Cek BPJS Ketenagakerjaan: Cara Cek Kepesertaan, Nomor, dan Saldo JHT

Tips & Trick

23 Sep 2026

7 menit

Ditulis oleh: Karin Hidayat

Pattern 1
Article

Pernah lupa nomor BPJS Ketenagakerjaan? Atau penasaran berapa saldo JHT yang sudah terkumpul? Atau masih bingung bagaimana cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan?

Tenang. Sekarang kamu bisa melakukan cek BPJS Ketenagakerjaan secara online. Nggak harus selalu datang ke kantor cabang.

Lewat layanan digital BPJS Ketenagakerjaan, kamu bisa mengecek status kepesertaan, melihat saldo JHT, sampai mengakses kartu digital. Salah satu kanal utamanya adalah aplikasi Jamsostek Mobile atau JMO.

Tapi sebelum mulai mengecek, ada baiknya kamu tahu dulu apa saja yang bisa dicek dan bagaimana caranya.

Apa Itu Cek BPJS Ketenagakerjaan?

Cek BPJS Ketenagakerjaan adalah proses untuk mengetahui informasi kepesertaan kamu di BPJS Ketenagakerjaan.

Informasi yang bisa diperiksa antara lain status kepesertaan, program yang diikuti, nomor peserta atau KPJ, serta saldo Jaminan Hari Tua (JHT).

BPJS Ketenagakerjaan sendiri menyelenggarakan lima program jaminan sosial ketenagakerjaan. Program tersebut adalah Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Jadi, cek BPJS Ketenagakerjaan bukan cuma soal melihat saldo.

Kamu juga bisa memastikan apakah kepesertaan masih aktif dan data yang tercatat sudah sesuai.

Kenapa Perlu Cek BPJS Ketenagakerjaan?

Cek kepesertaan secara berkala bisa membantu kamu mengetahui kondisi perlindungan yang sedang dimiliki.

Misalnya, kamu baru pindah perusahaan. Atau baru resign. Bisa juga kamu ingin memastikan iuran dari perusahaan sudah tercatat.

Status kepesertaan juga penting ketika kamu ingin menggunakan layanan atau mengajukan manfaat tertentu.

BPJS Ketenagakerjaan menyediakan layanan pengecekan status kepesertaan melalui aplikasi JMO, Contact Center 175, atau kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, pengecekan saldo JHT bisa membantu kamu memantau akumulasi dana yang sudah tercatat atas nama kamu.

Apa Saja yang Bisa Dicek?

Saat melakukan cara mengecek BPJS Ketenagakerjaan, ada beberapa informasi yang mungkin ingin kamu cari.

1. Status kepesertaan

Kamu bisa mengetahui apakah status kepesertaan masih aktif atau sudah nonaktif.

Status ini bisa berubah, misalnya setelah hubungan kerja berakhir atau ketika ada perubahan data kepesertaan.

2. Saldo JHT

Saldo JHT merupakan akumulasi iuran JHT yang sudah dibayarkan beserta hasil pengembangannya.

Karena itu, nominalnya dapat bertambah seiring waktu selama kepesertaan dan pembayaran iuran berjalan.

3. Nomor BPJS Ketenagakerjaan

Nomor yang sering disebut sebagai nomor KPJ atau nomor peserta ini diperlukan untuk berbagai layanan BPJS Ketenagakerjaan.

Kalau kartu fisik hilang atau kamu lupa nomor tersebut, kamu bisa mengakses kartu digital melalui JMO. BPJS Ketenagakerjaan menyebut pengguna dapat login menggunakan nomor KPJ atau NIK dan melihat kartu digital di aplikasi.

4. Kartu digital

Kartu digital BPJS Ketenagakerjaan juga bisa diakses melalui JMO.

Jadi, kamu nggak harus selalu membawa kartu fisik untuk melihat informasi kepesertaan.

Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Online

Cara paling praktis adalah menggunakan aplikasi JMO atau Jamsostek Mobile.

JMO merupakan aplikasi resmi BPJS Ketenagakerjaan yang menyediakan berbagai layanan peserta, termasuk informasi program, cek saldo JHT, pengkinian data, klaim JHT, dan pengecekan status klaim.

Secara umum, langkahnya seperti ini:

  1. Download aplikasi JMO melalui Google Play Store atau App Store.
  2. Buka aplikasi JMO.
  3. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
  4. Pilih layanan atau informasi yang ingin kamu cek.
  5. Periksa data kepesertaan yang muncul.

Kalau kamu belum punya akun atau mengalami kendala saat login, ikuti proses verifikasi yang tersedia di aplikasi.

BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan opsi bantuan melalui Contact Center 175 jika kamu mengalami masalah saat menggunakan JMO.

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

Salah satu informasi yang paling sering dicari adalah cek saldo BPJS Ketenagakerjaan.

Biasanya, yang dimaksud adalah cek saldo JHT.

BPJS Ketenagakerjaan menyebut saldo JHT dapat dicek melalui aplikasi JMO. Peserta juga dapat memperoleh informasi saldo melalui Contact Center 175.

