
Market Maker, Market Taker
Siapa Sebenarnya yang Menggerakkan Pasar?
Sahabat Floq, ketika kamu melakukan transaksi di exchange crypto, pernahkah terpikir siapa yang menyediakan likuiditas atau siapa yang langsung mengeksekusi order? Nah, dua peran penting dalam dunia trading ini dikenal sebagai Market Maker dan Market Taker. Keduanya adalah komponen vital dalam ekosistem perdagangan, baik di bursa terpusat (CEX) maupun terdesentralisasi (DEX).
Apa Itu Market Maker?
Market Maker adalah pihak yang menyediakan likuiditas ke dalam pasar dengan cara menempatkan order beli atau jual yang tidak langsung dieksekusi, melainkan menunggu untuk dicocokkan. Mereka "membuat pasar" dengan menawarkan harga beli (bid) dan harga jual (ask), sehingga pengguna lain memiliki acuan harga untuk berdagang.
Contohnya, jika kamu memasang order jual 1 ETH seharga $2.500, dan order ini belum langsung terisi, maka kamu menjadi market maker. Ordermu menambah likuiditas ke dalam order book dan membantu menjaga kestabilan pasar.
Peran Maker dalam Ekosistem
- Menjaga kedalaman order book
- Mengurangi spread antara harga beli dan jual
- Mendukung eksekusi order dengan lebih sedikit slippage
- Memberikan stabilitas harga, terutama di pasar dengan volatilitas tinggi
Apa Itu Market Taker?
Sebaliknya, Market Taker adalah pihak yang mengambil likuiditas dari order book dengan mengeksekusi order yang langsung cocok dengan order yang sudah ada. Artinya, mereka melakukan transaksi secara instan dengan harga yang tersedia di pasar.
Contoh paling umum adalah saat kamu klik tombol "Beli Sekarang" di exchange, dan langsung mendapatkan ETH dari order jual yang tersedia. Kamu menjadi market taker karena mengambil penawaran yang sudah tersedia dari market maker.
Peran Taker dalam Ekosistem
- Mempercepat volume perdagangan
- Menjaga dinamika pasar tetap aktif
- Memungkinkan eksekusi cepat sesuai harga pasar
- Menciptakan tekanan beli/jual yang berdampak pada arah harga
Perbandingan Market Maker vs. Market Taker
Aspek | Market Maker | Market Taker |
Jenis Order | Limit order (menunggu dicocokkan) | Market order (langsung dieksekusi) |
Dampak terhadap Likuiditas | Menambahkan likuiditas | Mengurangi likuiditas |
Biaya Transaksi | Biasanya lebih rendah (diskon fee) | Cenderung lebih tinggi (karena langsung match) |
Peran Strategis | Stabilkan harga dan spread | Dorong volume dan dinamika harga |
Kenapa Penting Memahami Peran Ini?
Banyak trader pemula belum menyadari bahwa biaya trading bisa berbeda tergantung pada apakah mereka bertindak sebagai maker atau taker. Beberapa exchange memberi insentif bagi market maker dalam bentuk diskon fee atau bahkan rebate karena kontribusinya pada likuiditas.
- Selain itu, strategi trading yang kamu gunakan juga akan memengaruhi peran ini. Misalnya:
- Scalping dan day trading sering kali menjadi market taker karena membutuhkan eksekusi cepat.
- Swing trader atau limit trader lebih cenderung menjadi market maker karena bersabar menunggu harga ideal.
Peran Market Maker di DEX
Dalam DEX seperti Uniswap, peran market maker dilakukan oleh penyedia likuiditas (liquidity provider). Mereka menyetor aset ke liquidity pool agar pengguna lain bisa melakukan swap secara instan. Di sinilah market taker akan menukar token langsung dari pool, bukan melalui order book.
Memahami Dinamika Maker dan Taker untuk Optimalisasi Trading
Market Maker dan Market Taker bukan sekadar istilah teknis, melainkan dua pilar yang memastikan pasar crypto berjalan efisien, adil, dan stabil. Maker menyediakan likuiditas yang sangat dibutuhkan pasar, sementara taker menciptakan dinamika dan eksekusi cepat yang mendorong volume perdagangan.
Dengan memahami perbedaan peran ini, Sahabat Floq bisa lebih strategis dalam memilih jenis order, mengelola biaya, dan menyusun taktik trading yang sesuai dengan tujuan. Trading yang bijak dimulai dari pemahaman terhadap mekanisme dasar pasar—dan maker-taker adalah salah satunya.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Market Making as a Service (MMaaS)
Layanan profesional yang disediakan oleh pihak ketiga untuk membantu proyek crypto menjaga likuiditas dan kestabilan harga di bursa. Sering digunakan oleh token baru agar tetap kompetitif di pasar.
Market Order/Market Buy/Market Sell
Jenis pesanan beli atau jual aset yang dieksekusi secara instan pada harga pasar terbaik yang tersedia. Umumnya digunakan saat kecepatan lebih penting daripada harga spesifik.
Market Signal
Indikasi atau sinyal yang mengarahkan keputusan beli atau jual berdasarkan data teknikal, sentimen pasar, atau berita fundamental. Digunakan oleh trader untuk mengidentifikasi peluang.
Markets in Crypto-Assets (MiCA)
Regulasi Uni Eropa yang bertujuan menciptakan kerangka hukum terpadu untuk aset crypto, termasuk stablecoin dan penyedia layanan. Dirancang untuk melindungi investor dan meningkatkan kejelasan hukum.
Masternodes
Node jaringan khusus yang menjalankan fungsi tambahan seperti validasi cepat, voting tata kelola, atau privasi transaksi. Biasanya memerlukan jumlah token tertentu sebagai jaminan.


