Analisis Harga Ethereum Hari Ini : ETH Anjlok 2,72%, ETF Outflow dan Likuidasi Jadi Beban

Ethereum

07 Oct 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Ethereum (ETH) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan hari ini. Ethereum tercatat turun 2,72% dalam 24 jam ke US$2.619,22, sekaligus mencatat kinerja yang lebih lemah dibandingkan pasar kripto secara keseluruhan.

Tekanan terhadap ETH terutama datang dari kombinasi arus keluar dana dari ETF Ethereum spot di Amerika Serikat dan meningkatnya likuidasi posisi leveraged long di pasar derivatif.

Kondisi tersebut membuat tekanan jual semakin kuat, sementara pelemahan Bitcoin dan penurunan harga ETH di bawah sejumlah indikator teknikal utama turut memperburuk sentimen pasar.

ETF Ethereum Catat Outflow Lima Hari Berturut-turut

Salah satu faktor utama yang menekan harga Ethereum adalah berlanjutnya arus keluar dari ETF Ethereum spot di AS.

Pada 6 Oktober, ETF Ethereum spot mencatat net outflow sebesar US$50,76 juta. Arus keluar tersebut memperpanjang tren negatif menjadi lima hari berturut-turut dengan total outflow mencapai sekitar US$206 juta.

Arus dana yang terus keluar mengindikasikan permintaan institusional terhadap Ethereum sedang mengalami perlambatan. Ketika kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan meningkatnya aksi jual di pasar derivatif, tekanan terhadap harga ETH menjadi semakin besar.

Di sisi lain, pasar kripto juga mengalami gelombang likuidasi posisi leveraged. Likuidasi Bitcoin bahkan melonjak 177% menjadi sekitar US$142,36 juta dalam 24 jam, menunjukkan terjadinya pelepasan posisi long secara agresif.

Kondisi ini berpotensi memperbesar tekanan jual di Ethereum karena trader yang menggunakan leverage terpaksa menutup posisi ketika harga bergerak berlawanan dengan ekspektasi mereka.

Ethereum Tertinggal dari Bitcoin

Dilaporkan CoinMarketCap, pelemahan Ethereum juga terjadi di tengah koreksi pasar kripto yang lebih luas. Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun sekitar 1,3%, sementara Bitcoin melemah sekitar 1,1%.

Namun, penurunan Ethereum yang mencapai 2,72% menunjukkan ETH mengalami tekanan yang lebih besar dibandingkan aset kripto utama lainnya.

Dari sisi teknikal, Ethereum juga telah kehilangan beberapa level penting. Harga ETH turun di bawah 7-day Simple Moving Average (SMA) di sekitar US$2.697 dan Exponential Moving Average (EMA) di sekitar US$2.698.

Penurunan di bawah kedua level tersebut memperkuat sinyal bearish dalam jangka pendek dan menunjukkan bahwa ETH belum memiliki momentum yang cukup untuk kembali menguat.

Analisis Harga Ethereum Hari Ini: US$2.580 Jadi Level Kunci

Dalam jangka pendek, perhatian pasar kini tertuju pada area support Ethereum di sekitar US$2.580–US$2.634.

Level US$2.634 merupakan area Fibonacci retracement 38,2%, sementara US$2.581 berada di sekitar level Fibonacci 50%.

Selama ETH mampu bertahan di area tersebut, peluang terjadinya stabilisasi harga masih terbuka. Namun, jika tekanan jual berlanjut dan Ethereum kehilangan level US$2.580, harga berpotensi menguji support berikutnya di sekitar US$2.453, yang merupakan level Fibonacci 78,6%.

Sebaliknya, dari sisi pemulihan, Ethereum perlu kembali menembus US$2.700 dengan momentum yang kuat untuk meredakan tekanan bearish jangka pendek.

Dengan demikian, pergerakan ETH dalam 24–48 jam ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan zona US$2.580–US$2.634 serta perkembangan arus dana ETF.

Investor Menanti Data Ekonomi AS

Selain faktor teknikal dan arus dana ETF, pelaku pasar juga akan mencermati perkembangan makroekonomi Amerika Serikat.

Salah satu agenda penting yang akan menjadi perhatian adalah rilis Consumer Price Index (CPI) AS pada 14 Oktober. Data inflasi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve dan pada akhirnya berdampak pada sentimen terhadap aset berisiko, termasuk kripto.

Untuk saat ini, kombinasi outflow ETF, likuidasi posisi leverage, pelemahan pasar secara luas, serta kegagalan ETH bertahan di atas US$2.700 membuat prospek jangka pendek Ethereum masih berada dalam tekanan.

Pelaku pasar perlu mencermati apakah ETH mampu mempertahankan support US$2.580–US$2.634 atau justru melanjutkan koreksi menuju area US$2.450 jika tekanan jual semakin kuat.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Ethereum, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Analisa Harga Bitcoin Hari Ini (7/10): BTC Tertekan, Level US$84.000 Jadi Penentu Arah Berikutnya

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device