Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Affiliate Marketing

Kok Bisa Cuma Ngasih Rekomendasi Malah Dapat Uang?

Coba ingat-ingat. Pernah nggak kamu ngajak teman pakai aplikasi crypto tertentu, kasih tahu exchange yang menurutmu gampang dipakai, atau merekomendasikan wallet favoritmu?

Biasanya responsnya kurang lebih begini. "Eh makasih ya, ternyata aplikasinya enak juga." Selesai. Kamu senang karena berhasil membantu teman menemukan sesuatu yang bermanfaat.

Tapi sekarang bayangkan ada yang bilang: "Kalau temanmu jadi pakai aplikasi itu karena rekomendasi kamu, kamu bisa dapat komisi." Kedengarannya agak aneh?

Padahal konsep ini sudah lama ada dan sekarang justru makin populer, terutama di era digital dan Web3. Namanya adalah affiliate marketing.

Sederhananya, affiliate marketing adalah cara mendapatkan penghasilan dengan membantu memperkenalkan produk atau layanan kepada orang lain.

Bukan berarti kamu harus jadi sales. Bukan juga harus jadi influencer dengan jutaan followers. Bahkan banyak orang memulai affiliate marketing hanya dari akun media sosial pribadi, blog kecil, grup komunitas, atau channel edukasi yang audiensnya tidak terlalu besar. Yang penting bukan seberapa banyak orang yang mengikuti kamu. Tapi seberapa besar mereka percaya pada apa yang kamu bagikan.

Kenapa Sekarang Semua Orang Bicara Soal Affiliate Marketing?

Kalau dipikir-pikir, hampir setiap hari kita sebenarnya menerima rekomendasi.

  • Mau beli laptop? Cari review dulu.
    Mau coba aplikasi baru? Lihat pengalaman pengguna lain dulu.
    Mau investasi atau trading? Biasanya cari referensi dari orang yang dianggap lebih paham.

Itu karena manusia punya kecenderungan alami untuk mencari pendapat orang lain sebelum mengambil keputusan. Dalam psikologi, ada istilah yang disebut social proof.

Sederhananya, kita lebih mudah percaya ketika melihat orang lain sudah mencoba sesuatu lebih dulu. Makanya, rekomendasi sering kali jauh lebih ampuh dibanding iklan. Kalau sebuah perusahaan bilang produknya bagus, kita mungkin masih ragu. Tapi kalau teman sendiri yang bilang produknya bagus, biasanya kita lebih tertarik untuk mencoba. Nah, affiliate marketing lahir dari kebiasaan tersebut.

Perusahaan sadar bahwa rekomendasi punya nilai. Karena itu mereka bersedia memberikan komisi kepada orang-orang yang membantu memperkenalkan produk mereka.

Jadi Affiliate Marketing Itu Sebenarnya Apa?

Kalau dijelaskan dengan bahasa yang paling sederhana, affiliate marketing adalah sistem bagi hasil. Kamu membantu membawa pengguna baru. Perusahaan memberikan komisi. Sesimpel itu.

Misalnya kamu bergabung dengan program afiliasi sebuah platform crypto. Setelah mendaftar, kamu akan mendapatkan link khusus. Link ini ibarat "identitas digital" yang menunjukkan bahwa pengguna tersebut datang dari rekomendasimu.

Ketika seseorang mengklik link itu lalu melakukan tindakan tertentu, sistem akan mencatatnya. Kalau syarat program terpenuhi, kamu akan mendapatkan komisi. Makanya affiliate marketing sering disebut sebagai model pemasaran berbasis kinerja. Artinya, kamu dibayar berdasarkan hasil, bukan berdasarkan usaha yang dilakukan.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Affiliate Marketing?

Meski kelihatannya sederhana, ada beberapa pihak yang bekerja di balik sistem ini.

Merchant

Merchant adalah pemilik produk atau layanan. Mereka menyediakan produk sekaligus program afiliasi. Kalau di dunia Web3, merchant bisa berupa:

  • Exchange crypto
    Platform staking
    Wallet digital
    Marketplace NFT
    Proyek blockchain
    Platform edukasi Web3

Affiliate

Ini adalah orang yang membantu mempromosikan produk. Banyak yang mengira affiliate harus punya followers ratusan ribu. Padahal tidak juga. Affiliate bisa siapa saja. Kamu yang aktif di komunitas crypto pun bisa menjadi affiliate. Bahkan terkadang komunitas kecil yang loyal justru menghasilkan konversi lebih baik dibanding akun besar yang audiensnya kurang terlibat.

Platform Afiliasi

Platform ini bertugas mencatat semuanya. Mulai dari: Jumlah klik. Jumlah pendaftaran, Jumlah transaksi, Besaran komisi Jadi prosesnya berjalan otomatis tanpa perlu dicatat manual.

Konsumen

Pihak terakhir adalah pengguna yang mengklik link dan melakukan tindakan tertentu. Tanpa pengguna, tentu tidak ada komisi yang bisa dibagikan.

Cara Kerjanya Sesimpel Ini

Bayangkan kamu membuat konten berjudul: "5 Wallet Crypto yang Aman untuk Pemula." Di dalam artikel atau video tersebut, kamu menjelaskan pengalaman menggunakan salah satu wallet favoritmu. Kemudian kamu menyisipkan link referral. Orang yang membaca kontenmu merasa terbantu. Mereka mengklik link tersebut. Lalu membuat akun. Sistem mencatat bahwa pengguna tersebut berasal dari rekomendasimu.

Kalau program afiliasinya memberikan komisi untuk pendaftaran baru, kamu akan mendapatkan imbalan. Kalau komisinya berdasarkan transaksi, maka kamu akan mendapat bagian ketika pengguna tersebut mulai bertransaksi. Semua proses itu biasanya berlangsung otomatis di belakang layar.

