Bitcoin Hari Ini (5/10) Tembus $86.600, ETF Kembali Banjir Dana, Target $90.000 Terbuka

Berita

05 Oct 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Bitcoin kembali menguat pada perdagangan hari ini seiring meningkatnya permintaan dari investor institusional melalui produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Bitcoin tercatat naik 2,20% dalam 24 jam ke level $86.686,10, mengungguli kenaikan pasar kripto secara keseluruhan sebesar 1,84%.

Penguatan Bitcoin juga berlangsung di tengah membaiknya sentimen makroekonomi setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan pelemahan. Kondisi tersebut mendorong pasar mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga The Federal Reserve dalam waktu dekat.

Arus Dana ETF Bitcoin Kembali Positif

Salah satu faktor utama yang menopang harga Bitcoin adalah kembalinya arus dana ke produk spot Bitcoin ETF. Sepanjang 1–2 Oktober, produk tersebut mencatatkan net inflow sekitar $134,4 juta.

Dikutip CoinMarketCap, arus dana positif tersebut menjadi pembalikan setelah spot Bitcoin ETF mencatatkan outflow sekitar $148,7 juta pada 30 September. Kembalinya aliran dana, termasuk melalui produk seperti BlackRock IBIT, menunjukkan adanya peningkatan kembali minat investor institusional terhadap Bitcoin.

Kondisi ini menjadi salah satu penopang harga di tengah permintaan spot dari investor ritel yang masih relatif terbatas. Dilaporkan Decrypt, jika arus masuk ETF dapat berlanjut dalam beberapa hari ke depan, tekanan beli institusional berpotensi memberikan fondasi yang lebih kuat bagi pergerakan Bitcoin.

Data Pekerjaan AS Redakan Tekanan The Fed

Sentimen Bitcoin juga mendapat dorongan dari perkembangan ekonomi Amerika Serikat. Data ketenagakerjaan September menunjukkan hanya terdapat tambahan 29.000 lapangan kerja, sementara tingkat pengangguran meningkat menjadi 4,2%.

Data yang lebih lemah dari perkiraan tersebut membuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober turun tajam. Peluang kenaikan suku bunga yang sebelumnya berada di sekitar 70% merosot menjadi sekitar 14%.

Perubahan ekspektasi tersebut memberikan ruang bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin, karena kekhawatiran terhadap pengetatan likuiditas menjadi lebih rendah.

Selain faktor suku bunga, pergerakan Bitcoin juga menunjukkan korelasi sekitar 78% dengan Nasdaq-100 ETF (QQQ) dalam 30 hari terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih bergerak cukup searah dengan aset teknologi dan growth yang sensitif terhadap kondisi likuiditas dan suku bunga.

Bitcoin Hadapi Resistance $87.500

Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini masih berada dalam fase konsolidasi setelah bergerak di sekitar area $80.000–$87.000 dalam beberapa pekan terakhir.

Level $87.000–$87.500 menjadi resistance penting yang perlu ditembus Bitcoin untuk membuka peluang kenaikan berikutnya. Jika mampu mencatatkan penutupan harian di atas $87.500, Bitcoin berpotensi melanjutkan penguatan menuju level psikologis $90.000.

Sebaliknya, area $82.000–$84.000 menjadi support penting yang perlu dipertahankan. Penurunan di bawah $82.000 dapat meningkatkan risiko koreksi menuju kisaran $78.000–$80.000.

Dengan demikian, pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan support sekaligus menembus resistance tersebut.

Data Inflasi Jadi Katalis Berikutnya

Pasar kini menantikan data inflasi Amerika Serikat, khususnya laporan CPI September yang dijadwalkan dirilis pada 14 Oktober 2026.

Data tersebut akan menjadi salah satu indikator penting bagi pasar dalam memperkirakan arah kebijakan The Fed berikutnya. Inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi berpotensi memperkuat harapan terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar, sementara data inflasi yang kembali tinggi dapat meningkatkan tekanan terhadap aset berisiko.

Selain CPI, investor juga akan memperhatikan pertemuan The Fed pada 28 Oktober sebagai katalis lanjutan bagi pasar.

Untuk saat ini, penguatan Bitcoin dapat dikategorikan sebagai cautiously bullish, dengan dukungan dari kembalinya arus dana spot ETF dan meredanya kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga. Namun, Bitcoin masih perlu melewati resistance $87.500 untuk mengonfirmasi potensi pergerakan menuju $90.000.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Market Outlook W1 Oktober 2026: BTC Mulai Mendingin? 5 Hal Ini Bisa Bikin Pasar Berubah

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device