
Simplified Payment Verification (SPV)
Apa Itu Simplified Payment Verification (SPV)?
Simplified Payment Verification (SPV) adalah teknik verifikasi transaksi di jaringan Bitcoin yang tidak memerlukan unduhan penuh seluruh data blockchain. SPV digunakan oleh dompet ringan (lightweight wallet) agar tetap bisa memverifikasi transaksi dengan aman tanpa menyimpan semua blok data.
Sahabat Floq, teknologi ini dirancang agar siapa pun tetap bisa bertransaksi dengan Bitcoin melalui perangkat yang terbatas daya dan memorinya, seperti smartphone atau komputer dengan koneksi internet terbatas. SPV memungkinkan Kamu menggunakan Bitcoin tanpa harus menjadi node penuh (full node).
Bagaimana SPV Bekerja?
SPV bekerja dengan cara mengandalkan header blok dan bukti Merkle Tree untuk memverifikasi bahwa suatu transaksi telah dimasukkan ke dalam blok tertentu dan divalidasi oleh jaringan. Berikut proses sederhananya:
Dompet hanya mengunduh header blok
Setiap blok di jaringan Bitcoin memiliki “header” berukuran 80 byte yang berisi informasi penting seperti hash blok sebelumnya dan root Merkle Tree. Ini jauh lebih ringan dibanding seluruh data blok.
Verifikasi melalui Merkle Path
Saat Kamu menerima atau mengirim Bitcoin, dompet SPV akan meminta “Merkle proof” dari node penuh. Ini adalah jalur kriptografi yang membuktikan bahwa transaksi tertentu memang masuk ke blok yang valid.
Koneksi ke Full Node
Dompet SPV terhubung ke beberapa node penuh Bitcoin untuk meminta data dan memastikan transaksi benar-benar terjadi dan dikonfirmasi.
Tidak Memvalidasi Sendiri Seluruh Blok
Berbeda dengan full node yang memverifikasi setiap aturan jaringan, SPV hanya mempercayai bahwa mayoritas jaringan jujur. Maka, SPV tidak bisa mendeteksi transaksi palsu dari jaringan yang dikendalikan penyerang mayoritas.
Mengapa SPV Penting?
SPV berperan besar dalam adopsi Bitcoin secara luas, karena memberikan aksesibilitas tinggi tanpa mengorbankan seluruh keamanan.
1. Efisien dan Ringan
SPV memungkinkan Kamu menggunakan Bitcoin tanpa harus menyimpan ratusan gigabyte data, cocok untuk perangkat dengan kapasitas terbatas.
2. Cepat Digunakan
Waktu sinkronisasi sangat cepat karena hanya mengunduh header blok, bukan keseluruhan isi blockchain.
3. Cocok untuk Mobile Wallet
Sebagian besar dompet kripto di ponsel menggunakan SPV agar dapat berjalan optimal tanpa membebani baterai dan data internet.
4. Privasi Relatif Terjaga
Meskipun terhubung ke node publik, SPV tidak harus mengungkapkan saldo atau semua transaksi, karena hanya meminta data spesifik berdasarkan transaksi tertentu.
Namun, Sahabat Floq juga perlu tahu bahwa SPV memiliki keterbatasan keamanan jika dibandingkan dengan full node. Karena tidak memverifikasi seluruh blok, SPV bergantung pada kejujuran node lain. Dalam kondisi ekstrem, jika terhubung ke node yang jahat atau dimanipulasi jaringan, SPV bisa salah menilai status transaksi.
Oleh karena itu, SPV cocok untuk penggunaan sehari-hari dan transaksi ringan. Namun untuk verifikasi penuh dan privasi maksimal, node penuh tetap menjadi pilihan paling aman.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Slashing
Proses penalti yang diterapkan dalam protokol Proof-of-Stake (PoS) jika validator bertindak curang atau tidak bertanggung jawab. Hukuman ini bisa berupa pemotongan sebagian atau seluruh dana staking.
Slippage
Perbedaan antara harga yang diharapkan dalam perdagangan dan harga sebenarnya saat transaksi dieksekusi. Sering terjadi di pasar crypto yang volatil atau dengan likuiditas rendah.
Slot (Cardano)
Unit waktu terkecil dalam mekanisme konsensus Ouroboros pada jaringan Cardano, di mana satu slot dapat dipilih untuk memproduksi blok. Slot berperan penting dalam menjaga efisiensi dan sinkronisasi jaringan.
Smart Contract
Program otomatis yang berjalan di blockchain dan secara langsung mengeksekusi perjanjian digital tanpa perantara. Memungkinkan transparansi, keandalan, dan efisiensi dalam berbagai transaksi dan aplikasi.
Smart Contract Audit
Proses peninjauan kode kontrak pintar oleh pihak ketiga untuk mengidentifikasi bug, celah keamanan, atau kerentanan logika. Audit ini penting untuk mencegah eksploitasi dan memastikan kepercayaan pengguna.


