Pemilu AS, Data Tenaga Kerja, dan Ketegangan Iran Jadi Penentu Pasar Kripto Pekan Ini

Berita

02 Nov 2026

4 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Pasar kripto memasuki pekan yang penuh ketidakpastian menjelang pemilihan paruh waktu Amerika Serikat (AS) pada 3 November 2026. Sejumlah agenda ekonomi, laporan keuangan perusahaan teknologi, hingga perkembangan geopolitik berpotensi memicu volatilitas harga Bitcoin dan aset kripto lainnya.

Berdasarkan data CoinMarketCap per 1 November 2026, harga Bitcoin berada di kisaran US$77.700, sementara Ethereum diperdagangkan sekitar US$2.266. XRP berada di level US$1,25.

Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan tercatat sebesar US$2,63 triliun, turun 2,4% dalam 24 jam terakhir.

Kondisi tersebut membuat pelaku pasar mencermati sejumlah agenda penting sepanjang pekan ini, terutama yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi AS dan arah politik pemerintahan Donald Trump.

Pemilu AS Jadi Sorotan, Arah Regulasi Kripto Dipertaruhkan

Pemilihan paruh waktu AS pada Selasa, 3 November 2026, menjadi salah satu agenda utama yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar keuangan global.

Dalam pemilu tersebut, warga AS akan memilih seluruh 435 anggota House of Representatives atau DPR serta 35 dari 100 kursi Senat.

Hasil pemilu akan menentukan apakah Partai Republik tetap menguasai Kongres atau Partai Demokrat berhasil mengambil alih salah satu maupun kedua kamar legislatif tersebut.

Perubahan komposisi Kongres berpotensi memengaruhi kemampuan Presiden Donald Trump dalam menjalankan agenda pemerintahannya, termasuk kebijakan ekonomi dan regulasi aset digital.

Bagi industri kripto, hasil pemilu menjadi perhatian karena arah kebijakan Kongres dapat memengaruhi pembahasan regulasi aset digital di AS.

Meski demikian, dampak pemilu terhadap harga kripto tidak selalu bersifat langsung. Reaksi pasar juga akan bergantung pada ekspektasi investor terhadap hasil pemilu dan bagaimana hasil tersebut memengaruhi prospek kebijakan ekonomi AS.

Selain pemilu, investor juga akan mencermati data pembukaan lapangan kerja JOLTS untuk September serta pesanan manufaktur AS yang dijadwalkan dirilis pada Selasa.

Kedua data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kondisi permintaan tenaga kerja dan aktivitas industri di tengah ketidakpastian ekonomi.

Baca juga: Cara Trading Bitcoin untuk Pemula: Panduan Lengkap

Data Tenaga Kerja AS Bisa Mengubah Ekspektasi Suku Bunga

Selain pemilu, sejumlah laporan ekonomi AS sepanjang pekan ini berpotensi menjadi katalis pergerakan harga Bitcoin.

Pada Senin, 2 November, pasar akan mencermati data ISM Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk Oktober. Data tersebut memberikan gambaran mengenai aktivitas sektor manufaktur AS.

Angka PMI yang lebih kuat dari perkiraan dapat meningkatkan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, pelemahan aktivitas manufaktur berpotensi memicu kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi.

Pada Rabu, 4 November, perhatian beralih ke laporan ketenagakerjaan ADP dan ISM Services PMI. Sementara itu, data klaim pengangguran mingguan dan produktivitas tenaga kerja dijadwalkan dirilis pada Kamis.

Pekan ini akan ditutup dengan laporan ketenagakerjaan nonpertanian atau nonfarm payrolls (NFP) AS untuk Oktober pada Jumat, 6 November.

Data tersebut mencakup pertumbuhan lapangan kerja, tingkat pengangguran, pertumbuhan upah, dan sentimen konsumen.

