
Operating System (OS)
Apa Itu Operating System (OS)?
Operating System atau sistem operasi adalah perangkat lunak inti yang mengatur semua sumber daya pada komputer, seperti CPU, memori, penyimpanan, hingga perangkat keras lainnya. Tanpa OS, komputer atau perangkat tidak akan tahu bagaimana menjalankan aplikasi, termasuk aplikasi kripto seperti wallet digital atau software node blockchain.
Beberapa contoh OS yang umum dipakai antara lain Windows, macOS, Linux, dan Android. Dalam konteks kripto, OS yang ringan, stabil, dan open-source seperti Linux sering digunakan oleh developer, miner, dan operator node.
Contoh Penggunaan OS dalam Dunia Kripto:
- Menjalankan wallet kripto seperti MetaMask Desktop atau Electrum
- Mengoperasikan node blockchain seperti Bitcoin Core atau Ethereum Geth
- Mengelola rig penambangan menggunakan OS khusus seperti HiveOS atau RaveOS
- Menjalankan aplikasi DeFi, NFT, atau DApp melalui browser di OS mobile maupun desktop
Bagaimana Operating System Bekerja?
Setiap kali Kamu menyalakan komputer atau smartphone, OS akan langsung aktif untuk mengatur seluruh aktivitas di perangkat tersebut. Ia bertindak sebagai "jembatan" antara perangkat keras dan perangkat lunak.
Dalam dunia blockchain dan kripto, OS memiliki fungsi spesifik seperti:
1. Menjalankan Aplikasi Kripto
Dompet digital, exchange desktop, atau client node semuanya membutuhkan OS untuk bisa dibuka dan berfungsi. Tanpa OS, aplikasi ini hanya sekumpulan kode yang tidak bisa dijalankan.
2. Mengelola Sumber Daya Komputasi
Rig penambangan membutuhkan OS untuk mendistribusikan beban kerja GPU, mengatur koneksi jaringan, dan memantau suhu serta efisiensi perangkat.
3. Mendukung Pengembangan Blockchain
Developer blockchain biasanya menggunakan OS berbasis Linux karena fleksibilitasnya. Tools seperti Docker, CLI node, dan editor kode berjalan optimal di OS yang ringan dan open-source.
4. Keamanan Sistem
OS juga bertugas menjaga keamanan sistem dari malware, serangan siber, dan akses tidak sah. Ini sangat penting saat Kamu menjalankan node pribadi atau menyimpan private key dalam wallet lokal.
Mengapa Operating System Penting untuk Dunia Kripto?
Mendukung Infrastruktur Blockchain
Blockchain tidak berdiri sendiri. Ia butuh perangkat keras dan perangkat lunak yang mendukung, termasuk OS yang stabil. Setiap node yang aktif di jaringan Ethereum, Solana, atau Bitcoin dijalankan di atas OS.
Optimasi Performa Mining
Buat Sahabat Floq yang tertarik di dunia mining, OS seperti HiveOS memungkinkan Kamu memantau performa rig secara real-time, melakukan overclock, dan mengatur pool mining dengan mudah.
Keamanan Dompet Kripto
Dompet cold wallet atau software wallet yang berjalan di komputer lokal sangat bergantung pada OS yang aman dan terlindungi. OS yang rawan virus bisa menjadi celah kebocoran private key.
Landasan untuk Aplikasi Web3
Aplikasi Web3 seperti DApp atau NFT marketplace tidak hanya berjalan di browser, tapi juga membutuhkan sistem operasi yang mendukung lingkungan kerja modern seperti WebAssembly, virtual machine, dan plugin browser.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Orange Pill
Istilah komunitas Bitcoin untuk menggambarkan momen ketika seseorang mulai memahami dan menerima nilai Bitcoin. Terinspirasi dari metafora pil merah dalam film The Matrix.
Order Book
Daftar pesanan beli dan jual terbuka di bursa crypto yang mencerminkan harga dan volume permintaan. Digunakan trader untuk menilai likuiditas dan dinamika pasar.
Orphan
Blok atau transaksi yang ditolak oleh jaringan karena tidak menjadi bagian dari rantai utama. Biasanya terjadi akibat konflik dalam proses validasi atau karena kalah dalam persaingan penambangan.
Ouroboros Praos
Versi lanjutan dari algoritma konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang digunakan oleh Cardano, dirancang untuk skalabilitas dan keamanan yang lebih tinggi. Menggabungkan privasi pemilih slot dan ketahanan terhadap serangan adaptif.
Over Collateralization
Praktik menyediakan jaminan dalam jumlah lebih besar dari nilai pinjaman yang diambil untuk mengurangi risiko gagal bayar. Umum digunakan dalam protokol Decentralized Finance (DeFi) untuk menjaga stabilitas dan keamanan sistem pinjaman.


