Futures Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya

Investasi

07 Aug 2026

5 menit

Ditulis oleh: Karin Hidayat

Pattern 1
Article

Trading futures sering disebut bisa menghasilkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Bahkan, banyak trader memanfaatkannya untuk tetap cuan saat harga aset turun.

Tapi di balik peluang tersebut, futures juga menjadi salah satu instrumen dengan risiko paling tinggi. Tidak sedikit trader kehilangan modal hanya karena belum memahami cara kerjanya.

Lalu sebenarnya futures adalah apa? Bagaimana cara kerjanya? Apa bedanya dengan trading biasa? Yuk, bahas sampai tuntas.

Apa Itu Futures?

Futures adalah kontrak yang berisi kesepakatan untuk membeli atau menjual suatu aset pada harga tertentu di masa yang akan datang. Berbeda dengan membeli aset secara langsung, pada futures kamu memperdagangkan kontrak, bukan aset fisiknya.

Aset yang diperdagangkan bisa berupa:

Karena bentuknya kontrak, trader bisa memperoleh keuntungan ketika harga naik maupun turun. Itulah alasan futures menjadi instrumen favorit trader aktif.

Apa Itu Kontrak Futures?

Kontrak futures adalah perjanjian antara dua pihak untuk melakukan transaksi aset pada waktu mendatang dengan harga yang telah disepakati hari ini.

Misalnya: Hari ini harga Bitcoin Rp1,8 miliar. Kamu memperkirakan bulan depan harganya naik. Kamu membuka posisi futures. Jika prediksi benar, kamu memperoleh keuntungan dari selisih harga tersebut. Sebaliknya jika harga turun, kamu akan mengalami kerugian.

Sejarah Singkat Futures

Instrumen futures sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Awalnya digunakan oleh petani dan pedagang hasil panen. Mereka ingin mengunci harga jual agar tidak terpengaruh perubahan harga saat musim panen tiba. Kini kontrak futures berkembang jauh lebih luas. Bukan hanya komoditas. Tetapi juga:

Bagaimana Cara Kerja Futures?

Cara kerja futures sebenarnya cukup sederhana. Trader hanya perlu menentukan prediksi arah harga. Ada dua pilihan.

Long Position

Long berarti kamu memperkirakan harga akan naik. Jika benar naik, kamu memperoleh profit. Jika ternyata turun, kamu rugi.

Short Position

Short berarti kamu memperkirakan harga akan turun. Jika harga benar turun, kamu untung. Jika harga justru naik, kamu mengalami kerugian. Inilah yang membuat futures berbeda dari spot trading. Trader bisa memperoleh keuntungan di dua arah pasar.

Apa Itu Leverage dalam Futures?

Salah satu fitur paling terkenal dari futures adalah leverage. Leverage memungkinkan trader membuka posisi yang jauh lebih besar dibanding modal yang dimiliki.

Contoh sederhana. Kamu memiliki modal Rp1 juta. Menggunakan leverage 10x. Berarti kamu dapat membuka posisi senilai Rp10 juta. Keuntungan memang bisa meningkat. Namun kerugian juga ikut membesar. Semakin tinggi leverage, semakin tinggi pula risikonya.

Margin dalam Trading Futures

Saat membuka posisi futures, trader hanya perlu menyediakan sebagian dana yang disebut margin. Margin bukan biaya. Margin hanyalah jaminan agar posisi tetap berjalan. Jika kerugian terlalu besar hingga margin habis, posisi akan ditutup otomatis. Proses ini disebut likuidasi.

Apa Itu Likuidasi?

Likuidasi adalah kondisi ketika posisi trading ditutup secara otomatis karena margin tidak lagi mencukupi. Ini merupakan risiko terbesar dalam trading futures.

Misalnya: Modal Rp2 juta. Leverage 20x. Harga bergerak melawan prediksi sekitar 5%. Posisi bisa langsung ditutup. Modal pun habis. Karena itu, manajemen risiko menjadi hal yang wajib dipahami sebelum menggunakan futures.

Jenis-Jenis Futures

Ada beberapa jenis futures yang banyak digunakan.

Futures Komoditas

Meliputi:

  • Emas
  • Perak
  • Minyak
  • Gas alam
  • Kopi
  • Kakao
  • Jagung

Instrumen ini banyak digunakan produsen maupun investor.

Futures Mata Uang

Digunakan untuk melakukan lindung nilai terhadap perubahan nilai tukar. Biasanya dimanfaatkan perusahaan internasional.

Futures Indeks Saham

Menggunakan indeks sebagai aset acuan. Misalnya indeks saham Amerika atau Asia.

Futures Crypto

Saat ini menjadi salah satu instrumen yang paling populer. Trader dapat memperdagangkan:

  • Bitcoin
  • Ethereum
  • Solana
  • XRP
  • BNB
  • dan aset crypto lainnya

Kelebihan Trading Futures

Ada beberapa alasan mengapa futures begitu populer.

