
Drawdown
Dalam dunia investasi, terutama di pasar crypto yang sangat volatil, memahami konsep drawdown sangat penting. Drawdown adalah penurunan nilai investasi dari puncak tertingginya ke titik terendah dalam periode tertentu. Ukuran ini digunakan untuk menilai tingkat risiko dan daya tahan portofolio investasi terhadap tekanan pasar.
Misalnya, jika kamu membeli Bitcoin seharga $60.000 dan harganya turun menjadi $40.000 sebelum naik lagi, maka kamu mengalami drawdown sebesar 33,3%. Meskipun kerugian tersebut belum direalisasi (karena belum dijual), drawdown tetap mencerminkan potensi kehilangan nilai dalam perjalanan harga aset.
Fungsi Drawdown dalam Analisis Investasi
Drawdown bukan sekadar angka penurunan. Ia memberi wawasan mendalam tentang:
- Risiko Volatilitas
Drawdown mencerminkan seberapa besar fluktuasi harga yang bisa dialami sebuah aset. - Ketahanan Portofolio
Dengan memahami drawdown, kamu bisa menilai seberapa kuat sebuah strategi investasi menghadapi gejolak pasar. - Psikologi Investor
Penurunan tajam sering kali memicu keputusan emosional. Mengetahui potensi drawdown bisa membantu kamu lebih siap secara mental menghadapi situasi ekstrem.
Jenis-Jenis Drawdown
Ada beberapa jenis drawdown yang umum digunakan dalam dunia keuangan dan crypto:
1. Maximum Drawdown
Ini adalah penurunan terbesar dari puncak ke lembah dalam satu periode. Cocok untuk menilai risiko paling ekstrem yang pernah terjadi.
2. Peak-to-Valley Drawdown
Mengukur penurunan spesifik dari harga tertinggi ke harga terendah sebelum pemulihan berikutnya. Biasanya digunakan dalam grafik dan analisis teknikal.
3. Recovery Drawdown
Menggambarkan waktu yang dibutuhkan untuk pulih dari penurunan hingga kembali ke titik tertinggi semula.
Drawdown dalam Trading Crypto
Di pasar crypto, drawdown sering kali lebih besar dibandingkan pasar tradisional. Alasannya adalah:
- Volatilitas tinggi: Harga bisa naik atau turun puluhan persen dalam hitungan hari.
- Kurangnya regulasi stabil: Pasar crypto belum sepenuhnya diatur, sehingga lebih rentan terhadap spekulasi dan panic selling.
- Likuiditas rendah di beberapa aset: Hal ini dapat memperbesar efek drawdown ketika transaksi besar dilakukan.
Oleh karena itu, memahami dan mengantisipasi drawdown menjadi bagian krusial dari manajemen risiko.
Strategi Menghadapi Drawdown
Sahabat Floq, berikut beberapa cara cerdas untuk menghadapi drawdown tanpa panik:
- Diversifikasi portofolio: Jangan hanya mengandalkan satu jenis aset.
- Gunakan strategi DCA (Dollar Cost Averaging): Mengurangi risiko membeli di puncak.
- Tentukan stop loss dan target profit: Membantu kamu mengontrol kerugian dan keuntungan secara disiplin.
- Jangan over-leverage: Penggunaan margin berlebihan bisa memperparah drawdown dan berisiko likuidasi.
Drawdown vs Kerugian Realisasi
Penting untuk membedakan antara drawdown dan kerugian nyata. Drawdown adalah penurunan nilai sementara yang bisa pulih, sedangkan kerugian terjadi saat kamu menjual aset di bawah harga beli. Jadi meskipun portofolio kamu sedang “terlihat merah”, selama kamu belum menjual, kamu belum benar-benar mengalami kerugian.
Drawdown Adalah Alarm Dini, Bukan Akhir dari Segalanya
Drawdown bukan musuh, melainkan sinyal. Ia menunjukkan di mana letak kelemahan strategi, batas risiko yang bisa ditoleransi, dan seberapa tangguh kamu sebagai investor. Dalam ekosistem crypto yang dinamis dan penuh peluang, memahami drawdown akan membuat kamu lebih siap menghadapi badai dan tetap fokus pada tujuan jangka panjang.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Drivechain
Konsep yang memungkinkan blockchain seperti Bitcoin mengadopsi fitur baru melalui sidechain tanpa mengubah protokol utama. Memberikan fleksibilitas tambahan sambil mempertahankan keamanan inti.
Dual Governance
Model tata kelola di mana dua entitas atau kelompok, seperti komunitas dan perusahaan, bersama-sama mengelola ekosistem blockchain. Bertujuan menciptakan keseimbangan antara desentralisasi dan efisiensi.
Dual-Token Economy/Model (Two-Token Economy)
Struktur ekonomi di mana dua jenis token digunakan dalam satu ekosistem, biasanya satu untuk utilitas dan satu lagi untuk tata kelola atau nilai. Memberikan fleksibilitas dan stabilitas dalam penggunaan dan insentif.
Dump
Tindakan menjual aset crypto secara besar-besaran, sering kali secara tiba-tiba. Biasanya menyebabkan penurunan harga tajam di pasar.
Dumping
Strategi menjual aset dalam volume besar dan harga rendah untuk menguasai pasar atau mengganggu kestabilan harga. Dapat dilakukan oleh individu atau kelompok besar untuk tujuan manipulasi.


