Harga Bitcoin Hari Ini (18/9) Naik ke $77.165 Usai Fed, Waspada Jika Gagal Bertahan

Berita

18 Sep 2026

4 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Bitcoin (BTC) hari ini, Jumat (18/9) kembali menguat setelah pasar merespons keputusan Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga. Bitcoin tercatat naik 1,06% dalam 24 jam ke level $77.165,97, seiring dengan pemulihan aset berisiko setelah keputusan bank sentral AS.

Kenaikan Bitcoin terjadi di tengah reli pasar yang lebih luas. Pergerakan BTC juga masih menunjukkan keterkaitan erat dengan pasar saham AS.

Data yang digunakan dalam analisis pasar menunjukkan korelasi 24 jam Bitcoin dengan indeks S&P 500 berada di sekitar 70,8%, mengindikasikan bahwa faktor makro masih menjadi salah satu penggerak utama harga BTC.

Bitcoin Pulih Setelah Keputusan The Fed

Menurt data CoinMarketCap, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4%, kenaikan pertama sejak 2023. Meski kenaikan suku bunga secara umum menjadi tekanan bagi aset berisiko, reaksi pasar kali ini lebih banyak dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap arah kebijakan berikutnya.

Bitcoin sempat bertahan di sekitar level $76.000 setelah keputusan tersebut. Pasar kemudian melihat adanya ruang bagi jeda kebijakan setelah kenaikan tersebut, sehingga aset berisiko kembali mendapat dorongan.

Pergerakan tersebut juga terjadi ketika saham-saham AS menguat. Pada perdagangan 17 September, S&P 500 naik 1,14%, sementara Nasdaq menguat 1,69%. Kondisi ini memperkuat gambaran bahwa pergerakan Bitcoin masih sangat dipengaruhi oleh sentimen makro dan pasar keuangan global.

Short Squeeze Dorong Bitcoin Menembus $77.000

Selain faktor makro, pasar derivatif turut memperkuat kenaikan Bitcoin.

Lebih dari $260 juta posisi short di pasar kripto dilaporkan terlikuidasi ketika harga Bitcoin bergerak naik. Likuidasi tersebut menciptakan tekanan beli tambahan karena trader dengan posisi short harus membeli kembali aset untuk menutup posisi mereka.

Dengan demikian, reli Bitcoin tidak hanya berasal dari pembelian spot, tetapi juga diperkuat oleh mekanisme pasar derivatif.

Kondisi ini perlu diperhatikan karena kenaikan yang didorong oleh short covering dapat berlangsung cepat, tetapi belum tentu langsung menunjukkan terbentuknya tren naik yang berkelanjutan.

Sentimen Bitcoin Mulai Berubah

Di sisi lain, pasar Bitcoin baru saja melewati periode volatilitas tinggi. Pada 14 September, Santiment mencatat kondisi FOMO ekstrem di pasar kripto ketika pelaku pasar mengantisipasi perkembangan positif terkait CLARITY Act.

Namun, sentimen tersebut berubah setelah Senat AS gagal memajukan rancangan undang-undang tersebut pada 15 September. Bitcoin kemudian mengalami tekanan dan sentimen pasar bergerak mendekati kondisi netral.

Perubahan sentimen ini membuat kondisi pasar saat ini berbeda dari awal pekan, ketika optimisme terhadap Bitcoin berada pada level yang jauh lebih tinggi.

Santiment juga mencatat bahwa penurunan Bitcoin sebenarnya sudah berlangsung sebelum keputusan Senat terkait CLARITY Act, sehingga pelemahan BTC tidak sepenuhnya dapat dikaitkan dengan kegagalan RUU tersebut.

Analisis Harga Bitcoin: $76.700 Jadi Level Kunci

Dari sisi teknikal, $76.700 menjadi level penting yang perlu diperhatikan Bitcoin.

Jika BTC mampu mempertahankan penutupan harian di atas level tersebut, momentum pemulihan berpotensi berlanjut menuju area $78.000. Pergerakan lebih lanjut di atas area tersebut dapat membuka ruang menuju zona ekstensi sekitar $78.000-$78.572.

Sebaliknya, apabila Bitcoin kembali kehilangan level $76.000, tekanan jual berpotensi meningkat dan membuka kemungkinan retest ke area support sekitar $75.586.

Artinya, pergerakan Bitcoin dalam beberapa sesi ke depan akan sangat bergantung pada apakah kenaikan pasca-Fed mampu dipertahankan atau justru kembali kehilangan momentum.

Hashrate Bitcoin Mulai Menanjak

Dilaporkan Coinpedia, sinyal lain datang dari jaringan Bitcoin. Analisis CryptoQuant menunjukkan bahwa penurunan hashrate Bitcoin telah berhenti dan mulai berbalik meningkat secara bertahap.

Kenaikan hashrate menunjukkan peningkatan aktivitas penambangan. Secara historis, peningkatan hashrate kerap berjalan beriringan dengan periode penguatan Bitcoin, meskipun hubungan tersebut tidak selalu menunjukkan hubungan sebab-akibat langsung karena aktivitas miner juga dipengaruhi oleh pergerakan harga.

Dengan meningkatnya hashrate, biaya penambangan juga dapat meningkat. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor fundamental yang saat ini diperhatikan dalam membaca prospek Bitcoin.

BOJ Jadi Katalis Berikutnya

Setelah keputusan The Fed, perhatian pasar beralih ke kebijakan moneter Jepang.

Bank of Japan (BOJ) mengumumkan pada 18 September bahwa mereka menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25%, level tertinggi sejak 1995. Keputusan tersebut berpotensi menjadi katalis tambahan bagi pasar global karena perubahan kebijakan BOJ dapat memengaruhi pergerakan yen dan arus modal global.

Bagi Bitcoin, perhatian pasar selanjutnya akan tertuju pada respons aset kripto terhadap kombinasi kebijakan moneter AS dan Jepang.

Dengan Bitcoin saat ini berada di sekitar $77.165, level $76.700 menjadi area penting untuk mempertahankan momentum pemulihan. Selama BTC mampu bertahan di atas area tersebut, target berikutnya berada di sekitar $78.000. Namun, kegagalan mempertahankan $76.000 dapat membuka kembali risiko penurunan menuju $75.586.

Kenaikan Bitcoin saat ini merupakan kombinasi dari rebound aset berisiko pasca-Fed, short squeeze di pasar derivatif, serta perubahan sentimen setelah periode FOMO ekstrem. Pasar masih membutuhkan konfirmasi apakah momentum tersebut mampu berkembang menjadi tren naik yang lebih kuat.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secarareal-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai BTC dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Harga NEAR Melonjak 17% Hari Ini (17/9), Bisa Tembus $3,33?

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device