Bisa Profit Saat Market Turun

Tidak semua instrumen bisa menghasilkan keuntungan ketika harga turun. Namun futures memungkinkan trader membuka posisi short.

Memanfaatkan Leverage

Modal kecil bisa membuka posisi yang lebih besar. Namun gunakan leverage secara bijak.

Likuiditas Tinggi

Pasar futures memiliki volume transaksi yang besar. Order biasanya lebih cepat dieksekusi.

Cocok untuk Hedging

Investor juga memanfaatkan futures untuk melindungi nilai portofolio dari fluktuasi harga.

Kekurangan Trading Futures

Selain keuntungan, futures juga memiliki risiko yang tidak sedikit.

Risiko Likuidasi

Kerugian dapat menghabiskan modal dalam waktu singkat.

Volatilitas Tinggi

Perubahan harga yang cepat bisa membuat posisi berubah drastis hanya dalam hitungan menit.

Tidak Cocok untuk Semua Orang

Trader pemula sering kali tergoda menggunakan leverage tinggi. Padahal risiko kerugiannya juga jauh lebih besar.

Futures vs Spot Trading

Banyak orang masih bingung membedakan keduanya. Pada spot trading, kamu membeli aset secara langsung dan benar-benar memilikinya. Pada futures, kamu hanya memperdagangkan kontraknya. Spot lebih cocok bagi investor jangka panjang. Sedangkan futures lebih banyak digunakan trader aktif yang mencari peluang dari pergerakan harga jangka pendek.

Contoh Trading Futures

Misalkan harga Ethereum berada di Rp60 juta. Kamu yakin harganya akan naik. Kamu membuka posisi long menggunakan leverage 5x. Jika harga naik 8%, keuntungan yang diperoleh akan lebih besar dibanding spot karena adanya leverage. Namun jika harga turun, kerugian juga meningkat dengan proporsi yang sama. Karena itu, selalu gunakan stop loss agar risiko tetap terkendali.

Tips Trading Futures untuk Pemula

Jika baru belajar futures, beberapa tips berikut bisa membantu.

Mulai dengan Leverage Rendah

Jangan langsung menggunakan leverage besar. Semakin kecil leverage, semakin rendah risiko.

Gunakan Stop Loss

Stop loss membantu membatasi kerugian. Ini merupakan salah satu aturan dasar dalam trading.

Jangan Gunakan Seluruh Modal

Sisakan dana cadangan. Jangan membuka satu posisi menggunakan seluruh modal.

Pelajari Analisis Teknikal

Memahami support, resistance, tren, hingga indikator teknikal dapat membantu meningkatkan kualitas keputusan trading.

Kelola Emosi

Jangan mengambil keputusan karena takut ketinggalan (FOMO) atau panik saat harga bergerak cepat. Disiplin jauh lebih penting daripada sekadar mencari profit besar.

Apakah Futures Cocok untuk Pemula?

Jawabannya tergantung. Jika kamu benar-benar memahami manajemen risiko, futures bisa menjadi instrumen yang menarik.

Namun jika masih baru belajar investasi, sebaiknya mulai dari memahami spot trading terlebih dahulu sebelum menggunakan leverage. Ingat, potensi keuntungan yang besar selalu disertai risiko yang besar pula.

Kesimpulan

Futures adalah kontrak derivatif yang memungkinkan trader memperoleh keuntungan dari pergerakan harga aset, baik ketika harga naik maupun turun.

Instrumen ini menawarkan peluang profit yang lebih besar melalui penggunaan leverage. Namun, leverage juga meningkatkan risiko, termasuk kemungkinan likuidasi jika harga bergerak berlawanan dengan prediksi.

Karena itu, sebelum mulai trading futures, pastikan kamu memahami cara kerja kontrak, margin, leverage, hingga manajemen risiko. Jangan hanya tergiur potensi keuntungan tanpa mengetahui risikonya.

Kalau kamu ingin mulai mengenal dunia aset digital, pelajari dulu dasar-dasarnya melalui platform yang aman dan tepercaya. Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga kamu bisa belajar dan berinvestasi dengan lebih percaya diri.

FAQ

Futures adalah apa?

Futures adalah kontrak untuk membeli atau menjual suatu aset pada harga tertentu di masa depan tanpa harus memiliki aset tersebut secara langsung.

Apa bedanya futures dan spot?

Spot trading berarti membeli aset secara langsung. Futures memperdagangkan kontrak berdasarkan harga aset.

Apakah trading futures berisiko?

Ya. Futures memiliki risiko tinggi karena adanya leverage yang dapat memperbesar keuntungan maupun kerugian.

Apakah futures cocok untuk pemula?

Bisa dipelajari oleh pemula, tetapi sebaiknya dimulai dengan modal kecil, leverage rendah, dan memahami manajemen risiko terlebih dahulu.

Apakah bisa untung saat harga turun?

Bisa. Melalui posisi short, trader dapat memperoleh keuntungan ketika harga aset mengalami penurunan.

Baca Juga: Investasi Jangka Pendek: Biar Uang Nggak Cuma Diam di Rekening!

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device