Apa Bedanya Tokenized Stocks dan Saham? Ini Penjelasan Lengkapnya

Investasi

05 Aug 2026

4 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Dalam beberapa tahun terakhir, tokenized stocks menjadi salah satu inovasi yang menarik perhatian investor di dunia aset digital. Kini, investor tidak hanya bisa membeli cryptocurrency, tetapi juga mendapatkan eksposur terhadap saham perusahaan global seperti Tesla, Apple, NVIDIA, hingga Amazon melalui teknologi blockchain.

Meski sekilas terlihat sama dengan saham biasa, tokenized stocks memiliki cara kerja yang berbeda. Lalu, apa sebenarnya perbedaan tokenized stocks dan saham tradisional?

Sebelum mulai berinvestasi, penting untuk memahami bagaimana kedua instrumen ini bekerja agar kamu bisa memilih investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risikomu.

Apa Itu Tokenized Stocks?

Tokenized stocks adalah representasi digital dari saham perusahaan yang diterbitkan di jaringan blockchain. Umumnya, setiap satu token mewakili satu saham asli (1:1) yang disimpan oleh kustodian atau lembaga penyimpanan resmi.

Dengan kata lain, token tersebut akan mengikuti pergerakan harga saham perusahaan di pasar. Misalnya, jika harga saham Tesla naik, maka nilai tokenized stock Tesla juga akan bergerak mengikuti kenaikan tersebut.

Teknologi blockchain membuat tokenized stocks dapat diperdagangkan secara digital dengan proses yang lebih cepat dan transparan dibanding sistem pasar modal konvensional.

Perbedaan Tokenized Stocks dan Saham

Walaupun sama-sama memberikan eksposur terhadap performa sebuah perusahaan, terdapat beberapa perbedaan mendasar antara tokenized stocks dan saham tradisional.

Menggunakan Teknologi yang Berbeda

Saham tradisional menggunakan sistem pencatatan terpusat yang dikelola oleh bursa efek, broker, dan lembaga kustodian. Semua proses transaksi dilakukan melalui berbagai institusi keuangan.

Sebaliknya, tokenized stocks dibangun di atas teknologi blockchain. Seluruh transaksi dicatat dalam jaringan digital yang transparan sehingga dapat diverifikasi oleh seluruh peserta jaringan.

Jam Perdagangan Lebih Fleksibel

Perdagangan saham konvensional hanya dapat dilakukan saat jam operasional bursa berlangsung.

Sementara itu, tokenized stocks menawarkan jam perdagangan yang jauh lebih fleksibel karena memanfaatkan infrastruktur blockchain. Pada platform yang mendukung, investor dapat melakukan transaksi hampir selama 24 jam tanpa harus menunggu pasar saham Amerika dibuka.

Penyelesaian Transaksi Lebih Cepat

Ketika membeli saham tradisional, proses penyelesaian transaksi atau settlement biasanya membutuhkan waktu satu hingga dua hari kerja.

Pada tokenized stocks, transaksi dapat diselesaikan hampir secara instan melalui mekanisme atomic settlement, yaitu proses pertukaran aset dan pembayaran yang berlangsung secara bersamaan. Hal ini membuat dana dapat digunakan kembali lebih cepat.

Mendukung Kepemilikan Fraksional

Harga saham perusahaan besar seperti Apple atau NVIDIA bisa mencapai jutaan rupiah per lembar. Hal tersebut terkadang menjadi kendala bagi investor dengan modal terbatas.

Tokenized stocks mengatasi masalah ini melalui sistem fractional ownership. Karena token dapat dibagi menjadi pecahan yang sangat kecil di blockchain, investor dapat membeli sebagian kecil dari satu saham sesuai nominal dana yang dimiliki.

Penyimpanan Aset Berbeda

Saham tradisional umumnya disimpan melalui broker atau kustodian.

Sedangkan tokenized stocks disimpan di wallet digital yang kompatibel dengan blockchain. Model ini memberikan kontrol lebih besar kepada pemilik aset, tetapi juga membuat investor bertanggung jawab menjaga keamanan private key miliknya.

Lebih Sedikit Perantara

Dalam perdagangan saham tradisional terdapat banyak pihak yang terlibat, mulai dari broker, clearing house, hingga lembaga kustodian.

Pada tokenized stocks, sebagian besar proses tersebut dijalankan secara otomatis menggunakan smart contract. Otomatisasi ini membuat transaksi menjadi lebih efisien, cepat, dan transparan.

Baca juga: Harga PUMP Hari Ini (5/8) Melejit 10%! Volume Melejit di Tengah Pasar Kripto yang Lesu

Mengapa Banyak Investor Tertarik dengan Tokenized Stocks?

