Cara Mencairkan Bitcoin ke Rekening, Ternyata Gampang

Tips & Trick

31 Aug 2026

8 menit

Ditulis oleh: Karin Hidayat

Pattern 1
Article

Punya Bitcoin dan ingin mengubahnya menjadi rupiah? Kamu mungkin bertanya-tanya, cara mencairkan Bitcoin ke rekening itu bagaimana?

Apakah Bitcoin bisa langsung dikirim ke rekening bank? Jawabannya, tidak secara langsung.

Bitcoin adalah aset digital. Jadi, Bitcoin perlu dijual atau ditukar terlebih dahulu menjadi rupiah. Setelah saldo berubah menjadi rupiah, dana tersebut baru bisa ditarik ke rekening bank.

Prosesnya sebenarnya cukup sederhana. Kamu hanya perlu menjual Bitcoin, memastikan saldo rupiah tersedia, lalu melakukan penarikan ke rekening bank yang terdaftar.

Artikel ini akan membahas cara mencairkan Bitcoin ke rekening dari awal sampai selesai. Panduan ini cocok untuk pemula yang baru mulai mengenal aset kripto maupun pengguna yang sudah aktif trading.

Apakah Bitcoin Bisa Dicairkan ke Rekening Bank?

Bisa. Namun, yang sebenarnya dicairkan ke rekening bank adalah saldo rupiah hasil penjualan Bitcoin, bukan Bitcoin dalam bentuk aset digitalnya. Misalnya kamu memiliki Bitcoin senilai Rp5 juta.

Kamu kemudian menjual Bitcoin tersebut melalui platform perdagangan aset kripto. Setelah transaksi berhasil, Bitcoin berkurang dan saldo rupiah bertambah. Saldo rupiah inilah yang bisa ditarik ke rekening bank.

Sederhananya: Bitcoin → Jual Bitcoin → Saldo Rupiah → Tarik ke Rekening Bank

Jadi, kalau kamu mencari cara mencairkan Bitcoin, langkah utamanya adalah menjual Bitcoin terlebih dahulu.

Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Mencairkan Bitcoin?

Sebelum melakukan penarikan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

1. Pastikan akun sudah terverifikasi

Platform aset kripto biasanya menerapkan proses verifikasi identitas atau KYC. Tujuannya untuk memastikan akun benar-benar digunakan oleh pemiliknya dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Pastikan proses verifikasi akun kamu sudah selesai sebelum melakukan transaksi dan penarikan.

2. Pastikan Bitcoin tersedia di saldo

Cek jumlah Bitcoin yang ingin kamu jual. Kamu tidak harus menjual seluruh Bitcoin yang dimiliki. Misalnya kamu memiliki Bitcoin senilai Rp10 juta. Kamu bisa menjual sebagian sesuai kebutuhan.

3. Siapkan rekening bank

Pastikan rekening bank yang digunakan untuk penarikan sesuai dengan ketentuan platform. Periksa kembali nama pemilik rekening dan nomor rekening. Kesalahan memasukkan informasi rekening bisa membuat proses penarikan menjadi lebih lama atau gagal.

4. Perhatikan biaya transaksi

Setiap transaksi aset digital dapat memiliki biaya tertentu. Biaya dapat berbeda berdasarkan jenis transaksi, metode penarikan, maupun kebijakan platform. Karena itu, selalu cek detail transaksi sebelum melakukan konfirmasi.

5. Cek harga Bitcoin

Harga Bitcoin bisa berubah dengan cepat. Saat kamu menjual Bitcoin, nilai rupiah yang diterima bergantung pada harga jual dan jumlah Bitcoin yang dijual.

Jadi, jangan hanya fokus pada jumlah Bitcoin. Perhatikan juga harga pasar dan estimasi rupiah yang akan kamu terima.

