Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Volatility

Pasar kripto dikenal sangat cepat berubah, kadang bisa membuat Kamu untung besar dalam waktu singkat, atau justru rugi mendalam dalam hitungan menit. Semua ini terjadi karena satu faktor utama: volatility. Bagi Sahabat Floq yang baru menjelajahi dunia aset digital, memahami konsep volatilitas adalah langkah awal yang penting sebelum mulai melakukan transaksi atau investasi.

 

Apa Itu Volatility?

 

Volatility, atau volatilitas, adalah ukuran tingkat fluktuasi harga sebuah aset dalam periode waktu tertentu. Semakin besar perubahan harga dalam waktu singkat, maka semakin tinggi volatilitasnya.

Dalam konteks aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, atau altcoin lainnya, volatilitas sering kali menjadi ciri khas. Nilai aset bisa naik atau turun puluhan persen hanya dalam beberapa jam, bahkan menit. Hal ini membuat aset kripto digolongkan sebagai high-risk, high-return.

Ciri-ciri Aset dengan Volatilitas Tinggi:

  • Pergerakan harga harian yang sangat tajam
  • Kesenjangan harga yang lebar antar candle (gap)
  • Respon pasar yang cepat terhadap berita atau sentimen global
  • Volume transaksi besar dalam waktu singkat

 

Bagaimana Volatility Terjadi?

 

Volatilitas di pasar kripto muncul karena beberapa faktor unik yang membedakan dari pasar tradisional. Berikut adalah penyebab umum yang membuat harga aset digital sangat fluktuatif:

1. Permintaan dan Penawaran yang Cepat Berubah

Pasar kripto masih relatif muda dan likuiditasnya belum sekuat pasar saham. Karena itu, pergeseran permintaan dan penawaran bisa memicu lonjakan atau penurunan harga secara drastis.

2. Spekulasi dan Sentimen Pasar

Sebagian besar investor kripto adalah trader spekulatif. Harga sering kali dipengaruhi oleh emosi, berita, rumor, atau pernyataan dari figur publik seperti CEO proyek atau influencer.

3. Berita Eksternal dan Regulasi

Isu seperti regulasi pemerintah, peretasan platform, hingga pengumuman makroekonomi dapat membuat pasar bereaksi ekstrem, menaikkan volatilitas dalam waktu singkat.

4. Whale Activity

Transaksi besar dari pemilik aset dalam jumlah besar (sering disebut whale) dapat menggerakkan harga secara signifikan karena pengaruh mereka terhadap likuiditas pasar.

 

Mengapa Volatility Penting Dipahami?

 

Potensi Keuntungan Tinggi

Bagi trader aktif, volatilitas justru menjadi peluang. Pergerakan harga yang tajam memungkinkan Kamu mendapatkan keuntungan cepat dari strategi jangka pendek seperti day trading atau swing trading.

Risiko Kerugian yang Sama Besarnya

Di sisi lain, volatilitas juga menjadi sumber risiko besar. Tanpa manajemen risiko yang tepat, Kamu bisa mengalami kerugian besar dalam waktu singkat, terutama jika menggunakan leverage atau trading tanpa strategi.

Dasar untuk Menyusun Strategi

Dengan memahami volatilitas, Kamu bisa menyesuaikan strategi investasi. Misalnya:

  • Memilih aset lebih stabil untuk investasi jangka panjang
  • Menggunakan stop-loss dan take-profit saat trading
  • Menentukan jumlah alokasi modal berdasarkan tingkat risiko

Indikator Teknikal yang Terkait

Untuk mengukur dan membaca volatilitas, banyak trader menggunakan alat analisis teknikal seperti:

  • Bollinger Bands: Mengukur seberapa jauh harga menyimpang dari rata-rata
  • Average True Range (ATR): Menunjukkan seberapa besar fluktuasi harga
  • Volatility Index (VIX): Umumnya digunakan di pasar tradisional, namun prinsipnya bisa diterapkan di kripto 

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device