Analisa Harga Bitcoin Hari Ini (4/8): BTC Naik ke Rp1.15 miliar, Reli Berlanjut?

Berita

04 Aug 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Bitcoin hari ini, Selasa (4/8) kembali mencatatkan penguatan dalam 24 jam terakhir. Harga aset kripto terbesar di dunia itu naik 1,59% ke level US$63.751,89 atau sekitar Rp1.15 miliar, sedikit mengungguli kenaikan kapitalisasi pasar kripto global yang berada di kisaran 1,18%.

Kenaikan tersebut bukan didorong oleh sentimen fundamental baru, melainkan lebih banyak dipengaruhi oleh aksi short squeeze di pasar derivatif. Kondisi ini terjadi ketika banyak trader yang sebelumnya memasang posisi jual (short) terpaksa menutup posisinya akibat harga yang terus naik, sehingga memicu tekanan beli tambahan.

Kenaikan Harga Bitcoin

Data pasar menunjukkan nilai likuidasi Bitcoin melonjak sekitar 233,9% dalam 24 jam terakhir menjadi US$70,62 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar US$45,85 juta berasal dari posisi short yang terlikuidasi. Di saat yang sama, open interest kontrak derivatif juga meningkat 6,22%, menandakan masuknya modal baru ke pasar.

Fenomena ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga Bitcoin lebih banyak dipicu oleh faktor teknikal dibanding meningkatnya permintaan riil dari investor.

Selain dorongan dari pasar derivatif, Bitcoin juga mendapat sentimen positif dari pergerakan pasar kripto secara keseluruhan. Tidak adanya berita negatif besar dalam beberapa hari terakhir membuat minat investor terhadap aset digital kembali membaik, sehingga mendorong kenaikan harga berbagai mata uang kripto.

Meski demikian, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati karena belum ada katalis fundamental yang cukup kuat untuk mendorong reli yang lebih besar dalam jangka pendek.

Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini masih bertahan di atas area support penting di US$63.428 yang bertepatan dengan level Fibonacci retracement 61,8%. Selama mampu mempertahankan area tersebut, peluang untuk menguji resistance berikutnya di sekitar US$65.580 masih terbuka.

Baca juga: CLARITY Act Ditentukan Pekan Ini, Pasar Kripto Bersiap!

Analisis Harga Bitcoin

Sebaliknya, jika support tersebut ditembus, Bitcoin berpotensi kembali terkoreksi menuju area psikologis US$62.000.

Perhatian investor kini tertuju pada rilis data U.S. Nonfarm Payrolls (NFP) pada 7 Agustus mendatang. Data ketenagakerjaan Amerika Serikat tersebut diperkirakan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga Federal Reserve, yang selama ini menjadi salah satu faktor utama penggerak pasar aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Di luar pergerakan jangka pendek, prospek Bitcoin masih ditopang sejumlah faktor struktural. Salah satunya adalah usulan American Reserve Modernization Act (ARMA Act), yang mengusulkan pembentukan cadangan strategis Bitcoin oleh pemerintah Amerika Serikat. Jika disahkan, regulasi tersebut dinilai dapat memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset cadangan jangka panjang dan meningkatkan permintaan institusional.

Di sisi lain, kepemilikan Bitcoin oleh ETF spot Amerika Serikat juga tetap menjadi penopang pasar. Saat ini, ETF Bitcoin menguasai lebih dari 1,51 juta BTC atau sekitar 7,2% dari total pasokan yang beredar. Walaupun arus dana masuk mulai melambat dibanding awal tahun, keberadaan ETF tetap membantu mengurangi pasokan Bitcoin yang tersedia di pasar.

Data on-chain juga menunjukkan investor besar atau whale masih aktif melakukan akumulasi. Dalam satu hari, alamat akumulasi tercatat menerima sekitar 66.940 BTC, sementara kepemilikan kelompok whale bertambah lebih dari 61.000 BTC dalam sebulan terakhir. Pola seperti ini kerap dipandang sebagai sinyal bahwa investor besar masih melihat Bitcoin berada di area harga yang menarik untuk dikoleksi.

Secara keseluruhan, analisa harga Bitcoin hari ini menunjukkan momentum bullish masih terjaga, meski kenaikan terbaru lebih banyak dipengaruhi oleh faktor teknikal berupa short squeeze. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas support US$63.428, peluang melanjutkan penguatan menuju US$65.580 masih terbuka. Namun, arah pergerakan berikutnya kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh data ekonomi Amerika Serikat dan perkembangan arus investasi institusional.

Pantau Harga Bitcoin Secara Real-Time di FLOQ

Pergerakan harga Bitcoin dapat berubah dengan cepat seiring sentimen pasar global, data ekonomi, maupun aktivitas investor institusional. Karena itu, investor membutuhkan platform yang menyediakan harga secara real-time sekaligus memudahkan transaksi.

Melalui aplikasi FLOQ, kamu bisa memantau harga Bitcoin secara langsung, membeli dan menjual aset kripto dengan mudah, serta mengakses berbagai artikel edukasi dan berita pasar terbaru. FLOQ telah berizin dan diawasi OJK, sehingga memberikan pengalaman investasi aset kripto yang aman dan nyaman. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai Bitcoin dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Storeatau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Wajib Tahu Arti Withdraw: Jangan Sampai Salah Paham!

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device