Bitcoin Terjun ke US$77.875 Usai Binance Diretas, Support US$76.300 Terancam

Bitcoin

30 Oct 2026

5 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali mengalami tekanan setelah terkoreksi 2,65% dalam 24 jam terakhir ke level US$77.875,04. Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap keamanan industri kripto menyusul kabar insiden peretasan yang melibatkan Binance, salah satu bursa aset kripto terbesar di dunia.

Tekanan jual di pasar kripto semakin besar setelah posisi perdagangan dengan leverage mengalami likuidasi secara masif. Dalam periode 24 jam, total likuidasi di pasar kripto dilaporkan melampaui US$1,5 miliar, dengan sekitar US$475 juta berasal dari posisi Bitcoin.

Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana sentimen negatif dapat mempercepat penurunan harga ketika pasar dipenuhi posisi perdagangan berleverage tinggi.

Peretasan Binance Picu Tekanan Jual

Mengutip laporan CoinDesk, insiden keamanan Binance menyebabkan total likuidasi posisi perdagangan kripto mencapai sekitar US$1,53 miliar dalam 24 jam. Sekitar 83,8% dari total tersebut berasal dari posisi long atau taruhan bahwa harga aset akan naik.

Bitcoin menjadi salah satu aset yang paling terdampak, dengan nilai likuidasi posisi mencapai sekitar US$499 juta menurut data CoinGlass yang dikutip CoinDesk.

Peretasan tersebut dilaporkan berdampak terhadap aset senilai sekitar US$6,3 miliar. Binance menyatakan sedang melakukan investigasi dan menghentikan sementara layanan deposit serta penarikan untuk pemeriksaan keamanan.

Di sisi lain, Binance menyampaikan bahwa dana pengguna tetap aman dan perusahaan akan menanggung kerugian yang timbul akibat insiden tersebut. Sejumlah mitra industri juga membantu membekukan aset terkait, dengan sekitar US$3 miliar berhasil diamankan berdasarkan laporan Reuters.

Meski demikian, insiden ini kembali menyoroti risiko keamanan dan penyimpanan aset digital pada platform perdagangan terpusat. Kekhawatiran tersebut turut mendorong investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Harga Bitcoin Menguji Support US$76.300

Ilustrasi pergerakan harga BItcoin (BTC) pada Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: CoinMarketCap.

Dari sisi teknikal, Bitcoin kini berada dalam fase yang cukup krusial setelah mengalami tekanan jual dalam perdagangan 24 jam terakhir.

Area US$76.300–US$77.000 menjadi zona support penting yang perlu diperhatikan. Level tersebut berdekatan dengan titik terendah Bitcoin saat tekanan jual meningkat pada perdagangan 30 Oktober.

Apabila Bitcoin mampu bertahan di atas zona tersebut, harga berpotensi bergerak konsolidatif sembari menunggu perbaikan sentimen pasar.

Sebaliknya, apabila tekanan jual berlanjut dan Bitcoin mencatatkan penutupan harian di bawah US$76.300, risiko koreksi lanjutan dapat meningkat. Dalam skenario tersebut, area US$73.000 menjadi level support berikutnya yang patut diperhatikan.

Pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan juga akan dipengaruhi oleh perkembangan investigasi Binance, pemulihan layanan deposit dan penarikan, serta respons investor terhadap langkah pengamanan aset.

Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?

Kondisi pasar saat ini memperlihatkan bahwa tekanan terhadap Bitcoin tidak hanya berasal dari faktor teknikal, tetapi juga sentimen keamanan industri kripto.

Likuidasi posisi leverage dalam jumlah besar turut memperkuat volatilitas. Oleh karena itu, pergerakan harga Bitcoin selanjutnya perlu dicermati bersama perkembangan pasar derivatif, termasuk open interest dan funding rate.

Investor juga perlu memperhatikan apakah tekanan jual mulai mereda atau justru berlanjut akibat meningkatnya aksi pengurangan risiko.

Dengan kondisi tersebut, Bitcoin masih menghadapi tekanan bearish dalam jangka pendek. Namun, kemampuan mempertahankan area support US$76.300–US$77.000 dapat menjadi salah satu indikator penting untuk melihat peluang stabilisasi harga.

Ilustrasi pergerakan harga BItcoin (BTC) pada Jumat, 30 Oktober 2026 dalam rentang 24 jam. Foto: CoinMarketCap.

Perlu diingat, volatilitas pasar kripto masih tinggi. Investor sebaiknya mempertimbangkan manajemen risiko dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan pergerakan harga jangka pendek.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secarareal-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Binance Diduga Diretas Rp100 Triliun! Tether dan Circle Bekukan Aset, Bitcoin Ikut Anjlok

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device