Ekonom memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja AS mencapai 65.000 pada Oktober, dengan tingkat pengangguran sebesar 4,2%. Rata-rata upah per jam diperkirakan meningkat 0,3%.

Hasil yang lebih kuat dari perkiraan dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga yang ketat. Kondisi tersebut berpotensi menekan aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Sebaliknya, pelemahan pasar tenaga kerja dapat meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter, meskipun dampaknya terhadap pasar kripto juga akan bergantung pada kondisi ekonomi secara keseluruhan.

Laporan Keuangan Apple dan AMD Ikut Menguji Sentimen Pasar

Dilaporkan Coingape, pasar saham AS juga akan menghadapi sejumlah agenda penting dari perusahaan teknologi besar.

Apple dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartalannya setelah penutupan perdagangan pada Senin. Sementara itu, AMD akan menyampaikan hasil keuangannya setelah penutupan pasar pada Selasa.

Kinerja kedua perusahaan tersebut berpotensi memengaruhi sentimen terhadap saham teknologi dan aset berisiko secara lebih luas.

Apabila hasil keuangan tidak memenuhi ekspektasi investor, tekanan jual di pasar saham dapat meluas ke pasar kripto. Sebaliknya, laporan yang positif berpotensi membantu memperbaiki sentimen risiko.

Selain laporan keuangan, pasar juga akan mencermati pidato pejabat Federal Reserve, termasuk Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee, yang dijadwalkan berlangsung pada Senin.

Pernyataan pejabat The Fed dapat menjadi perhatian investor untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter AS.

Ketegangan Iran Tambah Risiko Volatilitas Pasar

Faktor geopolitik juga menjadi perhatian setelah munculnya perkembangan terkait ketegangan antara AS dan Iran.

Iran menyatakan kemungkinan melanjutkan pembicaraan dengan pihak Qatar dalam waktu 48 jam untuk membahas situasi di kawasan, termasuk krisis di Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menyampaikan sejumlah persyaratan yang mencakup pelonggaran sanksi, pengurangan jumlah pasukan AS, pembekuan aset, serta pemulihan pengecualian terkait minyak.

Teheran juga menginginkan pengakuan atas jalur pelayaran Iran-Oman dan penghentian konflik di kawasan.

Namun, pembukaan kembali Selat Hormuz masih bergantung pada tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak terkait. Perkembangan tersebut dapat memengaruhi harga energi dan meningkatkan ketidakpastian di pasar keuangan global.

Di tengah situasi tersebut, muncul pula spekulasi mengenai kemungkinan aksi militer AS terhadap Iran setelah pemilu. Namun, belum ada kepastian bahwa aksi militer tersebut akan terjadi.

Jika ketegangan meningkat, investor berpotensi mengurangi eksposur terhadap aset berisiko dan beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman.

Sebaliknya, perkembangan diplomatik yang positif dapat membantu meredakan tekanan di pasar global.

Bitcoin Menghadapi Pekan Penentu

Kombinasi pemilu AS, data ekonomi, laporan keuangan perusahaan teknologi, dan ketegangan geopolitik membuat pasar kripto berpotensi bergerak lebih volatil sepanjang pekan ini.

Bitcoin dan aset kripto lainnya akan menghadapi tekanan dari berbagai faktor eksternal, terutama perubahan ekspektasi suku bunga dan sentimen risiko investor.

Di tengah kondisi tersebut, pelaku pasar akan mencermati apakah Bitcoin mampu mempertahankan area harga saat ini atau justru melanjutkan koreksi apabila tekanan di pasar global meningkat.

Pergerakan pasar juga akan bergantung pada bagaimana investor merespons hasil pemilu AS dan perkembangan ekonomi yang dirilis sepanjang pekan.

Dengan banyaknya katalis yang berdekatan, arah pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan berpotensi menjadi perhatian utama pelaku pasar kripto.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Naik 1,12%, Tapi Jangan Terburu-buru Optimistis!

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device