
Prediction Markets
Apa Itu Prediction Markets?
Sahabat Floq, Prediction Markets adalah pasar terdesentralisasi di mana partisipan dapat membeli atau menjual saham atas hasil suatu kejadian tertentu, seperti pemilu, cuaca ekstrem, perilisan produk teknologi, atau harga aset crypto di masa depan. Nilai saham dalam prediction markets mencerminkan probabilitas atau kemungkinan hasil suatu kejadian berdasarkan collective intelligence dari para partisipan market.
Dalam ekosistem blockchain, prediction markets menjadi lebih transparan dan trustless karena dijalankan oleh smart contract tanpa otoritas pusat yang mengatur pasar.
Bagaimana Cara Kerja Prediction Markets?
Berikut cara kerja Prediction Markets agar Kamu memahaminya dengan mudah:
Pembuatan Pasar Prediksi
Siapa saja dapat membuat pasar prediksi pada platform prediction markets, menentukan event (misalnya, “Apakah BTC akan mencapai $100,000 sebelum 31 Desember?”) dan possible outcomes (Ya/Tidak).
Pembelian dan Penjualan Shares
Partisipan membeli shares (saham prediksi) untuk outcome yang mereka yakini akan terjadi. Harga shares berkisar antara $0 - $1. Jika harga share outcome “Ya” adalah $0.70, artinya pasar menilai peluang outcome tersebut sebesar 70%.
Nilai Probabilitas Berdasarkan Market
Harga shares berubah tergantung supply dan demand. Semakin banyak orang membeli outcome tertentu, semakin tinggi nilainya. Prediction markets menciptakan price discovery yang mencerminkan collective intelligence komunitas.
Resolusi Outcome
Setelah event selesai, outcome ditentukan berdasarkan oracle atau sumber data tepercaya on-chain. Shares outcome yang benar akan dibayar penuh ($1 per share), sedangkan outcome salah tidak memiliki nilai.
Trustless dan Terdesentralisasi
Prediction markets di blockchain menggunakan smart contract yang memastikan transparansi dan tidak dapat dimanipulasi oleh admin terpusat. Contoh platform prediction markets terdesentralisasi adalah Augur dan Polymarket.
Mengapa Prediction Markets Penting?
Prediction markets memiliki peran strategis dalam ekosistem blockchain dan kehidupan sehari-hari karena:
1. Menghasilkan Informasi Probabilitas yang Akurat
Dengan melibatkan banyak partisipan yang memiliki informasi berbeda, prediction markets sering memberikan probabilitas outcome lebih akurat dibanding polling biasa.
2. Mendukung Desentralisasi dan Transparansi
Di blockchain, prediction markets berjalan secara trustless dan transparan, sehingga tidak ada pihak yang dapat memanipulasi hasil pasar.
3. Menjadi Alat Hedging dan Spekulasi
Trader menggunakan prediction markets untuk hedging terhadap event tertentu atau spekulasi jangka pendek berdasarkan analisa mereka tentang kemungkinan outcome.
4. Menginformasikan Pengambilan Keputusan
Prediction markets dapat digunakan perusahaan, pemerintah, atau organisasi untuk mengukur ekspektasi masyarakat tentang kebijakan, perilisan produk, atau hasil event penting.
5. Inovasi Web3 dan DeFi
Prediction markets menjadi salah satu use case Web3 yang menggabungkan decentralized finance (DeFi), oracle data, dan gamifikasi dalam satu produk, mendukung adopsi blockchain lebih luas.
Namun, Sahabat Floq perlu memahami risiko prediction markets seperti kemungkinan kehilangan modal jika prediksi outcome salah, serta risiko regulasi di beberapa negara yang melarang betting berbasis outcome event tertentu.
Dengan memahami Prediction Markets, Kamu dapat melihat bagaimana mekanisme pasar prediksi ini berperan dalam menghasilkan data probabilitas terdesentralisasi yang akurat dan menciptakan peluang baru di ekosistem blockchain.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Price Impact
Selisih antara harga pasar dan harga aktual akibat metrik transaksi yang besar dalam likuiditas terbatas. Umumnya terjadi di Automated Market Makers (AMMs) saat swap token besar.
Privacy Coin
Aset crypto yang dirancang khusus untuk menjaga anonimitas pengguna dan menyembunyikan detail transaksi. Contoh populer termasuk Monero (XMR) dan Zcash (ZEC).
Private Blockchain
Jaringan blockchain tertutup yang hanya dapat diakses oleh entitas tertentu dengan izin khusus. Umumnya digunakan dalam lingkungan korporat untuk kebutuhan privasi dan efisiensi internal.
Private Key
Kode kriptografi rahasia yang memberi akses penuh ke aset crypto milik pengguna. Siapa pun yang memiliki private key dapat mengontrol dana terkait.
Profit and Loss (P&L) Statement
Laporan keuangan yang mencerminkan pendapatan, biaya, dan keuntungan atau kerugian selama periode tertentu. Membantu dalam evaluasi performa trading atau usaha berbasis crypto.


