Standard Chartered Ramal Harga Chainlink LINK Tembus $200 pada 2030

Berita

11 Aug 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Chainlink (LINK) hari ini (11/8) masih bergerak di sekitar level $8,25. Meski momentum jangka pendek cenderung lemah, prospek jangka panjang token ini mendapat dorongan dari proyeksi Standard Chartered yang memperkirakan LINK dapat mencapai $200 pada 2030.

Chainlink (LINK) masih menghadapi tekanan di pasar kripto dalam perdagangan hari ini. LINK berada di sekitar $8,25, turun sekitar 0,5% dalam 24 jam terakhir, setelah gagal menembus area resistance $8,24.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa LINK masih berada dalam fase konsolidasi dan belum mendapatkan momentum bullish yang kuat. Dalam jangka pendek, pelaku pasar kini mencermati kemampuan LINK untuk menembus level resistance berikutnya.

Secara teknikal, level $8,40 menjadi area penting yang perlu ditembus LINK untuk memberikan sinyal penguatan yang lebih meyakinkan. Sebaliknya, apabila harga kembali melemah dan turun di bawah $8,18, LINK berpotensi menguji support berikutnya di sekitar $7,95.

Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, prospek Chainlink justru mendapat sentimen positif dari lembaga keuangan global Standard Chartered.

Dalam riset bertajuk “Chainlink – Owning the rails,” Standard Chartered memproyeksikan harga LINK dapat mencapai $200 pada akhir 2030. Proyeksi ini didasarkan pada semakin besarnya adopsi tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA) di jaringan blockchain publik.

Standard Chartered memperkirakan nilai aset yang ditokenisasi di blockchain publik dapat meningkat dari sekitar $340 miliar saat ini menjadi $4 triliun pada akhir 2028.

Dikutip Coinpedia, pertumbuhan tersebut dinilai dapat meningkatkan kebutuhan terhadap infrastruktur blockchain yang mampu menghubungkan jaringan dengan data dari dunia nyata. Di sinilah Chainlink dinilai memiliki posisi strategis melalui teknologi decentralized oracle network.

Oracle Chainlink memungkinkan aplikasi blockchain memperoleh data eksternal seperti harga aset, nilai instrumen keuangan, serta informasi pasar lainnya.

Standard Chartered bahkan memproyeksikan perjalanan harga LINK secara bertahap, yakni $13 pada 2026, $41 pada 2027, $82 pada 2028, $133 pada 2029, hingga $200 pada 2030.

Jika proyeksi tersebut terealisasi, harga LINK berpotensi meningkat lebih dari 20 kali lipat dibandingkan level sekitar $8,25 saat ini.

Tokenisasi RWA Jadi Katalis Utama

Standard Chartered melihat peluang Chainlink tidak hanya berasal dari layanan data harga. Ekspansi tokenisasi aset juga dapat meningkatkan kebutuhan terhadap berbagai layanan Chainlink, termasuk cross-chain interoperability, data feeds, dan settlement.

Salah satu teknologi yang menjadi perhatian adalah Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP). Teknologi tersebut memungkinkan berbagai blockchain untuk berkomunikasi dan memindahkan aset antarjaringan.

Kemampuan tersebut menjadi semakin relevan ketika institusi keuangan mulai menerbitkan aset yang ditokenisasi di berbagai jaringan blockchain.

Chainlink juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pemain besar di sektor keuangan, termasuk Swift, DTCC, Euroclear, JPMorgan, Mastercard, dan UBS.

Selain tokenisasi, Standard Chartered memperkirakan nilai aset yang aktif di sektor decentralized finance (DeFi) dapat mencapai $2,7 triliun pada 2030. Kondisi tersebut berpotensi menjadi sumber permintaan tambahan bagi infrastruktur Chainlink.

Meski prospek fundamental jangka panjang terlihat positif, pergerakan harga kripto LINK hari ini masih menunjukkan tantangan.

Level $8,24 menjadi resistance yang sebelumnya sulit ditembus. Selama LINK belum mampu mempertahankan momentum di atas area tersebut, tekanan jual masih berpotensi membatasi kenaikan harga.

Jika berhasil menembus $8,40, LINK berpeluang mendapatkan momentum baru dan membuka ruang untuk kenaikan berikutnya. Namun, kegagalan mempertahankan $8,18 dapat membuat harga kembali bergerak menuju support $7,95.

Dengan demikian, dalam jangka pendek, pergerakan LINK masih bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan support dan menembus resistance. Sementara itu, dalam jangka panjang, ekspansi tokenisasi aset dan penggunaan infrastruktur Chainlink menjadi katalis yang diperhatikan investor.

Proyeksi Standard Chartered ke level $200 pada 2030 memberikan gambaran bullish jangka panjang, tetapi target tersebut tetap merupakan proyeksi dan bukan jaminan bahwa harga LINK akan mencapai level tersebut.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan Chainlink, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai Bitcoin dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Spread Trading Adalah? Ini Cara Kerja, Contoh, dan Risikonya

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device