
Two-Factor Authentication (2FA)
Apa Itu Two-Factor Authentication (2FA)?
Two-Factor Authentication (2FA) adalah metode keamanan yang mewajibkan pengguna untuk memverifikasi identitas mereka dengan dua jenis bukti berbeda sebelum bisa mengakses akun. Biasanya, bentuk verifikasi ini melibatkan kombinasi dari sesuatu yang Kamu tahu (misalnya kata sandi) dan sesuatu yang Kamu miliki (seperti kode OTP di smartphone atau aplikasi autentikasi).
Dengan 2FA, meskipun seseorang mengetahui kata sandi Kamu, mereka tetap tidak bisa mengakses akunmu tanpa kode kedua, yang biasanya hanya Kamu sendiri yang bisa dapatkan.
Bagaimana Cara Kerja 2FA?
Sistem 2FA bekerja dengan menambahkan lapisan pengamanan tambahan setiap kali pengguna mencoba login ke akun. Berikut langkah-langkahnya:
1. Login dengan Sandi
Langkah pertama sama seperti biasa: Kamu memasukkan username dan kata sandi ke platform crypto seperti exchange, wallet, atau DApp.
2. Verifikasi Faktor Kedua
Setelah login awal, sistem akan meminta kode verifikasi sebagai bentuk autentikasi kedua, yang bisa berupa:
- OTP (One-Time Password) dari aplikasi autentikator seperti Google Authenticator, Authy, atau Microsoft Authenticator
- Kode via SMS atau email
- Kunci keamanan fisik (hardware key) seperti YubiKey
- Biometrik, seperti sidik jari (pada beberapa aplikasi mobile)
3. Akses Diberikan
Jika kedua faktor berhasil diverifikasi, baru sistem akan memberikan akses ke akun Kamu.
Mengapa 2FA Penting dalam Dunia Crypto?
Dunia crypto tidak memiliki customer service yang bisa membatalkan transaksi atau mengembalikan dana yang dicuri. Oleh karena itu, keamanan akun adalah tanggung jawab pribadi penuh, dan 2FA menjadi benteng pertahanan yang sangat penting.
Berikut alasan kenapa 2FA wajib diaktifkan:
Melindungi Aset Digital
Tanpa 2FA, akun Kamu bisa dibobol hanya dengan satu kebocoran kata sandi. Dengan 2FA, pelaku harus melewati dua lapisan keamanan, yang secara drastis menurunkan risiko peretasan.
Menjaga Privasi Dompet dan Identitas
Banyak akun crypto terhubung dengan dompet pribadi, data KYC, atau bahkan aktivitas trading. 2FA menjaga semua data itu tetap aman.
Diperlukan oleh Banyak Platform
Sebagian besar exchange besar seperti Binance, Coinbase, dan Kraken mewajibkan atau sangat menyarankan pengguna untuk mengaktifkan 2FA sebelum mereka bisa trading atau menarik dana.
Jenis-Jenis 2FA yang Umum Digunakan
Berikut ini adalah beberapa jenis Two-Factor Authentication yang bisa Kamu temui:
Authenticator App (paling direkomendasikan)
Menghasilkan kode yang berubah setiap 30 detik dan bekerja offline. Lebih aman daripada SMS.
SMS atau Email OTP
Mudah digunakan, tetapi lebih rentan terhadap serangan SIM swap atau penyadapan jaringan.
Hardware Key (seperti YubiKey)
Perangkat fisik yang dihubungkan ke komputer atau smartphone untuk verifikasi login. Cocok untuk pengguna tingkat lanjut.
Biometrik (sidik jari/wajah)
Sering digunakan pada aplikasi mobile, tetapi tergantung pada keamanan perangkat itu sendiri.
Sahabat Floq, Two-Factor Authentication (2FA) bukan sekadar fitur tambahan, tapi garis pertahanan utama dalam menjaga keamanan akun dan aset digitalmu di dunia crypto. Mengingat transaksi blockchain tidak bisa dibatalkan, kehilangan akses berarti kehilangan aset selamanya. Jadi, kalau belum mengaktifkan 2FA di akun crypto milikmu, sekarang saatnya untuk melindungi dirimu lebih serius.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Type Checking
Proses verifikasi bahwa nilai data dalam kode sesuai dengan tipe data yang diharapkan. Digunakan dalam pemrograman untuk mencegah bug dan menjaga integritas logika aplikasi.
TypeScript Programming Language
Bahasa pemrograman open-source yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai superset dari JavaScript, dengan dukungan tipe statis. Digunakan luas dalam pengembangan aplikasi web dan blockchain karena meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan pengalaman debugging.
Typosquatting
Strategi penipuan digital di mana pelaku mendaftarkan domain atau nama proyek dengan kesalahan ketik dari yang asli untuk mengecoh pengguna. Sering digunakan untuk mencuri data login, aset digital, atau meniru proyek crypto populer.
Unbanked
Individu atau kelompok yang tidak memiliki akses ke layanan keuangan tradisional seperti rekening bank atau kredit. Solusi berbasis blockchain sering kali ditawarkan untuk menjangkau populasi ini dengan inklusi keuangan yang lebih luas.
Uncle Block (Ommer Block)
Blok yang valid namun tidak masuk ke dalam rantai utama karena dikalahkan oleh blok lain yang ditambang lebih cepat. Di beberapa blockchain seperti Ethereum, uncle block tetap mendapatkan sebagian hadiah untuk mendukung desentralisasi.


