
Side Channel Attack
Apa Itu Side Channel Attack?
Side Channel Attack adalah jenis serangan siber canggih yang tidak langsung menargetkan kelemahan algoritma kriptografi itu sendiri, tetapi mengeksploitasi informasi fisik atau perilaku sistem saat menjalankan proses kriptografi. Artinya, peretas tidak membobol kode, melainkan menguping “jejak” yang ditinggalkan saat sistem bekerja, seperti pola waktu, fluktuasi listrik, atau bahkan suara prosesor.
Sahabat Floq, serangan ini sangat berbahaya karena dapat digunakan untuk mencuri private key, PIN, password, atau data terenkripsi lainnya, bahkan dari sistem yang secara teori sangat aman.
Bagaimana Side Channel Attack Bekerja?
Berbeda dari serangan tradisional seperti brute force atau phishing, Side Channel Attack memanfaatkan data sampingan (side channel) yang dihasilkan selama proses komputasi. Berikut adalah beberapa bentuk umum dari teknik ini:
1. Timing Attack
Mengukur waktu eksekusi operasi kriptografi. Perbedaan waktu sangat kecil bisa mengungkap bagian dari kunci enkripsi.
2. Power Analysis
Menganalisis konsumsi daya dari perangkat, seperti smart card atau hardware wallet, untuk mengetahui pola perhitungan yang dilakukan.
3. Electromagnetic Attack
Menggunakan sensor untuk menangkap emisi elektromagnetik yang keluar dari perangkat saat menjalankan proses enkripsi atau dekripsi.
4. Acoustic Attack
Dalam kasus ekstrem, suara yang dihasilkan oleh prosesor atau komponen hardware saat bekerja bisa dikonversi menjadi data yang berguna untuk membongkar kunci.
5. Cache Attack
Memanfaatkan perilaku cache CPU untuk mendeteksi bagian memori yang digunakan oleh aplikasi kriptografi.
Mengapa Side Channel Attack Berbahaya?
Meskipun terdengar teknis dan sulit dilakukan, side channel attack sangat efektif terhadap perangkat keras kripto seperti hardware wallet, chip smart card, dan server enkripsi yang menyimpan kunci sensitif.
Berikut beberapa alasan kenapa serangan ini patut diwaspadai:
1. Menembus Sistem yang Tampak Aman
Bahkan jika algoritma enkripsinya kuat seperti AES atau RSA, peretas tetap bisa mendapatkan kunci rahasia dengan mengamati perilaku perangkat.
2. Sulit Dideteksi
Serangan ini tidak mengubah data atau sistem secara langsung, sehingga sangat sulit dideteksi oleh sistem keamanan konvensional.
3. Berbasis Fisik, Bukan Logika
Side channel attack tidak membutuhkan akses administratif. Cukup berada dalam jarak tertentu atau memiliki sensor untuk mengamati “jejak” aktivitas perangkat.
4. Ancaman Nyata bagi Hardware Wallet
Perangkat seperti Trezor, Ledger, dan sejenisnya bisa jadi target jika tidak memiliki proteksi terhadap serangan fisik atau elektromagnetik.
Pencegahan Terhadap Side Channel Attack
Untuk menghindari ancaman ini, produsen perangkat kripto dan pengguna harus mengadopsi pendekatan keamanan yang menyeluruh:
- Desain hardware anti-leakage: Menggunakan noise generator, sirkuit yang tidak mudah ditebak, dan proteksi fisik terhadap pengamatan luar.
- Software-level randomization: Menambahkan waktu acak dalam proses kriptografi agar timing attack lebih sulit dilakukan.
- Lingkungan isolasi: Menyimpan dan mengakses perangkat kriptografi hanya di lokasi aman dan jauh dari pengawasan pihak ketiga.
- Pemantauan perangkat keras: Menggunakan hardware yang sudah diuji terhadap serangan side channel dan memiliki sertifikasi keamanan.
Side Channel Attack mengingatkan bahwa keamanan kripto tidak hanya soal kode dan algoritma, tetapi juga soal interaksi fisik dan operasional perangkat. Memahami cara kerja serangan ini membuat Kamu bisa lebih bijak memilih hardware wallet atau perangkat keamanan digital yang tahan terhadap eksploitasi non-tradisional.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Sidechain
Blockchain terpisah yang berjalan paralel dengan blockchain utama dan memungkinkan transfer aset antar keduanya. Memberikan fleksibilitas dan skalabilitas tambahan tanpa membebani jaringan utama.
Signal
Indikator atau peringatan yang menunjukan potensi pergerakan harga aset berdasarkan analisis teknikal atau algoritma. Digunakan oleh trader untuk menentukan waktu masuk atau keluar dari pasar.
Silk Road
Marketplace online di dark web yang terkenal karena transaksi ilegal yang menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran utama. Ditutup oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) pada 2013 dan sering dianggap sebagai titik awal keterkenalan Bitcoin secara luas.
Sim Swap
Serangan manipulatif terhadap operator seluler untuk mengambil alih kendali nomor ponsel target, memungkinkan pelaku menyusup ke akun penting seperti dompet crypto dan email. Biasanya digunakan untuk mencuri aset digital atau identitas.
Simple Agreement for Future Token (SAFT)
Perjanjian investasi antara pengembang proyek blockchain dan investor, di mana token akan dikirimkan di masa depan setelah proyek beroperasi penuh. Model ini dirancang untuk mematuhi regulasi sekuritas sambil mendanai proyek tahap awal.


