Pons (PONS), aset digital yang beroperasi di jaringan Robinhood Chain, menjadi salah satu aset yang tengah mendapat perhatian seiring meningkatnya aktivitas ekosistem tempat token tersebut beroperasi. Sejumlah katalis, mulai dari pembelian PONS oleh Uniswap Labs hingga tingginya aktivitas transaksi di platform Pons, menjadi faktor yang turut diperhatikan pasar.
Berdasarkan analisis FLOQ Radar, harga PONS berada di sekitar Rp11.583. Dalam skenario teknikal yang dipantau, area entry berada di kisaran Rp11.238–Rp11.932, dengan target keuntungan (take profit) di sekitar Rp15.653 dan batas risiko (stop loss) di Rp10.231.
Level tersebut merupakan skenario analisis dan bukan jaminan pergerakan harga. Aset kripto memiliki volatilitas tinggi sehingga pergerakan aktual dapat berbeda dari proyeksi.
Uniswap Labs Beli PONS
Salah satu katalis yang menjadi perhatian adalah pembelian token PONS oleh Uniswap Labs. Pons menyebut transaksi tersebut dilakukan untuk membangun “long-term alignment” antara kedua pihak.
Nilai transaksi, harga pembelian, maupun struktur transaksi tidak diumumkan kepada publik. Pembelian tersebut juga terjadi ketika Uniswap Labs telah memiliki aktivitas lain di Robinhood Chain melalui platform launchpad Pools.trade.
Kabar tersebut sebelumnya ikut mendorong perhatian pasar terhadap PONS. Sejumlah laporan mencatat token mengalami kenaikan tajam setelah kabar pembelian tersebut muncul, meski besaran kenaikan dapat berbeda bergantung pada periode pengukuran dan sumber harga.
Aktivitas Pons Tembus Jutaan Dolar

Katalis berikutnya berasal dari aktivitas ekonomi di dalam ekosistem Pons.
Data DeFiLlama yang dikutip sejumlah media menunjukkan Pons sempat mencatat sekitar US$5,95 juta fee dalam periode 24 jam, menempatkannya di antara protokol kripto dengan perolehan fee terbesar pada saat itu. Angka tersebut bahkan sempat berada di atas sejumlah protokol besar seperti Pump dan Hyperliquid dalam periode pengukuran yang sama.
Aktivitas Pons juga berkaitan erat dengan pertumbuhan Robinhood Chain. Pons merupakan platform untuk membuat dan memperdagangkan token di jaringan tersebut. Dokumentasi resmi Pons menjelaskan bahwa token yang diluncurkan melalui platform menggunakan mekanisme perdagangan yang terhubung dengan likuiditas di Robinhood Chain.
Data DeFiLlama yang tersedia saat ini menunjukkan Pons mencatat sekitar US$147 juta fee dalam 30 hari, dengan DEX volume sekitar US$2,4 miliar dalam periode yang sama. Namun, metrik tersebut bersifat dinamis karena dihitung berdasarkan aktivitas transaksi yang terus berubah.
Tingginya fee tidak serta-merta berarti seluruh nilai tersebut menjadi pendapatan bersih protokol. Fee, revenue, volume perdagangan, dan dana yang dialokasikan kepada pengguna maupun kreator merupakan metrik yang berbeda.
PONS Masuk Binance Alpha
PONS juga mendapatkan eksposur tambahan setelah masuk ke Binance Alpha bersama FLORK. Penambahan tersebut memberikan akses visibilitas kepada basis pengguna Binance dan menjadi salah satu perkembangan yang diperhatikan pasar.
Pada periode yang sama, Pons dilaporkan mencatat aktivitas fee yang tinggi. Crypto.news mencatat Pons menghasilkan sekitar US$5,95 juta fee dalam 24 jam dan sekitar US$40,84 juta dalam 30 hari berdasarkan data DeFiLlama pada awal September 2026.
Masuknya PONS ke Binance Alpha tidak sama dengan pencatatan PONS di pasar spot utama Binance. Binance Alpha merupakan bagian dari ekosistem yang menyoroti aset kripto tertentu dan memberikan eksposur tambahan kepada pengguna.
Wintermute Terdeteksi Mengakumulasi PONS
Dilaporkan CoinMarketCap, aktivitas wallet juga menjadi perhatian. Data Arkham yang dikutip Binance menunjukkan wallet yang ditandai sebagai Wintermute memegang sekitar 3,43 juta PONS, dengan nilai sekitar US$2,4 juta pada saat laporan tersebut diterbitkan.
Arkham mengindikasikan adanya pola akumulasi menggunakan strategi berbasis waktu. Namun, data on-chain tidak secara otomatis menjelaskan tujuan akhir kepemilikan tersebut, sehingga aktivitas wallet perlu dibaca sebagai data pasar, bukan kepastian mengenai arah harga PONS.
Mekanisme Buyback dan Burn Jadi Faktor Perhatian

PONS juga memiliki mekanisme yang menghubungkan aktivitas protokol dengan tokennya.
Menurut informasi yang dikutip Binance, sekitar 80% protocol fee Pons digunakan untuk membeli kembali PONS, sementara sekitar 29,34% dari total supply telah dibakar pada saat laporan tersebut diterbitkan. Mekanisme buyback and burn tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan karena dapat mengurangi jumlah token yang beredar apabila aktivitas protokol tetap tinggi.
Dokumentasi Pons sendiri menjelaskan bahwa platform menggunakan mekanisme fee dan buyback sebagai bagian dari desain ekonominya. Namun, perubahan supply tidak secara otomatis menentukan arah harga karena harga juga dipengaruhi oleh permintaan, likuiditas, kondisi pasar, dan aktivitas perdagangan.
Bagaimana Skenario Harga PONS?
Dalam pemantauan FLOQ Radar, harga PONS berada di sekitar Rp11.583. Area Rp11.238–Rp11.932 menjadi rentang yang dipantau sebagai area entry dalam skenario teknikal.
Apabila momentum positif berlanjut, Rp15.653 menjadi salah satu level target yang dipantau. Sebaliknya, Rp10.231digunakan sebagai batas risiko dalam skenario tersebut.
Pergerakan PONS tetap perlu dicermati karena karakter aset ini sangat volatil. Selain katalis positif seperti aktivitas protokol, listing atau eksposur bursa, serta aktivitas wallet besar, terdapat pula risiko berupa perubahan volume, likuiditas, sentimen pasar, dan penurunan aktivitas di Robinhood Chain.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading PONS, maupun aset kripto lainnya secarareal-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: FLOQ Payday September 2026! Trading Rp200 Ribu, Kesempatan Dapat Rp100 Ribu RLUSD