Berikut gambaran cara cek saldo JHT online:

  1. Buka aplikasi JMO.
  2. Login ke akun kamu.
  3. Pilih menu yang berkaitan dengan JHT atau saldo.
  4. Sistem akan menampilkan informasi saldo JHT yang tercatat.
  5. Periksa kembali data peserta dan saldo yang muncul.

Dengan begitu, kamu bisa melakukan cek saldo JHT tanpa harus datang ke kantor cabang.

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan NIK

Bagaimana kalau kamu lupa nomor peserta?

NIK bisa digunakan sebagai salah satu data identitas dalam layanan BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan juga menyebut pengguna JMO dapat login menggunakan nomor KPJ atau NIK untuk mengakses kartu digital.

Jadi, kalau kamu sedang mencari cek saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan NIK, kamu bisa mencoba mengakses akun JMO menggunakan data yang terdaftar.

Namun, pastikan data NIK, nama, tanggal lahir, dan data kepesertaan sudah sesuai.

Kalau datanya berbeda, proses pengecekan bisa mengalami kendala.

Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan

Lupa nomor BPJS Ketenagakerjaan?

Nggak perlu panik.

Nomor peserta atau KPJ dapat dilihat melalui kartu digital di aplikasi JMO. BPJS Ketenagakerjaan menyediakan fitur kartu digital yang bisa diakses setelah peserta login.

Langkah sederhananya:

  1. Buka aplikasi JMO.
  2. Login ke akun kamu.
  3. Masuk ke bagian kartu digital.
  4. Cari informasi nomor peserta atau KPJ.
  5. Simpan informasi tersebut jika diperlukan.

Cara ini juga bisa membantu kalau kartu fisik BPJS Ketenagakerjaan hilang atau rusak.

Bagaimana Kalau Nomor BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ditemukan?

Kalau kamu memiliki lebih dari satu kartu kepesertaan, data tersebut juga bisa ditambahkan di JMO melalui fitur Tambah Kartu.

BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa beberapa kartu peserta dapat dicek dalam satu aplikasi selama data pada kartu-kartu tersebut sesuai. Jika data tidak sesuai, nomor kartu bisa tidak muncul dan perlu dilakukan koreksi data.

Kalau nomor peserta tetap tidak ditemukan, kamu bisa menghubungi Contact Center 175 atau mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Selain saldo, kamu juga bisa melakukan cek kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Tujuannya untuk memastikan apakah status kamu masih aktif atau sudah nonaktif.

Ada beberapa kanal yang dapat digunakan:

Pertama, aplikasi JMO.

JMO menjadi kanal digital utama untuk berbagai informasi kepesertaan dan layanan BPJS Ketenagakerjaan.

Kedua, Contact Center 175.

BPJS Ketenagakerjaan menyediakan Contact Center 175 untuk informasi kepesertaan, manfaat program, pengaduan, dan informasi kanal layanan. Pengecekan status kepesertaan juga bisa dilakukan melalui layanan ini.

Ketiga, kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Kalau ada masalah dengan data atau layanan digital, kamu bisa datang ke kantor cabang untuk mendapatkan bantuan.

Kenapa Status BPJS Ketenagakerjaan Bisa Nonaktif?

Status kepesertaan bisa berubah karena kondisi pekerjaan dan pembayaran iuran.

Contohnya, ketika seseorang sudah berhenti bekerja, status kepesertaan dari perusahaan sebelumnya dapat menjadi nonaktif setelah proses administrasi dilakukan.

BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa tenaga kerja yang sudah resign dapat menghubungi HRD atau pemberi kerja untuk melakukan proses nonaktif kepesertaan.

Namun, status nonaktif bukan berarti saldo JHT otomatis hilang.

Saldo JHT tetap tercatat sesuai ketentuan yang berlaku. Kalau kamu kembali bekerja di perusahaan baru, kepesertaan sebelumnya juga perlu dilaporkan agar data kepesertaan dapat dilanjutkan dengan benar.

Kenali Program BPJS Ketenagakerjaan

Supaya nggak salah memahami informasi yang muncul ketika melakukan cek BPJS Ketenagakerjaan, kamu juga perlu tahu fungsi masing-masing program.

Jaminan Hari Tua atau JHT

JHT memberikan manfaat berupa uang tunai yang berasal dari akumulasi iuran peserta dan pemberi kerja beserta hasil pengembangannya.

Manfaat JHT dapat diberikan sesuai kondisi yang ditetapkan, termasuk ketika peserta mencapai usia 56 tahun, mengalami cacat total tetap, meninggal dunia, atau berhenti bekerja dalam kondisi yang memenuhi ketentuan.

Jaminan Kecelakaan Kerja atau JKK

JKK memberikan perlindungan ketika peserta mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat lingkungan kerja.

Manfaatnya dapat mencakup pelayanan kesehatan dan manfaat uang sesuai ketentuan program.

Jaminan Kematian atau JKM

JKM memberikan manfaat kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.

Manfaatnya dapat berupa santunan, biaya pemakaman, santunan berkala, dan beasiswa sesuai persyaratan.

Jaminan Pensiun atau JP

JP memberikan manfaat untuk membantu mempertahankan kehidupan yang layak ketika peserta memasuki usia pensiun atau mengalami kondisi tertentu sesuai ketentuan program.

