
First In, First Out
Apa Itu First In, First Out (FIFO)?
Sahabat Floq, ketika kamu melakukan banyak transaksi beli dan jual aset kripto, penting untuk tahu bagaimana mencatat pergerakan aset tersebut dalam laporan keuangan atau saat menghitung pajak. Salah satu metode yang sering digunakan adalah First In, First Out (FIFO).
FIFO adalah metode akuntansi di mana aset yang pertama kali dibeli dianggap sebagai aset yang pertama kali dijual. Artinya, jika kamu membeli Bitcoin secara bertahap dalam beberapa waktu, maka saat menjual sebagian dari aset tersebut, FIFO akan mengasumsikan bahwa yang dijual adalah pembelian terlama terlebih dahulu.
Metode ini sangat berpengaruh dalam menghitung capital gain atau kerugian, yang pada akhirnya akan berdampak pada laporan pajak dan strategi investasi kamu.
Mengapa FIFO Penting dalam Dunia Kripto?
Dalam investasi kripto, kamu mungkin sering melakukan DCA (Dollar Cost Averaging)—yaitu membeli aset dalam jumlah kecil secara berkala. Saat kamu mulai menjual sebagian, penting untuk tahu transaksi mana yang dianggap sebagai "penjualan pertama". Itulah peran FIFO.
Dengan FIFO:
- Keuntungan atau kerugian dihitung dari harga beli paling awal.
- Kewajiban pajak bisa lebih tinggi atau rendah, tergantung selisih harga.
- Rekaman transaksi jadi lebih sistematis dan transparan.
FIFO bukan sekadar aturan pembukuan—ia membantu kamu mengelola risiko pajak dan memberikan struktur dalam pelaporan keuangan kripto.
Cara Kerja FIFO dalam Investasi Kripto
Mari kita lihat contoh sederhana agar kamu lebih paham.
Contoh:
- Tanggal 1 Januari: Kamu beli 1 BTC seharga $20.000
- Tanggal 1 Maret: Kamu beli 1 BTC lagi seharga $30.000
- Tanggal 1 Mei: Kamu jual 1 BTC seharga $35.000
Jika kamu menggunakan FIFO, maka 1 BTC yang dijual di bulan Mei dianggap berasal dari pembelian pertama pada Januari ($20.000). Maka, capital gain kamu adalah:
$35.000 (harga jual) - $20.000 (harga beli pertama) = $15.000 keuntungan
Dengan pendekatan ini, kamu tahu persis berapa nilai keuntungan bersih dari aset yang dijual. Metode ini akan digunakan terus menerus untuk setiap transaksi berikutnya, sampai seluruh aset yang dibeli pertama habis, lalu dilanjutkan ke batch berikutnya.
Perbedaan FIFO dengan Metode Lain
Selain FIFO, ada metode lain yang sering digunakan, seperti LIFO (Last In, First Out) dan HIFO (Highest In, First Out). Berikut perbandingannya secara garis besar:
| Metode | Aset Dijual Berdasarkan | Dampak Pajak |
| FIFO | Pembelian pertama | Bisa menghasilkan pajak lebih tinggi jika harga lama murah |
| LIFO | Pembelian terbaru | Potensi pajak lebih rendah jika harga naik signifikan |
| HIFO | Pembelian termahal | Mengurangi capital gain maksimum |
FIFO sering menjadi pilihan standar karena mudah digunakan dan diakui oleh banyak otoritas pajak.
Keuntungan Menggunakan FIFO dalam Pelaporan Aset Kripto
1. Transparansi dan Kesesuaian Regulasi
Banyak otoritas pajak di dunia, termasuk yang memiliki pendekatan progresif terhadap kripto, mengakui FIFO sebagai metode yang sah dan mudah diverifikasi. Ini membantu kamu tetap patuh secara hukum.
2. Konsistensi dalam Catatan Transaksi
FIFO membuat pelacakan aset lebih sistematis karena kamu mengikuti urutan kronologis pembelian. Ini sangat membantu saat volume transaksi tinggi atau dilakukan di berbagai platform.
3. Mengoptimalkan Perencanaan Pajak
Meski potensi keuntungan lebih besar (dan berarti pajak lebih tinggi), kamu bisa merencanakan penjualan aset dengan mempertimbangkan waktu pembelian, harga awal, dan musim pelaporan pajak.
Risiko dan Pertimbangan FIFO
Meski FIFO mudah diterapkan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:
- Potensi Pajak Lebih Tinggi: Jika kamu membeli saat harga murah dan menjual saat harga naik, FIFO akan mengakumulasi keuntungan besar, yang berarti kewajiban pajak lebih tinggi.
- Perlu Catatan Akurat: FIFO membutuhkan pencatatan pembelian yang jelas dan rapi, agar proses pelaporan tidak menyulitkan, terutama saat audit.
- Kurang Fleksibel dalam Strategi Pajak: Berbeda dengan HIFO, FIFO tidak memungkinkan kamu memilih transaksi yang memberikan beban pajak terendah secara aktif.
Namun, jika tujuan kamu adalah konsistensi dan kepatuhan, maka FIFO adalah metode yang sangat layak digunakan.
Tools dan Platform yang Mendukung FIFO
Banyak platform manajemen portofolio dan pelaporan pajak kripto telah mengadopsi FIFO sebagai metode default atau opsional, seperti:
- Aplikasi pelacak aset kripto
- Layanan software penghitungan pajak digital
- Fitur laporan bawaan dalam exchange besar
Sahabat Floq, pastikan kamu mengaktifkan metode FIFO jika ingin menjaga kesesuaian dengan sistem pelaporan yang kamu pakai, terutama saat musim pajak tiba.
FIFO Bukan Hanya Soal Urutan, Tapi Strategi
Sahabat Floq, First In, First Out (FIFO) bukan sekadar metode akuntansi. Ia adalah bagian penting dari strategi investasi dan kepatuhan terhadap regulasi kripto. Dengan menerapkan FIFO, kamu bisa menjaga keteraturan pencatatan, menghitung keuntungan secara adil, dan memenuhi kewajiban pajak tanpa kesulitan.
Memahami metode ini sejak awal akan sangat membantumu dalam jangka panjang, terutama saat portofoliomu mulai berkembang dan jumlah transaksi meningkat. Ingat, strategi finansial yang kuat selalu dimulai dari pencatatan yang rapi dan metode yang terstruktur.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
First-Mover Advantage (FMA)
Keuntungan strategis yang diperoleh proyek atau perusahaan yang memasuki pasar lebih awal dibanding pesaing. Dapat menciptakan pengenalan merek yang kuat, basis pengguna awal, dan keunggulan teknologi.
Fish
Istilah slang untuk investor atau pemegang crypto dengan jumlah kecil, sering dianggap sebagai pengguna ritel biasa. Biasanya kurang berpengaruh terhadap pasar dibanding whale atau dolphin.
Flash Crash
Penurunan harga aset secara drastis dalam waktu sangat singkat yang diikuti oleh pemulihan cepat. Sering disebabkan oleh order besar, error sistem, atau kurangnya likuiditas sementara.
Flatcoin
Jenis stablecoin yang nilainya tidak dipatok ke mata uang fiat tetapi dirancang untuk mempertahankan daya beli tetap melalui indeks inflasi atau keranjang barang. Alternatif terhadap stablecoin konvensional berbasis United States Dollar (USD).
Flipping
Strategi membeli aset, terutama Non-Fungible Token (NFT) atau token, dengan tujuan menjual kembali dalam waktu singkat untuk mendapatkan keuntungan. Sering digunakan oleh spekulan dalam pasar yang bergerak cepat.