Cara Mencairkan Bitcoin ke Rekening

Sekarang masuk ke bagian utama. Secara umum, cara mencairkan Bitcoin ke rekening terdiri dari beberapa tahap.

1. Buka aplikasi aset kripto

Login ke aplikasi aset kripto yang kamu gunakan. Pastikan kamu masuk menggunakan akun pribadi. Hindari melakukan transaksi melalui link atau aplikasi yang tidak resmi.

Hal ini penting karena aset digital bersifat bernilai dan transaksi yang sudah dilakukan belum tentu dapat dibatalkan.

2. Buka menu Bitcoin

Masuk ke bagian aset atau wallet. Kemudian pilih Bitcoin atau BTC. Di bagian ini kamu bisa melihat jumlah Bitcoin yang tersedia di akun. Periksa kembali jumlahnya sebelum melanjutkan transaksi.

3. Jual Bitcoin menjadi Rupiah

Untuk mencairkan Bitcoin, kamu perlu melakukan penjualan. Pilih menu Jual atau fitur perdagangan yang tersedia. Masukkan jumlah Bitcoin yang ingin dijual.

Kamu biasanya bisa menentukan nominal Bitcoin yang ingin dijual atau menggunakan nilai rupiah sebagai acuan. Misalnya: Kamu ingin mencairkan Bitcoin senilai Rp2 juta. Kamu dapat menjual BTC dengan nilai sekitar Rp2 juta sesuai harga pasar saat transaksi dilakukan.

Sebelum menekan tombol konfirmasi, periksa kembali:

  • Jumlah BTC yang dijual.
  • Harga Bitcoin.
  • Estimasi rupiah yang diterima.
  • Biaya transaksi jika ada.
  • Total saldo rupiah setelah transaksi.

Jika sudah sesuai, konfirmasi transaksi.

4. Tunggu sampai transaksi berhasil

Setelah order jual berhasil, Bitcoin yang kamu jual akan berubah menjadi saldo rupiah. Namun, perlu diperhatikan bahwa status order bisa berbeda.

Jika kamu menggunakan mekanisme perdagangan tertentu, order belum tentu langsung terisi. Misalnya, kamu memasang order jual pada harga tertentu. Order tersebut baru selesai ketika ada transaksi yang sesuai.

Karena itu, cek status order setelah melakukan penjualan.

5. Masuk ke menu penarikan Rupiah

Setelah Bitcoin berhasil dijual, buka saldo rupiah. Kemudian pilih opsi Tarik, Withdraw, atau fitur penarikan yang tersedia di platform.

Pilih rekening bank tujuan. Jika rekening belum terdaftar, kamu mungkin perlu menambahkannya terlebih dahulu sesuai prosedur platform.

6. Masukkan nominal yang ingin ditarik

Tentukan jumlah rupiah yang ingin kamu cairkan. Misalnya saldo rupiah kamu adalah Rp3 juta.

Kamu bisa menarik sebagian atau seluruh saldo sesuai batas minimum dan ketentuan penarikan yang berlaku. Sebelum konfirmasi, perhatikan kembali nominal akhir yang akan diterima.

7. Konfirmasi penarikan

Setelah semua data benar, lanjutkan proses penarikan. Platform dapat meminta verifikasi tambahan. Contohnya kode OTP, PIN, atau autentikasi lainnya.

Jangan pernah memberikan kode keamanan tersebut kepada siapa pun. Termasuk pihak yang mengaku sebagai customer service.

8. Tunggu dana masuk ke rekening

Setelah penarikan diproses, dana akan dikirim ke rekening bank. Waktu proses dapat berbeda tergantung platform, bank, metode penarikan, serta kondisi jaringan perbankan.

Karena itu, jangan panik jika dana tidak langsung masuk dalam hitungan detik. Cek status penarikan di aplikasi. Jika statusnya masih diproses, tunggu sampai proses selesai sesuai estimasi yang diberikan platform.

