Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Dominance

Apa Itu Dominance Crypto? Cara Simpel Buat Baca Arah Pasar

Pernah nggak kamu buka aplikasi crypto, terus lihat Bitcoin lagi naik kencang. Kamu langsung senang karena mikir semua aset bakal ikut hijau. Tapi pas cek portofolio, eh... altcoin yang kamu pegang malah merah.

Atau kebalikannya. Bitcoin lagi santai-santai aja, tapi Solana, Ethereum, atau altcoin lain malah terbang tinggi. Kalau pernah ngalamin hal kayak gini, tenang. Kamu nggak sendirian.

Banyak orang yang baru masuk dunia crypto biasanya cuma fokus lihat harga aset yang mereka punya. Padahal, di balik semua pergerakan itu, sebenarnya ada satu indikator yang bisa kasih gambaran lebih luas tentang apa yang lagi terjadi di pasar.

Namanya Dominance.

Meski kedengarannya teknis, sebenarnya konsep dominance gampang banget dipahami. Ibaratnya, dominance itu seperti kompas yang nunjukin ke mana "uang" para investor lagi bergerak. Kalau kamu paham cara bacanya, kamu nggak cuma lihat harga naik atau turun, tapi juga bisa ngerti kenapa itu terjadi.

Jadi, Apa Sih Dominance Itu?

Singkatnya, dominance adalah persentase nilai pasar (market cap) suatu aset dibandingkan total nilai seluruh pasar crypto.

Biar lebih kebayang, coba bayangin pasar crypto itu seperti satu loyang pizza. Total pizza adalah seluruh nilai pasar crypto. Nah, setiap potong pizza mewakili satu aset. Ada Bitcoin, Ethereum, Solana, Avalanche, sampai stablecoin. Kalau ternyata setengah pizza itu milik Bitcoin, artinya Bitcoin Dominance ada di angka sekitar 50%. Contohnya begini.

  • Total market crypto = US$2 triliun
  • Market cap Bitcoin = US$1 triliun

Berarti: Bitcoin Dominance = (1 ÷ 2) × 100% = 50%

Artinya, separuh nilai seluruh pasar crypto berasal dari Bitcoin. Makin besar angkanya, makin besar juga pengaruh Bitcoin terhadap pergerakan pasar.

Kenapa Dominance Penting?

Kalau harga itu ibarat hasil pertandingan, dominance adalah cerita di balik pertandingan itu. Dominance bisa kasih tahu kamu bagaimana psikologi pasar lagi bekerja. Investor itu, sama seperti manusia pada umumnya, sering mengambil keputusan berdasarkan emosi. Kadang takut, kadang terlalu optimis. Nah, perubahan emosi massal itu sering tercermin lewat dominance.

1. Bisa Jadi Petunjuk Lagi Takut atau Lagi Optimis

Saat kondisi pasar lagi nggak jelas, biasanya investor cenderung main aman. Mereka mulai mengalihkan dana ke Bitcoin karena dianggap aset crypto yang paling mapan. Akibatnya, Bitcoin Dominance naik. Sebaliknya, kalau pasar lagi percaya diri dan optimis, investor mulai berani mengambil risiko yang lebih besar. Dana mulai mengalir ke Ethereum, Solana, Avalanche, dan berbagai altcoin lainnya. Kalau ini terjadi, biasanya Bitcoin Dominance perlahan turun. Makanya banyak trader menjadikan dominance sebagai salah satu indikator buat membaca sentimen pasar.

2. Bantu Menyusun Portofolio

Dominance juga bisa jadi bahan pertimbangan saat kamu mau mengatur komposisi aset. Misalnya, ketika Bitcoin Dominance terus naik, sebagian investor memilih memperbesar porsi Bitcoin karena dinilai lebih defensif. Sebaliknya, saat dominance mulai turun dan altcoin mulai ramai dilirik, sebagian orang mulai menambah eksposur ke aset lain. Tentu saja ini bukan aturan wajib. Dominance bukan sinyal beli atau jual. Tapi setidaknya, kamu punya gambaran lebih luas sebelum mengambil keputusan.

