Harga XRP hari ini, Rabu (16/9) kembali tertekan pada perdagangan hari ini setelah pasar kripto merespons negatif kegagalan Digital Asset Market Clarity Act untuk melaju dalam proses legislasi di Senat Amerika Serikat.
XRP tercatat turun 7,95 persen dalam 24 jam dan diperdagangkan di sekitar 1,29 dollar AS. Penurunan ini lebih dalam dibandingkan pelemahan pasar kripto secara keseluruhan yang berada di kisaran 1,83 persen.
Tekanan terhadap XRP datang ketika sentimen pasar sudah cenderung defensif menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).
Clarity Act Gagal Melaju, XRP Ikut Tertekan
Salah satu pemicu utama penurunan XRP adalah kegagalan Senat AS memajukan Digital Asset Market Clarity Act dalam pemungutan suara prosedural pada 15 September 2026.
Pemungutan suara tersebut hanya memperoleh 49 suara, sehingga tidak mencapai ambang 60 suara yang dibutuhkan untuk melanjutkan proses RUU.
Kegagalan tersebut menghapus salah satu katalis yang sebelumnya diantisipasi pasar untuk memberikan kejelasan regulasi aset digital di AS.
Bagi XRP, perkembangan regulasi AS menjadi perhatian khusus mengingat aset ini memiliki sejarah panjang dengan isu regulasi di Amerika Serikat.
Respons pasar kemudian terlihat melalui aksi jual yang cukup agresif. Pelaku pasar yang sebelumnya mengantisipasi perkembangan positif terkait regulasi berpotensi melakukan aksi ambil untung dan mengurangi eksposur setelah hasil voting diumumkan.
Harga XRP Tembus Support, Tekanan Bearish Menguat

Selain faktor regulasi, pelemahan XRP juga diperkuat oleh kondisi teknikal.
Dilaporkan CoinMarketCap, harga XRP telah bergerak turun melewati sejumlah level teknikal penting. XRP berada di bawah moving average 200 hari di sekitar $1,355 serta level Fibonacci retracement 38,2 persen di sekitar $1,42.
Kehilangan level tersebut dapat menjadi sinyal melemahnya struktur harga dalam jangka pendek sekaligus meningkatkan tekanan jual.
Dengan harga saat ini berada di sekitar $1,29, level $1,30 menjadi area yang perlu diperhatikan. Jika XRP mampu kembali menembus dan bertahan di atas level tersebut, tekanan jual berpotensi mereda.
Sebaliknya, apabila tekanan jual berlanjut, perhatian pasar akan tertuju pada support berikutnya.
Akankah XRP Bertahan di $1,25?
Dalam jangka pendek, $1,25 menjadi level kunci bagi pergerakan harga XRP.
Level tersebut berdekatan dengan area 50-day Exponential Moving Average (EMA), yang sebelumnya menjadi area masuknya pembeli ketika XRP mengalami tekanan jual.
Jika XRP mampu mempertahankan support $1,25, terdapat peluang terjadinya technical rebound menuju $1,30 hingga $1,34.
Namun, jika XRP justru menembus support tersebut, tekanan bearish berpotensi berlanjut dan membuka ruang penurunan menuju $1,20.
Indikator Relative Strength Index (RSI) 7 hari yang berada di sekitar 36,73 juga menunjukkan momentum jual yang cukup kuat. Meski demikian, kondisi tersebut belum menunjukkan oversold ekstrem sehingga ruang pelemahan masih perlu diperhatikan.

FOMC Jadi Katalis Berikutnya
Setelah kegagalan Clarity Act, perhatian pasar kini beralih ke keputusan kebijakan moneter The Fed.
Keputusan FOMC pada 17 September 2026 pukul 01.00 WIB akan menjadi katalis penting bagi aset berisiko, termasuk kripto.
Jika pernyataan The Fed dipandang hawkish, tekanan terhadap aset berisiko seperti XRP berpotensi berlanjut. Sebaliknya, nada kebijakan yang lebih dovish dapat memberikan ruang bagi aset kripto untuk mengalami technical rebound.
Dengan demikian, pergerakan XRP dalam beberapa jam ke depan akan sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan support $1,25, sekaligus bagaimana pasar merespons keputusan dan komunikasi The Fed.

Untuk saat ini, struktur jangka pendek XRP masih menghadapi tekanan bearish. Namun, kemampuan mempertahankan $1,25 dapat menjadi faktor penting untuk menentukan apakah XRP mampu melakukan rebound atau justru melanjutkan penurunan menuju $1,20.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading XRP, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai XRP dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Bitcoin Tertekan Jelang FOMC, Bertahan di $75.500 Bisa Jadi Sinyal Rebound





