
Typosquatting
Apa Itu Typosquatting?
Typosquatting adalah strategi penipuan di dunia digital yang memanfaatkan kesalahan ketik (typo) dari pengguna internet. Pelaku typosquatting akan mendaftarkan domain atau nama proyek yang sangat mirip dengan versi resminya—hanya berbeda satu huruf, angka, atau tanda baca—dengan tujuan mengecoh orang yang tidak sengaja mengetik alamat web atau nama proyek dengan salah.
Di dunia kripto, typosquatting sering digunakan untuk meniru dompet, bursa, atau proyek populer dengan tampilan yang sama persis, tapi sebenarnya adalah jebakan. Akibatnya, pengguna bisa kehilangan data login, private key, atau bahkan aset digital mereka.
Bagaimana Typosquatting Dilakukan?
Strategi typosquatting dilakukan dengan berbagai cara yang cerdik dan sering kali tidak langsung terlihat. Berikut ini beberapa metode yang umum digunakan:
1. Domain Mirip Tapi Salah Ketik
Pelaku mendaftarkan domain yang hampir sama dengan domain resmi, misalnya:
- floqq.co.id alih-alih floq.co.id
2. Penggunaan Karakter Mirip
Menggunakan karakter yang terlihat sama, seperti angka “0” menggantikan huruf “O”, atau huruf “l” kecil dengan huruf “I” besar.
3. Meniru Nama Proyek di Media Sosial
Membuat akun palsu di X (Twitter), Telegram, atau Discord dengan nama dan logo proyek asli, tapi username-nya berbeda sedikit.
4. Aplikasi Palsu di App Store
Mengunggah aplikasi wallet tiruan di Google Play atau App Store dengan nama dan ikon yang menyerupai aplikasi asli.
Mengapa Typosquatting Berbahaya?
Typosquatting bukan sekadar salah ketik—risikonya nyata dan bisa sangat merugikan:
Mencuri Aset Digital
Kamu bisa diarahkan ke situs palsu yang meminta Kamu untuk memasukkan seed phrase, private key, atau menandatangani transaksi yang sebenarnya adalah pencurian.
Phishing dan Data Breach
Website palsu bisa merekam credential login dan informasi sensitif lain yang bisa digunakan untuk menyerang akun crypto Kamu di kemudian hari.
Menurunkan Kepercayaan Komunitas
Typosquatting yang menyasar proyek kripto dapat menyebarkan penipuan atas nama proyek asli, sehingga merusak reputasi dan kepercayaan komunitas.
Cara Melindungi Diri dari Typosquatting
Agar Kamu tetap aman dari praktik ini, berikut beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan:
Selalu Periksa URL
Sebelum memasukkan informasi penting, pastikan alamat web 100% benar. Bookmark situs resmi jika perlu.
Gunakan DNS dan Wallet Verifikasi
Beberapa wallet memiliki fitur untuk memverifikasi domain atau smart contract sebelum berinteraksi.
Hindari Klik dari Sumber Tidak Dikenal
Jangan sembarangan klik tautan dari email, DM, atau grup Telegram—selalu verifikasi keasliannya terlebih dahulu.
Gunakan Two-Factor Authentication (2FA)
Untuk mengurangi risiko jika login Kamu bocor lewat situs palsu.
Ikuti Kanal Resmi Proyek Kripto
Gunakan link yang disediakan langsung dari situs resmi atau akun terverifikasi di media sosial.
Sahabat Floq, typosquatting memang terlihat sepele karena hanya bermodalkan "salah ketik", tetapi dampaknya bisa fatal. Di dunia crypto yang sifatnya tidak bisa dibatalkan, satu kesalahan klik bisa berarti kehilangan aset untuk selamanya. Maka dari itu, selalu waspada dan perhatikan detail sebelum melakukan aktivitas digital, terutama ketika berhubungan dengan wallet dan transaksi blockchain.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Unbanked
Individu atau kelompok yang tidak memiliki akses ke layanan keuangan tradisional seperti rekening bank atau kredit. Solusi berbasis blockchain sering kali ditawarkan untuk menjangkau populasi ini dengan inklusi keuangan yang lebih luas.
Uncle Block (Ommer Block)
Blok yang valid namun tidak masuk ke dalam rantai utama karena dikalahkan oleh blok lain yang ditambang lebih cepat. Di beberapa blockchain seperti Ethereum, uncle block tetap mendapatkan sebagian hadiah untuk mendukung desentralisasi.
Unconfirmed Transaction
Status transaksi di blockchain yang telah disiarkan tetapi belum mendapatkan konfirmasi dari jaringan. Biasanya bersifat sementara hingga blok berikutnya berhasil ditambang atau divalidasi.
UNI Token
Token tata kelola dari protokol Uniswap yang memungkinkan pemegangnya untuk memberikan suara atas perubahan dan pembaruan platform. Berperan dalam mendorong desentralisasi dan keterlibatan komunitas dalam pengambilan keputusan.
Uniswap
Bursa terdesentralisasi (DEX) berbasis Ethereum yang menggunakan Automated Market Maker (AMM) untuk memungkinkan perdagangan tanpa perantara. Salah satu pelopor dalam ekosistem Decentralized Finance (DeFi) dengan likuiditas tinggi dan adopsi luas.