3. Bisa Lihat Uang Investor Lagi Mengalir ke Mana

Bayangin crypto itu seperti sebuah mal. Uangnya nggak benar-benar hilang. Yang berubah cuma toko mana yang lagi ramai didatangi. Kadang semua orang masuk ke toko Bitcoin. Kadang pindah ke Ethereum. Kadang malah memilih "nunggu di parkiran" lewat stablecoin sambil melihat situasi. Nah, dominance membantu kamu melihat perpindahan "pengunjung" itu. Jadi kamu nggak cuma lihat harga, tapi juga ngerti ke mana perhatian pasar sedang bergeser.

Cara Menghitung Dominance

Tenang, rumusnya nggak ribet.

Dominance = (Market Cap Aset ÷ Total Market Cap Crypto) × 100%

Misalnya Ethereum punya market cap US$400 miliar. Sementara total market crypto mencapai US$2 triliun. Berarti:

Ethereum Dominance = (400 miliar ÷ 2 triliun) × 100% = 20%

Sederhana, kan? Yang perlu diingat, angka ini bisa berubah setiap saat karena harga crypto bergerak terus selama 24 jam.

Dominance Nggak Cuma Milik Bitcoin

Dulu, Bitcoin pernah menguasai hampir 90% pasar crypto. Waktu itu pilihannya memang belum banyak. Sekarang situasinya jauh berbeda. Ribuan proyek blockchain bermunculan dengan berbagai fungsi. Ada yang fokus di DeFi, NFT, gaming, AI, sampai tokenisasi aset. Karena itu, sekarang banyak investor juga memperhatikan indikator lain, misalnya:

  • Ethereum Dominance, untuk melihat seberapa besar pengaruh Ethereum dalam ekosistem smart contract.
  • Stablecoin Dominance, yang sering dipakai buat membaca apakah investor sedang memilih menunggu di aset yang lebih stabil.

Lalu ada istilah Altcoin Season, yaitu fase ketika banyak altcoin naik lebih cepat dibanding Bitcoin. Biasanya kondisi ini terjadi saat Bitcoin Dominance mulai menurun.

Dominance Itu Sebenarnya Cerminan Psikologi Investor

Yang bikin dominance menarik bukan cuma angkanya. Tapi apa yang ada di balik angka tersebut. Saat banyak orang berbondong-bondong membeli Bitcoin, biasanya ada rasa ingin mencari "tempat yang lebih aman." 

Sebaliknya, saat altcoin mulai naik satu per satu, muncul efek FOMO. "Kalau nggak beli sekarang, nanti ketinggalan." Padahal belum tentu begitu. Dominance membantu kamu melihat perilaku investor secara keseluruhan, bukan cuma pergerakan harga satu aset.

Cara Simpel Membaca Dominance

Supaya nggak bingung, kamu bisa pakai tiga langkah sederhana.

Lihat. Dominance lagi naik, turun, atau jalan di tempat?

Pahami. Kenapa bisa begitu? Apakah pasar lagi takut? Lagi optimis? Atau ada sentimen besar yang sedang terjadi?

Baru Putuskan. Jangan buru-buru beli atau jual hanya karena melihat satu angka. Gabungkan dominance dengan analisis lain supaya keputusanmu lebih matang.

Jangan Anggap Dominance Sebagai Alat Ramalan

Ini yang paling penting. Dominance bukan indikator ajaib yang bisa menebak harga besok bakal naik atau turun. Angka ini cuma membantu kamu melihat "gambaran besarnya."

Ibarat naik mobil, dominance itu seperti melihat kondisi jalan lewat Google Maps. Kamu jadi tahu jalurnya sedang ramai atau lancar. Tapi tetap saja, yang menentukan cara mengemudi adalah kamu sendiri.

Dunia crypto bergerak cepat. Kadang yang hari ini jadi primadona, besok bisa tergeser oleh aset lain. Karena itu, jangan cuma fokus melihat harga. Coba biasakan juga melihat bagaimana uang investor bergerak, bagaimana sentimen pasar berubah, dan bagaimana dominance ikut bergerak.

Semakin kamu memahami gambaran besar pasar, semakin kecil kemungkinan mengambil keputusan hanya karena panik atau ikut-ikutan. Ingat, tujuan investasi bukan sekadar mencari cuan cepat. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan mengambil keputusan yang lebih tenang, lebih rasional, dan sesuai dengan tujuan keuanganmu.

 

Pelajari istilah kripto lainnya:

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device