Contoh Cara Mencairkan Bitcoin

Supaya lebih mudah dipahami, kita gunakan contoh sederhana. Misalnya kamu memiliki Bitcoin senilai Rp10 juta. Kamu ingin mencairkan Rp3 juta.

Pertama, kamu menjual sebagian Bitcoin senilai sekitar Rp3 juta. Setelah transaksi jual berhasil, saldo Bitcoin berkurang. Sebaliknya, saldo rupiah bertambah sekitar Rp3 juta, dikurangi biaya yang berlaku jika ada.

Selanjutnya, kamu masuk ke menu penarikan rupiah. Pilih rekening bank. Masukkan nominal penarikan. Konfirmasi transaksi.

Setelah penarikan berhasil diproses, dana masuk ke rekening bank sesuai estimasi waktu yang diberikan platform.

Jadi, kamu tidak perlu mengirim Bitcoin langsung ke rekening bank. Bitcoin harus dikonversi menjadi rupiah terlebih dahulu.

Apakah Mencairkan Bitcoin Sama dengan Menjual Bitcoin?

Tidak persis sama. Istilah menjual Bitcoin berarti menukar BTC menjadi mata uang fiat seperti rupiah.

Sedangkan mencairkan Bitcoin ke rekening biasanya digunakan untuk menggambarkan proses lengkap dari menjual BTC sampai menarik hasil penjualannya ke rekening bank. Contohnya:

Tahap 1: Jual BTC
Tahap 2: Mendapatkan saldo rupiah
Tahap 3: Menarik saldo rupiah
Tahap 4: Dana masuk rekening bank

Karena itu, ketika mencari cara mencairkan Bitcoin, kamu perlu memahami dua proses tersebut.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mencairkan Bitcoin?

Tidak ada satu waktu yang pasti paling tepat untuk menjual Bitcoin. Harga BTC bisa naik dan turun dengan cepat. Keputusan menjual sebaiknya disesuaikan dengan tujuan, strategi, dan toleransi risiko masing-masing.

Misalnya, kamu membeli Bitcoin untuk tujuan jangka panjang. Kamu mungkin tidak perlu mencairkannya hanya karena harga bergerak turun dalam waktu singkat.

Sebaliknya, jika kamu memang sudah memiliki target keuntungan tertentu, penjualan sebagian aset bisa menjadi bagian dari strategi. Yang penting, jangan membuat keputusan hanya karena FOMO atau panik. Sebelum menjual, pertimbangkan:

  • Harga beli Bitcoin.
  • Harga Bitcoin saat ini.
  • Target keuntungan.
  • Kebutuhan dana.
  • Kondisi pasar.
  • Risiko volatilitas.
  • Biaya transaksi.

Apakah Harus Menjual Semua Bitcoin?

Tidak. Kamu bisa menjual sebagian saja.

Strategi ini sering digunakan ketika pengguna ingin merealisasikan sebagian keuntungan tetapi tetap mempertahankan sebagian Bitcoin di portofolio.

Misalnya kamu memiliki Bitcoin senilai Rp20 juta. Kamu membutuhkan dana Rp5 juta. Tidak berarti seluruh Bitcoin harus dijual. Kamu bisa menjual sebagian BTC sesuai kebutuhan.

Namun, jumlah minimum transaksi dan ketentuan penarikan tetap perlu diperhatikan

Cara Mencairkan Bitcoin dengan Aman

Mencairkan Bitcoin bukan cuma soal bisa atau tidak. Keamanan juga penting. Berikut beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan.

Gunakan platform resmi

Pastikan kamu menggunakan platform perdagangan aset digital yang legal dan memiliki izin sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan mudah percaya dengan platform yang menjanjikan keuntungan pasti.

Jangan berikan OTP atau PIN

Pihak resmi tidak seharusnya meminta kamu memberikan kode keamanan pribadi. Jangan pernah membagikan:

Termasuk kepada orang yang mengaku sebagai customer service.

