh sebuah proyek crypto saat menjalankan Initial Coin Offering (ICO), Initial DEX Offering (IDO), atau mekanisme crowdfunding lainnya. Soft cap biasanya ditetapkan untuk menilai apakah proyek memiliki dukungan pasar yang cukup untuk dijalankan dengan sumber daya dasar.

Sahabat Floq, jika penggalangan dana mencapai soft cap, maka proyek dianggap layak untuk dilanjutkan, meskipun belum mencapai target maksimal. Namun jika tidak mencapai soft cap dalam waktu yang ditentukan, dana investor bisa dikembalikan, dan proyek mungkin tidak dilanjutkan.

 

Bagaimana Soft Cap Bekerja dalam Proses Penggalangan Dana?

Saat sebuah proyek crypto diluncurkan ke publik melalui ICO atau IDO, mereka menetapkan dua batas pendanaan utama:

  • Soft Cap: Jumlah minimum dana yang diperlukan agar proyek dapat mulai dijalankan dengan fitur dasar dan operasional awal.
  • Hard Cap: Jumlah maksimum dana yang dapat diterima selama periode penawaran.

Berikut ilustrasi bagaimana soft cap bekerja:

  • Proyek menetapkan soft cap sebesar $500.000 dan hard cap sebesar $2.000.000.
  • Jika hanya terkumpul $300.000 saat penawaran berakhir, maka proyek dianggap tidak berhasil mencapai soft cap.

Dalam kasus ini, sistem smart contract atau penyelenggara penjualan akan mengembalikan dana investor, karena tidak ada jaminan bahwa proyek dapat berjalan dengan dana yang terkumpul.

 

Mengapa Soft Cap Penting bagi Investor dan Proyek?

Soft cap berperan penting dalam memberikan perlindungan awal bagi investor serta struktur validasi bagi tim proyek. Berikut alasan mengapa soft cap relevan:

1. Indikator Validasi Pasar

Jika proyek tidak mampu mencapai soft cap, itu bisa menjadi sinyal bahwa minat pasar atau kepercayaan terhadap proyek masih rendah. Ini memberikan cerminan objektif bagi tim untuk mengevaluasi ulang ide mereka.

2. Menjaga Kepercayaan Investor

Dengan adanya mekanisme soft cap, investor merasa lebih aman karena dana mereka tidak akan digunakan jika proyek belum mendapat dukungan minimum yang layak.

3. Perencanaan Keuangan yang Realistis

Proyek dapat menggunakan soft cap sebagai patokan untuk menentukan apa saja yang bisa dijalankan dengan dana minimum, serta merancang roadmap pengembangan secara bertahap.

4. Memfilter Proyek Serius

Proyek yang menetapkan soft cap menunjukkan komitmen dan transparansi terhadap komunitas. Ini membedakan proyek yang memiliki tujuan jelas dari yang hanya mengejar hype sesaat.

Soft cap merupakan bagian krusial dalam struktur keuangan proyek crypto. Untuk Sahabat Floq yang tertarik ikut serta dalam fase awal pendanaan aset digital, memahami konsep soft cap bisa membantumu mengevaluasi risiko dan potensi keberhasilan sebuah proyek.

Ingat, proyek yang baik bukan hanya soal janji masa depan, tapi juga tentang bagaimana mereka merancang sistem yang adil, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan sejak awal. Dan soft cap adalah salah satu pilar penting dalam kerangka itu.

 

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device