Kok Perusahaan Mau Bayar Orang untuk Ngasih Rekomendasi?

Pertanyaan ini sering muncul. Jawabannya sederhana. Karena mendapatkan pengguna baru itu mahal. Sangat mahal. Banyak perusahaan menghabiskan miliaran rupiah untuk iklan digital setiap tahun. Masalahnya, iklan tidak selalu berhasil membangun kepercayaan.

Sementara rekomendasi dari orang yang dipercaya sering kali menghasilkan keputusan yang lebih cepat. Dari sudut pandang bisnis, membayar komisi kepada affiliate bisa menjadi strategi pemasaran yang jauh lebih efisien. Perusahaan hanya mengeluarkan biaya ketika benar-benar mendapatkan hasil.

Makanya affiliate marketing sering disebut sebagai situasi win-win. Perusahaan mendapatkan pengguna baru. Pengguna mendapatkan informasi yang membantu. Affiliate mendapatkan komisi. Semua pihak sama-sama diuntungkan.

Ada Berapa Jenis Komisi dalam Affiliate Marketing?

Tidak semua program afiliasi membayar dengan cara yang sama. Umumnya ada tiga model yang paling sering digunakan.

Pay Per Sale (PPS)

Kamu mendapatkan komisi ketika berhasil menghasilkan penjualan. Ini model yang paling populer. Semakin besar transaksi yang terjadi, biasanya semakin besar juga komisinya.

Pay Per Lead (PPL)

Komisi diberikan ketika seseorang melakukan tindakan tertentu. Misalnya: Registrasi akun, Verifikasi identitas, Mengisi formulir, Mengunduh aplikasi. Walaupun belum membeli apa pun, tindakan tersebut sudah dianggap bernilai oleh perusahaan.

Pay Per Click (PPC)

Komisi diberikan berdasarkan jumlah klik yang masuk melalui link afiliasi. Model ini tidak sebanyak dulu, tetapi masih digunakan di beberapa platform.

Affiliate Marketing di Dunia Web3 Lebih Menarik Lagi

Kalau affiliate marketing tradisional sudah cukup populer, di dunia Web3 perkembangannya jauh lebih unik. Banyak proyek blockchain mengandalkan komunitas untuk bertumbuh. Karena itu program referral dan afiliasi menjadi salah satu strategi favorit. Hampir semua sektor Web3 pernah menggunakan model ini.

Mulai dari: Exchange, Wallet, Platform staking, dApps, Marketplace NFT, Protokol DeFi. Yang menarik, komisi tidak selalu dibayar dalam bentuk uang tunai. Beberapa proyek memberikan insentif dalam bentuk token. Jadi affiliate bisa mendapatkan aset digital yang nilainya dapat berubah mengikuti perkembangan proyek tersebut.

Blockchain Membuat Sistem Jadi Lebih Transparan

Salah satu masalah terbesar dalam affiliate marketing tradisional adalah soal transparansi. Kadang muncul pertanyaan: 

  • "Benar nggak semua transaksi sudah tercatat?"
    "Bagaimana kalau ada komisi yang terlewat?"

Di sinilah blockchain menawarkan solusi menarik. Melalui smart contract, aturan pembayaran bisa dijalankan secara otomatis. Kalau syarat tertentu terpenuhi, komisi langsung dihitung sesuai aturan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Tidak perlu proses manual. Tidak perlu bergantung pada pihak ketiga. Semua tercatat secara transparan di jaringan blockchain.

Tapi Jangan Salah Paham, Ini Bukan Cara Cepat Kaya

Nah, bagian ini penting. Di media sosial, affiliate marketing sering terlihat sangat mudah. Tinggal bagikan link. Lalu uang masuk. Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu. Affiliate marketing tetap membutuhkan usaha. Kamu perlu membangun audiens. Membuat konten. Belajar memahami produk. Menjaga reputasi. Dan yang paling penting, membangun kepercayaan. Karena pada akhirnya, orang tidak mengklik link karena link tersebut terlihat menarik.

Mereka mengklik karena percaya pada orang yang membagikannya. Itulah kenapa affiliate yang sukses biasanya tidak fokus menjual. Mereka fokus membantu. Mereka fokus mengedukasi. Mereka fokus menjawab masalah audiens. Komisi datang belakangan sebagai hasil dari kepercayaan yang sudah dibangun.

Formula Affiliate Marketing yang Sering Dilupakan Orang

Banyak pemula berpikir prosesnya seperti ini: Link → Komisi
Padahal kenyataannya lebih mirip seperti ini: Bantu Orang → Bangun Kepercayaan → Beri Rekomendasi → Dapat Komisi

Urutan ini penting. Karena tanpa kepercayaan, rekomendasi hanya akan dianggap promosi biasa. Tapi ketika orang merasa terbantu oleh informasi yang kamu bagikan, rekomendasimu punya nilai yang jauh lebih besar.

Affiliate marketing sebenarnya bukan tentang menjual. Affiliate marketing adalah tentang membantu orang menemukan solusi yang tepat. Ketika kamu berhasil memberikan informasi yang berguna, membangun kepercayaan, dan memperkenalkan produk yang memang relevan, komisi akan menjadi bonus dari nilai yang sudah kamu ciptakan.

Di era Web3 yang semakin berkembang, peluang affiliate marketing juga semakin terbuka lebar. Mulai dari exchange, wallet, platform staking, hingga berbagai proyek blockchain baru, semuanya membutuhkan komunitas untuk bertumbuh.

Dan di situlah affiliate marketing menjadi jembatan yang menghubungkan pengguna, teknologi, dan peluang penghasilan dalam satu ekosistem yang saling menguntungkan.

 

Pelajari istilah kripto lainnya:

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device