Periksa rekening tujuan

Sebelum melakukan penarikan, cek kembali nama dan nomor rekening. Jangan terburu-buru menekan tombol konfirmasi.

Waspadai modus penipuan

Penipu bisa menghubungi pengguna melalui WhatsApp, Telegram, media sosial, atau platform komunikasi lainnya. Mereka mungkin mengaku sebagai admin atau customer service.

Jika diminta melakukan transfer tambahan agar Bitcoin bisa dicairkan, jangan langsung percaya. Periksa informasi tersebut melalui kanal resmi platform.

Jangan tergiur keuntungan pasti

Bitcoin merupakan aset dengan volatilitas tinggi. Tidak ada strategi yang bisa menjamin keuntungan setiap saat. Hati-hati dengan pihak yang menjanjikan profit tetap atau meminta kamu menyerahkan akses akun.

Kenapa Bitcoin Tidak Bisa Langsung Masuk Rekening?

Ini pertanyaan yang cukup sering muncul. Alasannya sederhana. Bitcoin dan rupiah merupakan dua jenis aset yang berbeda. Rekening bank dirancang untuk menyimpan dan menerima mata uang fiat seperti rupiah.

Bitcoin merupakan aset digital yang berada di jaringan blockchain. Karena itu, Bitcoin tidak bisa diperlakukan seperti transfer rupiah antar rekening.

Bitcoin perlu dijual atau dikonversi terlebih dahulu. Setelah menjadi rupiah, barulah saldo tersebut dapat ditarik melalui metode penarikan yang disediakan platform.

Berapa Lama Proses Mencairkan Bitcoin?

Tidak ada satu waktu yang berlaku untuk semua platform. Prosesnya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mulai dari kecepatan transaksi jual, status order, proses penarikan, sampai sistem bank. Jika transaksi jual belum selesai, saldo rupiah mungkin belum tersedia untuk ditarik.

Setelah penarikan dilakukan, waktu dana masuk juga dapat berbeda. Karena itu, selalu cek estimasi waktu dan status transaksi langsung di aplikasi yang kamu gunakan.

Apakah Ada Pajak Saat Mencairkan Bitcoin?

Transaksi aset kripto di Indonesia memiliki ketentuan perpajakan yang perlu diperhatikan. Besaran dan mekanisme pajak dapat berubah mengikuti regulasi yang berlaku.

Selain pajak, kamu juga perlu memperhatikan biaya transaksi atau biaya layanan yang mungkin dikenakan oleh platform.

Jangan hanya menghitung harga Bitcoin. Hitung juga jumlah bersih yang benar-benar akan kamu terima setelah biaya dan kewajiban yang berlaku.

Untuk informasi perpajakan terbaru, sebaiknya cek ketentuan resmi dari otoritas terkait.

Cara Mencairkan Bitcoin di FLOQ

Jika kamu menggunakan FLOQ, proses dasarnya tetap mengikuti konsep yang sama.

Bitcoin dijual terlebih dahulu. Hasil penjualan menjadi saldo rupiah. Kemudian saldo rupiah tersebut dapat ditarik melalui fitur penarikan yang tersedia di aplikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelum transaksi, pastikan akun sudah memenuhi persyaratan yang diperlukan. Periksa juga detail transaksi dan rekening tujuan sebelum melakukan konfirmasi.

Kalau kamu baru pertama kali melakukan transaksi, tidak perlu terburu-buru. Pahami dulu cara kerja jual beli aset digital.

Mulai dengan nominal yang sesuai kemampuan dan jangan menggunakan dana yang kamu butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mencairkan Bitcoin

Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari.

Menjual tanpa mengecek harga

Harga Bitcoin bergerak dinamis. Jangan langsung menjual hanya karena melihat saldo sedang naik. Periksa harga dan kondisi pasar terlebih dahulu.