Dikutip MetaMask, popularitas tokenized stocks terus meningkat karena menawarkan sejumlah keunggulan dibanding sistem investasi tradisional.

Salah satu daya tarik utamanya adalah proses transaksi yang lebih cepat. Selain itu, teknologi blockchain juga berpotensi menekan biaya transaksi karena mengurangi jumlah perantara dalam proses perdagangan.

Tokenized stocks juga membuka akses investasi yang lebih luas. Investor dari berbagai negara dapat memperoleh eksposur terhadap saham perusahaan global tanpa harus melalui proses pembukaan akun broker internasional yang sering kali lebih rumit.

Keunggulan lainnya adalah integrasi dengan ekosistem blockchain dan Decentralized Finance (DeFi). Di masa depan, tokenized stocks berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai layanan keuangan berbasis blockchain, seperti lending, collateral, maupun aplikasi keuangan terdesentralisasi lainnya.

Apakah Tokenized Stocks Memiliki Risiko?

Seperti instrumen investasi lainnya, tokenized stocks juga memiliki sejumlah risiko yang perlu dipahami sebelum berinvestasi.

Regulasi mengenai tokenized stocks masih berkembang dan dapat berbeda di setiap negara. Oleh karena itu, penting untuk memastikan platform yang digunakan telah memiliki tata kelola dan mitra kustodian yang terpercaya.

Selain itu, tidak semua tokenized stocks memberikan hak kepemilikan yang sama seperti saham biasa. Pada banyak penerbit, investor hanya memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga saham tanpa mendapatkan hak suara dalam RUPS maupun hak-hak korporasi lainnya.

Risiko keamanan juga perlu diperhatikan. Karena aset disimpan di wallet digital, kehilangan private key dapat menyebabkan aset tidak dapat diakses kembali. Di sisi lain, smart contract yang digunakan dalam blockchain juga tetap memiliki risiko teknis meskipun telah melalui proses audit.

Tokenized Stocks yang Tersedia di FLOQ

Melalui FLOQ, investor kini dapat memperoleh eksposur terhadap berbagai perusahaan global melalui tokenized stocks.

Beberapa tokenized stocks yang tersedia antara lain:

Dengan pilihan tersebut, investor Indonesia dapat mengakses saham perusahaan-perusahaan global secara lebih mudah melalui satu aplikasi.

Kesimpulan

Perbedaan utama antara tokenized stocks dan saham tradisional terletak pada teknologi yang digunakan, proses transaksi, penyimpanan aset, serta tingkat aksesibilitasnya.

Saham tradisional menawarkan sistem yang telah matang dengan hak kepemilikan yang jelas dan perlindungan investor yang lebih mapan. Sementara itu, tokenized stocks menghadirkan inovasi melalui blockchain yang memungkinkan transaksi lebih cepat, kepemilikan fraksional, dan akses investasi global yang lebih mudah.

Bagi investor yang ingin mendiversifikasi portofolio dengan eksposur terhadap perusahaan-perusahaan global, tokenized stocks dapat menjadi alternatif menarik. Namun, pastikan untuk memahami cara kerja, manfaat, dan risikonya sebelum mulai berinvestasi.

Download aplikasi FLOQ di Play Storeatau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Support and Resistance Trading: Rahasia Trader Pro Baca Arah Harga

FAQ

Apa itu tokenized stocks?

Tokenized stocks adalah representasi digital dari saham perusahaan yang diterbitkan di blockchain. Nilainya mengikuti pergerakan harga saham asli yang disimpan oleh kustodian.

Apa perbedaan tokenized stocks dan saham?

Perbedaan utamanya terletak pada teknologi yang digunakan, mekanisme transaksi, jam perdagangan, penyimpanan aset, dan hak kepemilikan. Tokenized stocks menggunakan blockchain, sedangkan saham tradisional diperdagangkan melalui bursa efek.

Apakah tokenized stocks sama dengan memiliki saham asli?

Tidak selalu. Pada banyak penerbit, tokenized stocks hanya memberikan eksposur terhadap harga saham dan manfaat ekonominya, tanpa memberikan hak suara sebagai pemegang saham.

Apakah tokenized stocks aman?

Keamanan tokenized stocks bergantung pada penerbit token, kustodian yang menyimpan saham dasar, keamanan smart contract, serta kemampuan investor menjaga private key wallet.

Bisakah membeli tokenized stocks di Indonesia?

Ya. Investor Indonesia dapat membeli berbagai tokenized stocks melalui FLOQ, termasuk tokenized stocks dari perusahaan global seperti Tesla, Apple, NVIDIA, Amazon, Meta, Alphabet, McDonald's, dan SpaceX.

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device