Hyperliquid Siap Masuk AS, Tapi Trader Jangan Senang Dulu

Berita

02 Sep 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Hyperliquid dikabarkan tengah membuka jalan untuk masuk ke pasar Amerika Serikat melalui kerja sama dengan Payward, perusahaan induk bursa kripto Kraken. Langkah ini menjadi upaya Hyperliquid mendapatkan akses ke trader AS tanpa harus membeli bursa berlisensi secara langsung.

Menurut laporan Bloomberg pada Senin (31/8/2026), Hyperliquid Labs sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan Payward mengenai struktur akses tersebut. Rancangan kerja sama itu disebut telah disampaikan Payward kepada Commodity Futures Trading Commission (CFTC), regulator derivatif AS.

Dalam skema tersebut, Bitnomial, bursa derivatif dan lembaga kliring yang telah diregulasi di AS dan berada di bawah Payward, akan menjadi jalur bagi trader Amerika untuk memperdagangkan sebagian produk perpetual futures yang terkait dengan Hyperliquid.

Namun, rencana ini tidak berarti pengguna AS nantinya bisa langsung menggunakan aplikasi Hyperliquid seperti trader di luar negeri.

Trader AS Tidak Mendapat Akses Penuh Hyperliquid

Jika rencana tersebut terealisasi, pengguna Amerika akan melakukan perdagangan melalui Bitnomial dengan mengikuti aturan yang berlaku di AS, termasuk proses verifikasi identitas.

Produk yang tersedia juga diperkirakan hanya sebagian dari kontrak perpetual futures yang tersedia di ekosistem Hyperliquid saat ini.

Artinya, aplikasi utama Hyperliquid tetap tidak dapat diakses oleh pengguna AS berdasarkan struktur yang dilaporkan tersebut. Berbagai pasar yang dibangun melalui framework pihak ketiga Hyperliquid, termasuk produk yang berkaitan dengan komoditas dan perusahaan sebelum IPO, juga tidak termasuk dalam rencana tersebut.

Begitu pula dengan tingkat leverage yang tersedia di platform offshore.

Bagi trader yang saat ini menggunakan Hyperliquid dari luar AS, rencana tersebut tidak secara langsung mengubah pengalaman perdagangan mereka.

Mengapa Hyperliquid Memilih Jalur Payward?

Langkah tersebut menjadi menarik karena Hyperliquid tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk membeli bursa AS berlisensi.

Dikutip BeInCrypto, Payward sendiri telah menyelesaikan akuisisi Bitnomial pada 1 Mei 2026 melalui transaksi senilai US$550 juta. Akuisisi tersebut memberikan Payward akses terhadap tiga lisensi dari CFTC.

Sebagai perbandingan, perusahaan pasar prediksi Polymarket sebelumnya mengeluarkan sekitar US$112 juta untuk mengakuisisi platform berlisensi miliknya sendiri.

Dengan menggunakan infrastruktur yang sudah dimiliki Payward, Hyperliquid dapat mengurangi kebutuhan modal awal. Namun, konsekuensinya adalah kontrol terhadap platform dan pengguna terdaftar tetap berada di tangan Payward melalui Bitnomial.

Bagaimana Dampaknya ke Token HYPE?

Rencana masuk ke pasar AS berpotensi menjadi katalis bagi ekosistem Hyperliquid, tetapi dampaknya terhadap token HYPE masih bergantung pada bagaimana struktur ekonominya nanti diterapkan.

Hyperliquid mencatat rekor harga kripto HYPE sebesar US$86,71 pada 27 Agustus 2026, meskipun saat itu platform belum melayani trader AS yang terdaftar.

Salah satu faktor penting bagi HYPE adalah mekanisme buyback yang menjadi bagian dari ekonomi protokol. Hyperliquid mengalokasikan sekitar 99% biaya protokol dan perdagangan untuk pembelian kembali token HYPE.

Sejak Desember 2024, mekanisme tersebut disebut telah digunakan untuk membeli kembali HYPE senilai sekitar US$1,3 miliar.

Namun, belum ada informasi apakah volume perdagangan yang nantinya berlangsung melalui Bitnomial akan turut masuk ke mekanisme buyback tersebut.

Hal ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor. Sebab, skema biaya tetap akan memberikan dampak berbeda terhadap HYPE dibandingkan jika protokol mendapatkan bagian dari pendapatan perdagangan di pasar AS.

Pada Senin (31/8/2026), harga HYPE berada di sekitar US$83,57 dan mencatat kenaikan sekitar 7,1% dalam sepekan.

Sentimen terhadap potensi ekspansi ke AS juga menguat setelah Presiden AS Donald Trump pada 19 Agustus menyebut regulator tengah bekerja untuk membawa Hyperliquid ke pasar domestik.

Meski demikian, pengajuan struktur kepada CFTC belum berarti Hyperliquid telah memperoleh persetujuan untuk beroperasi di AS. Hingga laporan tersebut diterbitkan, baik Hyperliquid maupun Payward belum memberikan komentar resmi mengenai pembicaraan tersebut.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan Hyperliquid, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai HYPE dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Bitcoin Halal atau Tidak? NU Tegaskan Statusnya sebagai Aset Digital

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device