
Overbought
Apa Itu Overbought?
Overbought adalah kondisi di mana harga suatu aset kripto dianggap sudah terlalu tinggi jika dibandingkan dengan nilai wajarnya berdasarkan analisis teknikal. Saat aset berada di area overbought, banyak trader melihatnya sebagai sinyal bahwa harga mungkin akan segera turun atau setidaknya mengalami konsolidasi.
Dalam istilah sederhana, overbought artinya pasar sudah "kemahalan". Ini bukan berarti harga pasti langsung turun, tapi kemungkinan tekanan jual akan meningkat karena banyak trader yang ingin ambil untung.
Ciri-Ciri Umum Overbought:
- Harga sudah naik tajam dalam waktu singkat
- Volume beli sangat tinggi
- Indikator teknikal menunjukkan sinyal jenuh beli (buying pressure terlalu kuat)
Bagaimana Overbought Diukur?
Untuk mengenali kondisi overbought, Sahabat Floq bisa menggunakan indikator teknikal. Salah satu alat paling populer adalah Relative Strength Index (RSI).
RSI (Relative Strength Index)
- Skala RSI berada di angka 0–100
- RSI di atas 70 = potensi overbought
- RSI di bawah 30 = potensi oversold
Ketika RSI menyentuh angka di atas 70, itu artinya aset sedang dalam tekanan beli ekstrem. Banyak trader akan mulai berhati-hati atau bahkan mempertimbangkan untuk menjual.
Selain RSI, indikator lain yang bisa digunakan:
- Stochastic Oscillator
- MACD (Moving Average Convergence Divergence)
- Bollinger Bands saat harga menyentuh batas atas
Semua indikator ini membantu Kamu memahami apakah pasar sudah "lelah" mendorong harga naik dan bersiap untuk koreksi.
Mengapa Memahami Overbought Penting?
Membantu Mengelola Risiko
Dengan mengenali sinyal overbought, Kamu bisa menghindari membeli aset di puncak harga. Ini penting agar tidak terjebak membeli mahal lalu mengalami penurunan nilai tak lama setelahnya.
Strategi Take-Profit Lebih Akurat
Sahabat Floq bisa menggunakan kondisi overbought sebagai pertimbangan untuk take-profit. Saat harga mulai melemah dari area jenuh beli, itu bisa jadi momen untuk mengunci keuntungan.
Menentukan Momen Koreksi
Meski tidak selalu diikuti oleh penurunan drastis, kondisi overbought seringkali menjadi awal koreksi jangka pendek. Ini memberi peluang untuk buy the dip setelah harga mulai turun kembali.
Kombinasi dengan Analisis Lain
Overbought paling efektif digunakan bersama dengan analisis tren, pola candlestick, dan volume. Kombinasi ini bisa meningkatkan akurasi sinyal dan membantu pengambilan keputusan trading yang lebih bijak.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Oversold
Kondisi pasar di mana harga aset dianggap terlalu rendah secara teknikal dan berpotensi mengalami rebound. Digunakan oleh trader sebagai sinyal potensi pembalikan arah harga.
Pair
Pasangan dua aset yang diperdagangkan satu sama lain di bursa, seperti BTC/ETH atau USDT/ADA. Menunjukan nilai satu aset terhadap aset lainnya.
Paper Trading
Simulasi perdagangan aset di mana pengguna bisa belajar dan menguji strategi tanpa menggunakan uang sungguhan. Cocok untuk pemula atau trader yang ingin bereksperimen tanpa risiko.
Paper Wallet
Pendapatan yang diperoleh secara berkala tanpa harus terus-menerus aktif bekerja, seperti dari staking, yield farming, atau royalti Non-Fungible Token (NFT). Menjadi salah satu daya tarik utama ekosistem Decentralized Finance (DeFi).
Participation Node
Node dalam jaringan blockchain yang berpartisipasi dalam validasi transaksi, pengambilan keputusan, atau staking. Peran ini penting dalam menjaga desentralisasi dan keamanan sistem.


