Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Sniping

Apa Itu Sniping dalam Crypto?

Sniping dalam konteks crypto adalah strategi membeli token baru secara sangat cepat setelah diluncurkan ke publik, sering kali dalam hitungan detik atau milidetik. Tujuan dari strategi ini adalah untuk mendapatkan token dengan harga awal yang rendah, dan menjualnya kembali saat harga melonjak akibat permintaan tinggi di awal peluncuran.

Sahabat Floq, strategi sniping ini mirip seperti "berebut kursi pertama" dalam sebuah konser besar. Siapa yang lebih cepat, dialah yang paling berpeluang mendapatkan keuntungan. Dalam praktiknya, sniping sering dilakukan dengan bantuan bot trading otomatis yang sudah diprogram untuk mendeteksi peluncuran token dan mengeksekusi pembelian secara instan.

 

Bagaimana Sniping Bekerja?

Proses sniping melibatkan beberapa tahapan teknis yang dijalankan dengan sangat cepat dan akurat, terutama oleh bot. Berikut cara kerjanya:

1. Pemantauan Rantai (Blockchain Monitoring)

Bot sniping akan terus memantau aktivitas blockchain, terutama pool likuiditas baru di platform seperti Uniswap atau PancakeSwap.

2. Deteksi Peluncuran Token

Saat kontrak token baru aktif dan likuiditas ditambahkan, bot langsung mendeteksi bahwa token telah tersedia untuk diperdagangkan.

3. Eksekusi Pembelian Instan

Bot segera mengirimkan transaksi pembelian dengan gas fee tinggi untuk memastikan transaksinya diproses lebih cepat dibanding pengguna lain.

4. Penjualan Cepat (Exit Strategy)

Setelah harga token naik karena antusiasme pasar, bot atau trader biasanya segera menjual token untuk mengunci keuntungan sebelum harga mulai turun atau stabil.

Teknik ini bisa memberikan keuntungan besar dalam waktu sangat singkat, tetapi juga mengandung risiko tinggi, terutama jika token yang dibeli adalah bagian dari proyek scam atau memiliki proteksi anti-sniping.

 

Mengapa Sniping Digunakan, dan Apa Risikonya?

Alasan Strategi Sniping Digemari:

  • Keuntungan Instan: Jika berhasil, sniping bisa menghasilkan return dalam hitungan menit.
  • Persaingan Ketat: Di dunia crypto, kecepatan sangat menentukan siapa yang untung dan siapa yang rugi.
  • Otomatisasi: Bot membuat proses ini efisien dan tanpa emosi, cocok untuk trader yang fokus pada volume.

Risiko dan Kontroversi:

  • Kerugian Besar: Jika harga tidak naik atau token adalah rug pull, sniping bisa menyebabkan kerugian instan.
  • Gas War: Sniping memicu perang biaya transaksi (gas war) di jaringan seperti Ethereum, yang bisa membuat transaksi gagal namun tetap memotong biaya.
  • Dianggap Tidak Adil: Banyak komunitas memandang sniping sebagai tindakan tidak etis karena menghambat akses pengguna biasa untuk mendapatkan token di harga awal.
  • Proteksi Anti-Bot: Beberapa proyek melindungi diri dengan mekanisme anti-sniping seperti delay trading, whitelist, atau peluncuran bertahap.

 

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device