CLARITY Act Ditentukan Pekan Ini, Pasar Kripto Bersiap!

Berita

03 Aug 2026

4 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Rancangan undang-undang aset kripto CLARITY Act masih belum mendapatkan jadwal pemungutan suara (final vote) di Senat Amerika Serikat, meski para legislator telah kembali bersidang pada 3 Agustus. Ketidakpastian ini membuat pelaku pasar terus mencermati perkembangan regulasi yang dinilai dapat menjadi katalis utama bagi pergerakan harga Bitcoin, Ethereum, hingga XRP.

Saat ini, agenda pemungutan suara pertama di Senat dijadwalkan membahas H.R. 6500, sebuah rancangan terkait pendanaan pemerintah yang tidak memiliki kaitan dengan CLARITY Act. Sementara itu, H.R. 3633 atau CLARITY Act masih belum masuk dalam agenda resmi untuk pembahasan maupun voting final.

Di tengah penantian tersebut, kapitalisasi pasar kripto global berada di kisaran US$2,18 triliun pada 2 Agustus 2026. Bitcoin diperdagangkan di atas US$63.000, Ethereum berada di sekitar US$1.870, sedangkan XRP bergerak di atas US$1,07.

CLARITY Act Semakin Dekat, Tetapi Belum Pasti Lolos

CLARITY Act sebenarnya telah melewati sejumlah tahapan penting. RUU ini lolos di DPR AS pada Juli 2025 dengan perolehan suara 294 berbanding 134, kemudian memperoleh persetujuan bipartisan dari Senate Banking Committeepada Mei 2026 melalui voting 15 berbanding 9.

Pada 22 Juli lalu, Senator Cynthia Lummis juga merilis revisi terbaru CLARITY Act yang menggabungkan hasil pembahasan dari Komite Perbankan dan Komite Pertanian Senat.

Meski demikian, persetujuan di tingkat komite belum menjamin RUU tersebut langsung dibawa ke sidang pleno Senat. Hingga kini, belum ada pengajuan cloture motion, yaitu prosedur yang menjadi syarat sebelum Senat dapat melakukan voting final.

Lummis menyatakan pimpinan Senat masih berupaya membawa CLARITY Act ke agenda sidang sebelum anggota parlemen memasuki masa reses Agustus.

Baca juga: Wajib Tahu 20 Jenis Investasi Sebelum Beneran Mulai

Dukungan Bipartisan Jadi Penentu

Hambatan terbesar CLARITY Act saat ini berasal dari dinamika politik di Senat. Untuk menghentikan filibuster dan melanjutkan pembahasan menuju voting final, diperlukan sedikitnya 60 suara melalui proses cloture.

Partai Republik saat ini hanya menguasai 53 kursi, sehingga membutuhkan dukungan setidaknya tujuh senator Demokrat agar RUU tersebut dapat melaju ke tahap berikutnya.

Selain itu, muncul pembahasan mengenai proposal etik bipartisan yang dikabarkan tengah dipertimbangkan Gedung Putih. Keputusan terhadap proposal tersebut diperkirakan akan memengaruhi peluang CLARITY Act masuk ke agenda voting dalam waktu dekat.

Sementara itu, platform prediksi Polymarket kini hanya memberikan peluang sekitar 30% bagi CLARITY Act untuk resmi menjadi undang-undang pada 2026. Angka tersebut turun seiring belum adanya kepastian jadwal voting di Senat.

Dampak CLARITY Act terhadap Harga Bitcoin, Ethereum, dan XRP

Pelaku pasar menilai kepastian regulasi dapat menjadi katalis positif bagi aset kripto utama.

Bitcoin saat ini masih bertahan di atas area support penting US$62.000–US$63.000. Jika sentimen positif muncul dari perkembangan CLARITY Act, BTC berpotensi menguji level US$64.100, kemudian melanjutkan kenaikan menuju US$65.000 hingga US$66.000. Sebaliknya, jika turun di bawah US$62.000, struktur pemulihan berisiko melemah.

Ethereum masih bergerak di sekitar US$1.870. Penembusan di atas US$1.900 dapat membuka peluang kenaikan menuju US$1.950 hingga US$1.970, sedangkan penurunan di bawah US$1.800 berpotensi memicu tekanan jual lebih lanjut.

Di sisi lain, XRP diperdagangkan di sekitar US$1,07 dengan area pivot di US$1,06. Jika mampu menembus US$1,10, harga berpotensi mengarah ke US$1,13 hingga US$1,20. Namun apabila kehilangan support US$1,06, XRP berisiko kembali menuju level psikologis US$1,00.

Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

Senat telah kembali bersidang pada 3 Agustus, tetapi hingga kini belum ada kepastian kapan CLARITY Act akan dijadwalkan untuk voting.

Agar pembahasan dapat berlanjut, pimpinan Senat harus terlebih dahulu mengajukan cloture motion. Pengajuan prosedur tersebut akan menjadi sinyal paling kuat bahwa voting final segera dilaksanakan.

Dengan waktu yang semakin sempit menjelang masa reses Agustus, beberapa hari ke depan diperkirakan menjadi periode krusial bagi masa depan CLARITY Act. Selama kepastian regulasi belum tercapai, pergerakan Bitcoin, Ethereum, dan XRP diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh sentimen politik di Washington serta kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Perkembangan regulasi seperti CLARITY Act menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dapat memberikan dampak besar terhadap pergerakan pasar kripto. Karena itu, investor perlu terus mengikuti perkembangan terbaru agar dapat mengambil keputusan investasi dengan lebih bijak. Untuk mempelajari dunia aset kripto lebih dalam, mulai dari berita pasar, analisis, hingga edukasi seputar blockchain dan investasi, kunjungi FLOQ Academy melalui FLOQ Academy dan tingkatkan wawasan Anda sebelum berinvestasi.

Download aplikasi FLOQ di Play Storeatau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: 7 Perusahaan Investasi Terbesar di Dunia!

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device