Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Pre-Sale

Apa Itu Pre-Sale?

Sahabat Floq, Pre-Sale adalah penawaran token kepada investor dalam jumlah terbatas sebelum dijual secara luas ke publik melalui tahap seperti Initial Coin Offering (ICO), Initial Exchange Offering (IEO), atau Initial Decentralized Exchange Offering (IDO). Pre-sale biasanya dilakukan dengan harga lebih murah dibanding harga publik sebagai insentif bagi early investor yang mengambil risiko mendukung proyek sejak awal pengembangan.

Pre-sale menjadi salah satu metode pendanaan awal yang penting bagi startup blockchain untuk memperoleh modal pengembangan sebelum meluncurkan produk mereka ke pasar.

 

Bagaimana Cara Kerja Pre-Sale?

Berikut cara kerja Pre-Sale agar Kamu memahaminya dengan mudah:

Penetapan Alokasi dan Harga Token

Tim proyek menentukan jumlah token yang akan dijual di tahap pre-sale serta harga per token, yang umumnya lebih rendah dari harga listing publik sebagai bentuk apresiasi untuk investor awal.

Pengumuman dan Whitelisting

Pre-sale diumumkan kepada komunitas dan investor strategis. Beberapa proyek menggunakan sistem whitelisting, di mana hanya wallet yang lolos verifikasi (KYC atau tugas komunitas tertentu) yang dapat berpartisipasi.

Pembelian Token oleh Investor Awal

Investor yang terdaftar dapat membeli token sesuai alokasi maksimal yang ditentukan. Pembelian dilakukan dengan stablecoin (USDT, USDC) atau crypto lain sesuai ketentuan proyek.

Lock-Up dan Vesting Period

Token pre-sale biasanya memiliki lock-up atau vesting period untuk mencegah investor awal menjual langsung saat listing, sehingga harga di market tetap stabil. Contoh: 10% rilis saat TGE (Token Generation Event), sisanya vested selama 6-12 bulan.

Penggunaan Dana Pre-Sale

Dana yang diperoleh digunakan tim proyek untuk membiayai pengembangan produk, audit smart contract, legal compliance, marketing, dan liquidity provision di exchange.

 

Mengapa Pre-Sale Penting?

Pre-sale memiliki peran strategis dalam ekosistem proyek blockchain karena:

1. Mendukung Pendanaan Awal

Pre-sale membantu proyek mengumpulkan modal awal sebelum peluncuran publik, memastikan pengembangan produk berjalan lancar dan sesuai roadmap.

2. Memberikan Kesempatan kepada Investor Awal

Investor pre-sale mendapatkan harga lebih murah sehingga memiliki potensi profit lebih besar saat token listing di exchange dengan harga market.

3. Membangun Dukungan Komunitas

Pre-sale menciptakan early supporter yang akan mempromosikan proyek, aktif di komunitas, dan menjadi user awal saat produk diluncurkan.

4. Validasi Minat Pasar

Dengan adanya pre-sale yang berhasil, proyek dapat mengukur minat pasar terhadap token mereka sebelum peluncuran publik yang lebih besar.

5. Menunjukkan Kesiapan Proyek

Proyek yang mengadakan pre-sale dengan struktur tokenomics jelas, vesting transparan, dan legal compliance menunjukkan keseriusan tim dalam membangun ekosistem berkelanjutan.

Namun, Sahabat Floq juga perlu berhati-hati karena pre-sale berisiko tinggi jika dilakukan pada proyek tanpa whitepaper jelas, tokenomics sehat, atau tim developer yang transparan. Selalu lakukan riset mendalam sebelum berpartisipasi dalam pre-sale apa pun.

Dengan memahami Pre-Sale, Kamu dapat menilai peluang dan risiko early investment di dunia crypto dengan lebih bijak dan strategis sesuai profil risiko Kamu.

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device