Jaminan Kehilangan Pekerjaan atau JKP

JKP ditujukan bagi peserta yang mengalami PHK dan memenuhi persyaratan program.

Manfaatnya mencakup uang tunai, informasi pasar kerja, serta pelatihan kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Cek BPJS Ketenagakerjaan Secara Berkala

Melakukan cek BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya nggak ribet.

Kamu bisa mulai dari JMO untuk mengecek informasi kepesertaan, saldo JHT, dan kartu digital.

Pengecekan ini juga berguna untuk memastikan data kamu sudah benar. Terutama kalau kamu baru pindah perusahaan, baru resign, atau memiliki lebih dari satu kartu peserta.

Kalau ada data yang nggak sesuai, jangan langsung mengabaikannya. Hubungi BPJS Ketenagakerjaan melalui kanal resmi agar bisa mendapatkan informasi dan bantuan yang sesuai.

Dengan rutin mengecek, kamu jadi lebih tahu posisi kepesertaan dan saldo JHT kamu.

Hubungan Cek BPJS Ketenagakerjaan dengan Perencanaan Keuangan

Informasi saldo JHT bisa menjadi salah satu bagian dari gambaran kondisi keuangan jangka panjang.

Tapi, jangan menganggap saldo JHT sebagai satu-satunya sumber dana untuk masa depan.

Tetap penting untuk punya dana darurat, mengatur pengeluaran, dan menyiapkan instrumen keuangan lain sesuai tujuan dan profil risiko kamu.

Sebelum mengambil keputusan finansial, pahami dulu tujuan, risiko, biaya, dan karakteristik masing-masing produk.

Kalau kamu tertarik mempelajari aset digital sebagai salah satu bagian dari literasi finansial, kamu juga bisa mengenal lebih jauh cara kerja aset digital dan risikonya.

FAQ Seputar Cek BPJS Ketenagakerjaan

1. Bagaimana cara cek BPJS Ketenagakerjaan?

Kamu bisa menggunakan aplikasi JMO, menghubungi Contact Center 175, atau datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

2. Bagaimana cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan?

Untuk cek saldo JHT, kamu bisa menggunakan aplikasi JMO. Informasi saldo juga dapat diakses melalui Contact Center 175.

3. Apakah bisa cek saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan NIK?

NIK dapat digunakan sebagai salah satu data identitas untuk mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan. Di JMO, pengguna dapat login menggunakan NIK atau nomor KPJ untuk mengakses kartu digital.

4. Bagaimana cara cek nomor BPJS Ketenagakerjaan?

Kamu bisa melihat nomor peserta atau KPJ melalui kartu digital di aplikasi JMO.

5. Apa itu nomor BPJS Ketenagakerjaan?

Nomor BPJS Ketenagakerjaan atau nomor KPJ adalah nomor peserta yang terkait dengan kepesertaan kamu di BPJS Ketenagakerjaan.

6. Bagaimana cara cek kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan?

Cek status kepesertaan bisa dilakukan melalui JMO, Contact Center 175, atau kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

7. Apakah status BPJS Ketenagakerjaan yang nonaktif berarti saldo JHT hilang?

Tidak. Status kepesertaan nonaktif tidak otomatis berarti saldo JHT hilang. Saldo tetap tercatat sesuai ketentuan yang berlaku.

8. Apa aplikasi resmi untuk cek BPJS Ketenagakerjaan?

Aplikasi resmi yang digunakan adalah Jamsostek Mobile atau JMO. Aplikasi ini menyediakan berbagai layanan, termasuk cek saldo JHT, informasi program, pengkinian data, dan layanan klaim tertentu.

9. Bagaimana kalau tidak bisa login JMO?

Pastikan email dan password yang digunakan sudah benar. Jika tetap mengalami kendala, BPJS Ketenagakerjaan menyarankan peserta menghubungi Contact Center 175.

10. Apakah bisa cek BPJS Ketenagakerjaan tanpa datang ke kantor?

Bisa. Kamu dapat menggunakan JMO atau Contact Center 175 untuk berbagai kebutuhan informasi kepesertaan.

Kesimpulan

Cek BPJS Ketenagakerjaan penting dilakukan supaya kamu tahu status kepesertaan dan informasi jaminan yang kamu miliki.

Kamu bisa melakukan cek saldo JHT, cek nomor peserta, melihat kartu digital, dan mengecek status kepesertaan melalui layanan resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk kebutuhan digital, JMO menjadi salah satu pilihan utama. Sementara itu, Contact Center 175 bisa digunakan ketika kamu membutuhkan informasi atau mengalami kendala.

Jangan cuma tahu punya BPJS Ketenagakerjaan. Cek juga datanya secara berkala supaya kamu tahu hak dan manfaat yang tersedia.

Untuk kebutuhan finansial lainnya, pastikan kamu juga memahami berbagai pilihan investasi dan risikonya.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store; FLOQ aplikasi aset digital telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Manfaat BPJS Ketenagakerjaan: Ternyata Bukan Cuma JHT

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device