Analisis Ethereum Hari Ini (14/9): ETH Berpeluang Tembus US$3.000 Jika Level Ini Jebol

Altcoin

14 Sep 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Ethereum (ETH) kembali menjadi perhatian pasar setelah analis kripto melihat peluang kenaikan menuju level US$3.000 pada pekan ini. Skenario tersebut terbuka apabila Ethereum mampu mencatatkan penutupan mingguan di atas area resistance US$2.550.

Pada perdagangan terbaru, harga Ethereum bergerak di kisaran US$2.500. Pergerakan ETH masih cenderung sideways setelah sempat mengalami reli dari area US$2.000 pada akhir Agustus.

Dikutip Coingape, analis kripto Ali Charts menilai Ethereum saat ini membentuk pola segitiga (triangle) pada grafik 12 jam. Pola tersebut berpotensi menjadi pemicu pergerakan harga berikutnya apabila ETH berhasil melakukan breakout.

Ali Charts juga mengacu pada pola serupa yang sebelumnya menghasilkan kenaikan sekitar 31 persen hanya dalam tiga hari. Jika pola tersebut kembali mengalami breakout, Ethereum berpotensi bergerak menuju US$3.000.

Namun, target tersebut masih berupa skenario, bukan kepastian harga. Ethereum perlu melewati sejumlah level penting terlebih dahulu untuk mengonfirmasi momentum bullish.

Resistance US$2.550 Jadi Level Penting Ethereum

Pada grafik empat jam, harga ETH berada di sekitar US$2.506 dan mencatat kenaikan sekitar 0,73 persen pada candle yang diamati.

Ethereum sebelumnya sempat naik hingga mendekati US$2.600 pada 11 September. Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama dan harga kembali bergerak di sekitar US$2.500.

Jika ETH mampu mempertahankan momentum dan menembus US$2.510, perhatian pasar berpotensi kembali tertuju pada resistance US$2.550. Level tersebut menjadi area penting karena breakout yang kuat dapat membuka jalan menuju level tertinggi terbaru di sekitar US$2.600.

Sebaliknya, apabila Ethereum kehilangan level US$2.490, tekanan jual berpotensi meningkat. Dalam skenario tersebut, area US$2.400 menjadi support berikutnya yang perlu diperhatikan investor.

Indikator teknikal juga menunjukkan momentum kenaikan belum terlalu kuat. MACD berada di 6,47, lebih rendah dibandingkan garis sinyal di 9,24. Histogram MACD yang berada di -2,76 menunjukkan momentum bullish mulai melemah.

Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di 51,77. Posisi tersebut masih sedikit di atas level netral 50 sehingga belum menunjukkan kondisi overbought maupun oversold.

Arus Dana ETF Ethereum Tembus US$216 Juta

Selain faktor teknikal, minat terhadap Ethereum juga terlihat dari arus dana produk ETF berbasis ETH.

Data SoSoValue menunjukkan ETF Ethereum mencatatkan arus dana masuk bersih sebesar US$216,41 juta pada 11 September. BlackRock melalui ETF ETHA menjadi penyumbang arus dana terbesar dengan US$148,82 juta.

ETF Ethereum dari Bitwise mencatatkan inflow sekitar US$29,09 juta. Sementara itu, ETHB milik BlackRock mencatat US$18,32 juta dan Fidelity FETH menerima US$11,40 juta.

Grayscale mencatat arus dana masuk sebesar US$5,09 juta, sedangkan VanEck ETHV menerima sekitar US$3,71 juta. Adapun Grayscale ETHE dan Franklin EZET tidak mencatatkan arus dana masuk baru pada sesi tersebut.

Secara historis, total inflow ETF Ethereum tercatat mencapai US$13,39 miliar, dengan total aset bersih sekitar US$16,31 miliar. Nilai tersebut setara dengan sekitar 5,28 persen dari kapitalisasi pasar Ethereum.

Keputusan The Fed dan CLARITY Act Jadi Katalis

Pergerakan Ethereum pekan ini juga berpotensi dipengaruhi oleh sentimen makroekonomi dan perkembangan regulasi aset kripto di Amerika Serikat.

Investor tengah menantikan pertemuan Federal Reserve pada 15–16 September. Keputusan terkait kebijakan suku bunga dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin dan Ethereum.

Selain itu, perkembangan CLARITY Act juga menjadi perhatian pasar kripto. Pemungutan suara prosedural di Senat AS pada 15 September berpotensi menjadi katalis tambahan bagi sentimen pasar.

Dengan demikian, level US$2.550 menjadi salah satu area penting untuk diperhatikan. Jika Ethereum mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, peluang menuju US$3.000 semakin terbuka.

Namun, kegagalan mempertahankan US$2.490 justru dapat membawa ETH menguji support US$2.400. Investor tetap perlu memperhatikan volatilitas pasar karena target harga US$3.000 merupakan proyeksi berdasarkan pola teknikal, bukan jaminan bahwa harga Ethereum akan mencapai level tersebut.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Ethereum, maupun aset kripto lainnya secarareal-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai ETH dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Robinhood Chain Tembus 200 Juta Transaksi, Meme Coin Jadi Mesin Utama

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device