Salah memasukkan rekening

Kesalahan nomor rekening bisa menyebabkan proses penarikan bermasalah. Selalu cek sebelum konfirmasi.

Mengabaikan biaya

Nilai Bitcoin yang kamu jual bukan berarti sama persis dengan jumlah rupiah yang masuk rekening. Ada kemungkinan terdapat biaya tertentu. Periksa estimasi dana bersih.

Mengikuti instruksi orang tidak dikenal

Ini salah satu hal yang paling berisiko.

Jangan mengikuti instruksi seseorang yang meminta kamu mengirim aset, OTP, password, atau dana tambahan tanpa melakukan verifikasi.

Menganggap harga Bitcoin pasti naik

Bitcoin memiliki risiko volatilitas. Harga bisa naik. Harga juga bisa turun. Jangan menganggap mencairkan Bitcoin sebagai cara mendapatkan keuntungan yang pasti.

FAQ: Cara Mencairkan Bitcoin ke Rekening

Apakah Bitcoin bisa dicairkan menjadi rupiah?

Bisa. Bitcoin perlu dijual terlebih dahulu melalui platform aset digital. Setelah menjadi saldo rupiah, saldo tersebut dapat ditarik ke rekening bank sesuai ketentuan platform.

Bagaimana cara mencairkan Bitcoin ke rekening?

Caranya adalah menjual Bitcoin menjadi rupiah, memastikan saldo rupiah tersedia, memilih menu penarikan, memasukkan rekening tujuan dan nominal, lalu melakukan konfirmasi.

Apakah harus menjual semua Bitcoin?

Tidak. Kamu bisa menjual sebagian Bitcoin sesuai kebutuhan, selama memenuhi minimum transaksi dan ketentuan platform.

Berapa lama Bitcoin masuk ke rekening?

Bitcoin tidak langsung masuk ke rekening. Setelah BTC dijual menjadi rupiah, saldo rupiah ditarik ke rekening. Waktu prosesnya bergantung pada platform, metode penarikan, dan sistem bank.

Apakah mencairkan Bitcoin dikenakan biaya?

Bisa saja. Biaya dapat berasal dari transaksi maupun proses penarikan, tergantung platform dan metode yang digunakan. Selalu periksa biaya sebelum melakukan transaksi.

Apakah aman mencairkan Bitcoin?

Bisa aman jika dilakukan melalui platform resmi dan kamu menjaga keamanan akun. Jangan pernah memberikan password, PIN, OTP, private key, atau recovery phrase kepada pihak lain.

Apakah Bitcoin bisa dicairkan kapan saja?

Pada dasarnya, kamu dapat menjual Bitcoin ketika pasar dan layanan transaksi tersedia. Namun, proses penarikan tetap mengikuti jam layanan, ketentuan, dan sistem platform serta bank yang digunakan.

Kesimpulan

Cara mencairkan Bitcoin ke rekening sebenarnya cukup sederhana. Kamu tidak mengirim Bitcoin langsung ke rekening bank. Bitcoin harus dijual terlebih dahulu menjadi rupiah.

Setelah saldo rupiah tersedia, kamu bisa melakukan penarikan ke rekening bank yang terdaftar. Urutannya adalah:

Bitcoin → Jual → Saldo Rupiah → Tarik → Rekening Bank

Meski sederhana, jangan terburu-buru. Cek harga Bitcoin. Perhatikan biaya. Pastikan rekening tujuan benar. Dan yang paling penting, gunakan platform aset digital yang resmi serta jaga keamanan akun.

Dengan memahami prosesnya, kamu bisa melakukan pencairan Bitcoin dengan lebih tenang dan terhindar dari kesalahan yang tidak perlu.

Kalau ingin mulai membeli, menjual, atau mempelajari aset digital, kamu bisa menggunakan FLOQ.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ aplikasi aset digital telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Tips Menentukan Alokasi Penghasilan untuk Investasi Bitcoin

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device